• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ibu, Ini Tanda Baby Blues yang Mungkin Tidak Disadari

Ibu, Ini Tanda Baby Blues yang Mungkin Tidak Disadari

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Wanita yang sedang hamil pasti sangat menantikan waktunya untuk melahirkan karena dapat langsung bertatap muka dengan bayi yang dikandungnya. Seharusnya, momen-momen setelah melahirkan menjadi waktu yang tepat untuk bersukacita karena telah dianugerahi anak yang manis dan lucu. Namun, tidak sedikit ibu yang kerap merasakan sedih beberapa saat setelah melahirkan.

Faktanya, perasaan yang sedih pada seorang ibu yang baru saja melahirkan terbilang umum untuk terjadi. Gangguan tersebut disebut juga dengan baby blues, yang terjadi pada 4 dari 5 ibu yang memiliki anak pertama. Walau begitu, kebanyakan ibu yang mengidap kelainan ini tidak sadar telah mengalaminya karena tidak mengetahui tanda-tanda yang ditimbulkan. Berikut bahasan lengkap terkait tanda-tanda tersebut!

Baca juga: Ibu Baru Bisa Alami Baby Blues Syndrome, Ini Cara Mengatasinya

Pertanda Ibu Melahirkan Mengalami Baby Blues

Sekitar 80 persen ibu yang sehabis melahirkan akan merasakan baby blues. Hal ini merupakan periode singkat setelah melahirkan ketika wanita tersebut merasakan sedih, cemas, stres, hingga perubahan suasana hati. Baby blues umumnya terjadi beberapa hari setelah melahirkan, tetapi jika seorang wanita mengalami persalinan yang sulit, kemungkinan gangguan tersebut terjadi lebih cepat.

Dokter hingga saat ini belum dapat menentukan secara tepat hal yang menjadi penyebabnya. Namun, kemungkinan besar hal ini terjadi karena fluktuasi hormon yang ekstrim agar membuat tubuh lebih cepat pulih. Selain itu, penyusutan rahim ke ukuran normal dan meningkatnya produksi ASI juga dapat memengaruhi hal tersebut. Perubahan hormon yang terjadi juga dapat memengaruhi kondisi pikiran sang ibu pasca melahirkan.

Kemungkinan penyebab lainnya adalah momen setelah melahirkan dapat membuat orangtua dari bayi tersebut tidak tidur secara teratur. Hal tersebut mampu memengaruhi semua rutinitas yang harus dikerjakan sehari-hari hingga gaya hidup karena adanya anggota keluarga baru. Semua faktor tersebut bergabung sehingga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami baby blues. Walau begitu, gangguan ini dapat hilang dengan sendirinya setelah 2 minggu.

Baca juga: 4 Perubahan Bagian Tubuh Pada Wanita Pasca Melahirkan

Meski begitu, banyak orang yang tidak menyadari jika dirinya sedang mengalami baby blues. Maka dari itu, ibu perlu mengetahui beberapa tanda yang kerap tidak disadari oleh wanita pasca melahirkan. Berikut beberapa tandanya:

  • Merasa sedih atau menangis tanpa alasan yang jelas hingga disebabkan hal kecil.
  • Mengalami suasana hati yang tidak stabil serta mudah tersinggung.
  • Merasa tidak terikat pada bayi yang dilahirkan.
  • Kerap merasakan kehilangan kebebasan tidak seperti sebelum melahirkan.
  • Timbulnya rasa khawatir atau cemas tentang kesehatan dan keselamatan bayi.
  • Perasaan gelisah dan lelah yang lebih intens hingga mengalami insomnia.
  • Kesulitan untuk membuat keputusan yang bijak.

Gejala dari baby blues mulai timbul setelah 2 hingga 3 hari dari kelahiran bayi. Pada sebagian besar kasus, gangguan ini dapat hilang dengan sendirinya segera setelah lahir dengan perkiraan dalam rentang waktu 10 hingga 14 hari pasca melahirkan. Selain itu, setiap orang dapat mengalami lama waktu gangguan serta gejala yang berbeda-beda. Jika sudah mengalami lebih dari 14 hari, cobalah untuk bertanya pada dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Selain itu, ibu juga dapat bertanya pada dokter dari Halodoc terkait beberapa tanda dari baby blues yang kerap tidak disadari. Caranya mudah sekali, ibu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan sehari-hari agar dapat memastikan bayi ibu tetap sehat.

Baca juga: Inilah Perubahan Otot-Otot Pasca Melahirkan

Itulah beberapa tanda dari baby blues yang mungkin tidak disadari ketika terjadi. Maka dari itu, pastikan untuk meminta saran dari dokter profesional jika dirasa gangguan ini sangat mengganggu aktivitas harian. Hal lainnya yang harus dilakukan adalah anak ibu wajib mendapatkan yang terbaik terlepas dari gangguan ini atau tidak.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. What Are the Baby Blues and How Long Do They Last?
The Womens. Diakses pada 2020. Baby blues.