• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hipotensi Ortostatik Bisa Menjadi Tanda dari Gangguan Kesehatan

Hipotensi Ortostatik Bisa Menjadi Tanda dari Gangguan Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Pernahkah kamu merasa tiba-tiba pusing ketika beranjak dari duduk atau berbaring? Jika iya, bisa jadi kamu mengalami hipotensi ortostatik. Apa itu? Hipotensi ortostatik merupakan kondisi yang muncul karena tekanan darah menurun, sehingga berujung pada gejala pusing. Hal ini terjadi karena terjadi gangguan pada respon alami tubuh dalam mengembalikan tekanan darah.

Kondisi ini paling sering menyerang orang yang tiba-tiba mengubah posisi, misalnya dari tiduran menjadi duduk atau berdiri. Hipotensi ortostatik membuat pengidapnya merasakan pusing atau perasaan berputar dan pandangan menjadi gelap. Kondisi ini sama sekali tidak boleh dianggap sepele. Selain karena proses pengembalian tekanan darah, rasa pusing yang muncul ternyata juga bisa menjadi tanda dari gangguan kesehatan tertentu. Apa saja? 

Baca juga: Langsung Pusing Saat Berdiri, Awas Hipotensi Ortostatik

Penyakit yang Ditandai Hipotensi Ortostatik 

Tubuh manusia memiliki respon alami dalam mengembalikan tekanan darah, termasuk setelah beraktivitas. Namun, respon ini bisa mengalami gangguan dan memicu kondisi yang disebut dengan hipotensi ortostatik. Saat melakukan aktivitas atau berada di posisi tertentu, tekanan darah menurun. Seharusnya, respon tubuh akan secara alami mengembalikan tekanan darah, tetapi pada pengidap hipotensi ortostatik proses ini mengalami gangguan. 

Umumnya, kondisi ini hanya akan berlangsung selama beberapa detik atau menit. Setelah itu, pusing akan hilang dan tekanan darah kembali normal. Namun, waspadai jika gejala pusing setelah beranjak berlangsung dalam jangka waktu yang lama, sebab hal itu bisa menjadi tanda ada gangguan kesehatan. Hipotensi ortostatik bisa menjadi tanda penyakit, termasuk gangguan pada organ jantung. 

Beberapa jenis gangguan kesehatan yang bisa ditandai dengan hipotensi ortostatik adalah: 

  • Gangguan Jantung 

Gangguan pada tekanan darah bisa menjadi salah satu tanda ketidaknormalan fungsi organ jantung. Kondisi ini bisa menjadi gejala awal penyakit, seperti bradikardia, penyakit jantung koroner, atau gagal jantung.

  • Gangguan Kelenjar Endokrin 

Selain gangguan pada organ jantung, hipotensi ortostatik juga bisa menjadi tanda ada gangguan pada kelenjar endokrin, seperti penyakit Addison atau hipoglikemia.

Baca juga: Cegah Hipotensi Ortostatik dengan Lakukan 6 Hal Ini

  • Dehidrasi 

Kekurangan cairan di dalam tubuh alias dehidrasi juga bisa memicu terjadinya hipotensi ortostatik. Kondisi ini bisa muncul karena beberapa faktor, seperti kurang minum air putih, demam, muntah, diare, dan berkeringat yang berlebihan.

  • Gangguan Sistem Saraf

Gangguan pada sistem saraf bisa memicu penyakit, seperti Parkinson atau multiple system atrophy. Meski memiliki banyak gejala lain, tetapi gangguan sistem saraf bisa juga ditandai dengan hipotensi ortostatik. 

Kondisi ini sebaiknya tidak dianggap sepele. Hipotensi ortostatik yang tidak ditangani dengan tepat bisa meningkatkan risiko komplikasi, seperti stroke hingga penyakit jantung dan pembuluh darah, seperti gangguan irama jantung atau gagal jantung. Untuk mengatasi dan menghindari kondisi ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, terutama terkait gaya hidup yang diterapkan. 

Hindari hipotensi ortostatik dengan banyak minum air putih, tidak mengonsumsi minuman beralkohol, serta hindari kebiasaan makanan berlebihan. Jika sedang dalam posisi duduk atau berbaring, hindari mengganti posisi tubuh secara tiba-tiba. Sebaiknya, lakukan hal ini secara perlahan untuk menghindari munculnya gejala akibat gangguan pada tekanan darah. 

Baca juga: Hipotensi Ortostatik Pertanda Penyakit Jantung, Benarkah?

Cari tahu lebih lanjut seputar hipotensi ortostatik dengan bertanya pada dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Orthostatic Hypotension.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Orthostatic Hypotension.