• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Haruskah Pengidap SIA Mendapatkan Perawatan dari Psikolog?

Haruskah Pengidap SIA Mendapatkan Perawatan dari Psikolog?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Sindrom insensitivitas androgen (SIA) disebabkan oleh kelainan genetik pada kromosom X. Pada kelainan ini, tubuh tidak mampu merespons hormon testosteron, yaitu hormon yang mengatur karakteristik pada laki-laki, seperti pertumbuhan penis.

Kondisi ini menyebabkan perkembangan organ seksual seseorang jadi tidak normal. Akibatnya, organ kelamin anak dapat tumbuh sebagai perpaduan antara organ kelamin laki-laki dan perempuan. Namun, organ dalamnya tetap sebagai organ dalam laki-laki. Perawatannya hanya dapat dilakukan saat anak memasuki masa pubertas, kemungkinan memerlukan pendampingan psikolog. 

Baca juga: Apa yang Menyebabkan Sindrom Insensitivitas Androgen?

Pengidap SIA Memerlukan Dukungan Psikolog

Individu dengan ketidakpekaan androgen lengkap biasanya tidak memerlukan perawatan apapun sebelum pubertas. Kecuali jika testis yang ada menyebabkan ketidaknyamanan. Setelah pubertas, pengidap bisa mendapatkan perawatan dengan mengangkat testis. Ini dapat mengurangi risiko wanita muda terkena kanker testis di masa dewasa. 

Seorang wanita juga mungkin memerlukan dukungan psikolog untuk memantapkan identitas mereka. Selain itu, ia mungkin perlu pembedahan pelebaran untuk meningkatkan kedalaman vagina. 

Pengobatan untuk ketidakpekaan androgen parsial lebih bervariasi. Individu dengan genitalia ambigu bisa mendapatkan perawatan dengan operasi genital. Operasi ini biasanya dirancang untuk membuat alat kelamin tampak lebih feminin. Namun, operasi ini memiliki efek permanen pada kemampuan individu mengalami kepuasan seksual. Maka itu, operasi ini tidak lagi digunakan sebagai standar. 

Untuk individu yang tampak perempuan saat lahir, pengobatan dengan pengangkatan testis sebelum pubertas untuk mencegah pembesaran klitoris dan fusi labia. Individu yang memiliki penis biasanya diminta untuk mempertahankan identitas gender pria. Ini karena perkembangan gender di otak juga responsif terhadap androgen. Namun, untuk orang-orang ini juga, gonad biasanya dihilangkan pada remaja akhir, karena dapat meningkatkan risiko kanker. 

Baca juga: Adakah Komplikasi Akibat Sindrom Insensitivitas Androgen?

Individu dengan SIA juga dapat diberikan terapi penggantian hormon, biasanya dalam bentuk estrogen. Ini karena hormon seks berperan dalam berbagai kondisi kesehatan, termasuk kesehatan tulang. Orang dengan SIA mungkin memiliki perkembangan tulang yang cukup dengan testosteron testisnya. 

Hidup sebagai Pengidap SIA

Individu dengan ketidakpekaan androgen biasanya memiliki hasil fisik yang baik. Namun, ketidakpekaan androgen dapat dikaitkan dengan masalah psikososial. Orang muda yang didiagnosis dengan ketidakpekaan androgen mungkin memiliki pertanyaan mengenai jenis kelamin dan identitas seksual mereka. Mereka mungkin membutuhkan dukungan untuk mengetahui bahwa seks dan gender tidak sesederhana yang diajarkan di sekolah. 

Selain itu, bisa sulit bagi setiap individu untuk menangani infertilitas. Bagi sebagian orang, mengetahui bahwa mereka tidak akan pernah bisa mempunyai anak kandung bisa sangat menghancurkan perasaan. Mereka mungkin mempertanyakan feminitas atau maskulinitas mereka. 

Mereka mungkin juga bertanya-tanya apakah mereka dapat memiliki hubungan yang sukses. Karena itu, mungkin mereka mencari dukungan, baik dari orang lain dengan kondisi serupa atau orang lain yang ahli dalam ilmu infertilitas permanen. Ada sejumlah kelompok pendukung yang dapat ditemukan di seluruh negeri, baik online maupun langsung. 

Baca juga: Faktor yang Sebabkan Sindrom Insensitivitas Androgen

Mungkin yang paling penting untuk diketahui tentang sindrom insensitivitas androgen adalah diagnosis bukan dalam keadaan darurat. Jika kamu atau anak kamu telah didiagnosis menderita SIA, kamu tidak perlu melakukan tindakan sekarang. 

Kamu dapat meluangkan waktu untuk melakukan riset sendiri dan membuat keputusan sendiri. Orang dengan kepekaan androgen umumnya tidak lebih atau kurang sehat daripada orang lain, mereka hanya sedikit berbeda. Jika perlu teman diskusi, kamu dapat menemukan teman diskusi profesional, yaitu dokter, psikiater, atau psikolog melalui aplikasi Halodoc untuk riset mengenai SIA. Yuk, download aplikasinya sekarang!

Referensi:
Very Well Health. Diakses pada 2020. The Symptoms, Causes, and Treatment of Androgen Insensitivity.
Health. Diakses pada 2020.  Androgen Insensitivity Syndrome.