Ad Placeholder Image

HIV singkatan dari Human Immunodeficiency Virus dan Penjelasannya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 29 Juli 2026

HIV singkatan dari Human Immunodeficiency Virus yang penting untuk dipahami setiap orang.

HIV singkatan dari Human Immunodeficiency Virus dan PenjelasannyaHIV singkatan dari Human Immunodeficiency Virus dan Penjelasannya

DAFTAR ISI


Banyak orang sering mendengar istilah HIV, namun belum mengetahui bahwa hiv singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus ini secara spesifik merusak sistem kekebalan tubuh manusia dengan menginfeksi dan menghancurkan sel CD4 (sel T), yaitu jenis sel darah putih yang berperan penting dalam melawan infeksi.

Jika tidak ditangani dengan tepat, infeksi HIV dapat berkembang ke tahap akhir yang dikenal sebagai AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). Pada tahap ini, daya tahan tubuh menurun drastis sehingga penderitanya sangat rentan terhadap berbagai infeksi oportunistik, seperti infeksi jamur, bakteri, hingga virus sekunder.

Meskipun belum ada obat yang dapat menyembuhkan HIV secara total, penggunaan obat Antiretroviral (ARV) dapat menekan jumlah virus di dalam tubuh. Selain itu, obat-obatan penunjang sering dibutuhkan untuk mengatasi serta mencegah infeksi sekunder akibat penurunan sistem imun.

Rekomendasi Obat Penanganan Infeksi Penyerta HIV

Berikut adalah beberapa pilihan obat yang sering digunakan untuk menangani atau mencegah infeksi oportunistik pada penderita HIV atas petunjuk dokter:

1. Fluconazole 150 mg Kapsul

Fluconazole merupakan obat antijamur sistemik yang bermanfaat untuk mengobati infeksi jamur berat, seperti kandidiasis oral, esofagus, serta meningitis kriptokokus yang sering dialami oleh orang dengan HIV/AIDS. Obat ini bekerja dengan cara merusak membran sel jamur.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Fluconazole 150 mg Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

2. Acyclovir 400 mg 10 Tablet

Penderita HIV rentan mengalami kambuhnya infeksi virus seperti Herpes Simplex atau Herpes Zoster. Acyclovir berfungsi menghentikan perkembangbiakan virus herpes sehingga mempercepat penyembuhan luka dan meredakan rasa nyeri.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Acyclovir 400 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Risiko dan Pencegahan Penularan HIV
  1. Gunakan kondom saat berhubungan seksual untuk mencegah penularan.
  2. Hindari penggunaan jarum suntik atau alat medis yang tidak steril secara bergantian.
  3. Lakukan pemeriksaan atau tes HIV secara berkala jika memiliki faktor risiko.

3. Sanprima Forte 10 Kaplet

Sanprima Forte mengandung kombinasi Trimethoprim dan Sulfamethoxazole (Cotrimoxazole). Obat ini merupakan profilaksis (pencegahan) dan terapi utama untuk infeksi paru berat akibat Pneumocystis jirovecii pneumonia (PCP) yang umum terjadi pada penderita HIV dengan daya tahan tubuh rendah.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sanprima Forte 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Azithromycin 500 mg 6 Tablet

Azithromycin adalah antibiotik makrolida yang digunakan untuk mengatasi berbagai infeksi bakteri, termasuk infeksi saluran pernapasan, kelamin, dan pencegahan infeksi kompleks Mycobacterium avium (MAC) pada orang dengan sistem imun yang sangat lemah.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Azithromycin 500 mg 6 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Langkah Pencegahan dan Pengendalian HIV

Selain mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan oleh dokter, pencegahan penyebaran HIV dapat dipahami melalui konsep ABCDE:

  • A (Abstinence): Tidak melakukan hubungan seksual berisiko sebelum menikah.
  • B (Be Faithful): Saling setia pada satu pasangan seksual.
  • C (Condom): Menggunakan kondom secara konsisten saat berhubungan seksual berisiko.
  • D (Don’t use Drugs): Menghindari penggunaan narkoba, terutama jenis suntik.
  • E (Education): Aktif mencari informasi yang akurat mengenai penularan dan pencegahan HIV.

Studi Terkait

Studi klinis terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Infection and Public Health (2026) menunjukkan bahwa pemberian terapi antiretroviral secara dini yang dikombinasikan dengan profilaksis infeksi oportunistik yang tepat dapat meningkatkan angka harapan hidup penderita HIV hingga mendekati populasi umum serta menekan tingkat penularan virus hingga mendekati nol (Undetectable = Untransmittable).

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami gejala demam berkepanjangan, penurunan berat badan tanpa alasan jelas, infeksi jamur berulang, atau pernah melakukan perilaku berisiko penularan, segera lakukan tes HIV dan berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Halodoc agar penanganan awal dapat segera diberikan secara rahasia dan aman.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Melakukan konsultasi ke dokter Halodoc memberikan privasi penuh dan kemudahan untuk berdiskusi tentang keluhan kesehatan tanpa rasa cemas. Dokter tersedia 24 jam untuk membantumu kapan saja dan di mana saja.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. HIV and AIDS: Key Facts.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tatalaksana HIV/AIDS.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. HIV/AIDS – Symptoms and Causes.
Journal of Infection and Public Health. Diakses pada 2026. Advances in Early Anti-Retroviral Therapy and Opportunistic Infection Prophylaxis.

FAQ

1. Apa perbedaan antara HIV dan AIDS?
HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, sedangkan AIDS adalah kumpulan gejala penyakit akibat penurunan daya tahan tubuh yang parah yang disebabkan oleh infeksi HIV yang tidak ditangani.

2. Bagaimana HIV ditularkan?
HIV ditularkan melalui cairan tubuh tertentu seperti darah, sperma, cairan vagina, dan ASI. Virus ini tidak menular melalui sentuhan kulit, penggunaan toilet bersama, atau gigitan nyamuk.

3. Apakah HIV bisa disembuhkan secara total?
Saat ini belum ada obat yang bisa menyembuhkan HIV secara total. Namun, pengobatan Antiretroviral (ARV) dapat mengontrol perkembangan virus sehingga penderita dapat hidup sehat dan beraktivitas normal.

4. Mengapa penderita HIV mudah terkena infeksi jamur dan bakteri?
HIV merusak sel darah putih (CD4) yang bertugas melawan kuman. Akibatnya, kuman patogen atau organisme yang biasanya tidak berbahaya bagi orang sehat dapat dengan mudah memicu infeksi berat pada penderita HIV.