• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hormon Estrogen pada Wanita Menurun, Ini Penyebabnya

Hormon Estrogen pada Wanita Menurun, Ini Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Pernah mendengar tentang hormon estrogen? Estrogen adalah hormon yang penting bagi wanita karena berperan dalam perkembangan dan pertumbuhan karakteristik seksual wanita serta reproduksi. Hormon estrogenlah yang mengatur segala tahap yang dialami wanita, mulai dari pubertas, menstruasi, kehamilan sampai menopause. Namun, pada masa-masa tertentu, hormon estrogen bisa menurun. Penurunan kadar hormon ini dapat menyebabkan wanita berisiko mengalami sejumlah gangguan kesehatan. Karena itu, yuk ketahui penyebab penurunan hormon estrogen di bawah ini agar kamu bisa mencegahnya.

Pentingnya Hormon Estrogen bagi Wanita

Hormon estrogen sebenarnya tidak hanya diproduksi dalam tubuh wanita, tetapi pria juga. Hanya saja, kadar hormon ini lebih banyak pada tubuh wanita. Sedangkan pada tubuh pria, hormon estrogen hanya sedikit dan bukan hormon utama. Itulah mengapa hormon estrogen sering disebut juga sebagai hormon seks wanita. Pada tubuh wanita, hormon estrogen dihasilkan oleh ovarium. Fungsi hormon estrogen sendiri cukup banyak, mulai dari mengatur kinerja sistem reproduksi sampai mendukung perkembangan organ janin dalam kandungan. 

Berikut ini beberapa fungsi hormon estrogen bagi wanita:

  • Bertanggung jawab atas perkembangan seksual anak perempuan ketika mereka memasuki masa pubertas.

  • Mengontrol pertumbuhan lapisan rahim selama siklus menstruasi dan pada awal kehamilan.

  • Menyebabkan perubahan payudara pada remaja dan wanita yang sedang hamil.

  • Terlibat dalam proses metabolisme tulang dan kolesterol.

  • Mengatur asupan makanan, berat badan, metabolisme glukosa, dan sensitivitas insulin.

  • Menunjang kehamilan yang sehat.

Baca juga: Jarang Diketahui, Ini Fungsi Hormon Estrogen pada Tubuh

Penyebab Hormon Estrogen Menurun

Hormon estrogen akan berkurang seiring bertambahnya usia. Ketika wanita memasuki masa menopause, produksi hormon estrogen akan menurun drastis. 

Namun, wanita yang masih muda juga dapat mengalami penurunan hormon estrogen. Oleh karena hormon estrogen dihasilkan di dalam ovarium, maka segala sesuatu yang mengganggu ovarium dapat memengaruhi produksi hormon estrogen. Berikut ini beberapa penyebab penurunan hormon estrogen pada wanita yang masih muda:

  • Olahraga yang berlebihan.

  • Mengidap gangguan makan, seperti anoreksia.

  • Kelenjar pituitary yang berfungsi rendah.

  • Kegagalan organ ovarium yang dapat disebabkan oleh cacat genetik, toksin, atau kondisi autoimun.

  • Sindrom Turner.

  • Penyakit ginjal kronis.

Pada wanita yang berusia 40 tahun, penurunan hormon estrogen bisa menandakan bahwa masa menopause sudah dekat. Masa transisi ini disebut juga perimenopause. Selama perimenopause, ovarium masih akan menghasilkan hormon estrogen. Namun, produksi hormon tersebut akan melambat sampai kamu mencapai menopause. Ketika sudah menopause, maka hormon estrogen tidak akan diproduksi lagi.

Baca juga: Dampak Wanita Alami Kelebihan Hormon Estrogen

Cara Mengatasi Penurunan Hormon Estrogen

Wanita yang memiliki kadar hormon estrogen yang rendah dapat memilih salah satu dari perawatan hormonal berikut ini:

1. Terapi Hormon Estrogen

Terapi dengan memberikan hormon estrogen dalam dosis tinggi ini biasanya diberikan untuk wanita yang berusia 25–50 tahun yang mengalami penurunan estrogen. Obat ini juga dapat menurunkan risiko terjadinya pengeroposan tulang, penyakit kardiovaskular, dan ketidakseimbangan hormon lainnya.

2. Terapi Penggantian Hormon 

Terapi yang bertujuan untuk menambah kadar hormon alami dalam tubuh ini direkomendasikan untuk wanita yang mendekati masa menopause. Menopause menyebabkan kadar estrogen dan progesterone menurun secara signifikan. Terapi penggantian hormon dapat membantu mengembalikan kadar hormon tersebut ke batas normal. Dalam terapi ini, hormon dapat diberikan melalui mulut, vagina, ataupun suntikan.

Jadi, bila kamu mengalami gejala penurunan hormon estrogen, seperti nyeri saat berhubungan seksual, menstruasi tidak teratur, payudara terasa nyeri, dan kelelahan, ada baiknya segera periksakan diri ke dokter.

Baca juga: Moody pada Wanita, Kelainan Mental atau Hormon?

Untuk melakukan pemeriksaan, langsung saja buat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan kamu dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play sebagai teman penolong untuk menjaga kesehatanmu sekeluarga.

Referensi: 
Healthline. Diakses pada 2019. What Are the Symptoms of Low Estrogen in Women and How Are They Treated?