• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ibu, Kenali Gejala DBD pada Anak yang Dapat Terlihat

Ibu, Kenali Gejala DBD pada Anak yang Dapat Terlihat

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Ibu, Kenali Gejala DBD pada Anak yang Dapat Terlihat

Halodoc, Jakarta - Demam berdarah (DBD) memiliki reputasi yang cukup “mengerikan”, karena dapat berakibat fatal jika terlambat dan salah penanganan. Oleh karena itu, penting bagi ibu untuk mengenali gejala DBD pada anak agar bisa melakukan tindakan yang tepat.

DBD adalah penyakit infeksi yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti betina, yang memiliki ciri khas pola belang pada bagian perutnya. Nyamuk ini biasa ditemukan di daerah beriklim tropis yang hangat dan lembap. Tempat perkembangbiakannya adalah di air yang tergenang. 

Baca juga: Hati-Hati Bahaya DBD yang Bisa Diketahui Lewat Air Liur

Begini Gejala DBD pada Anak

Agar bisa cepat diidentifikasi dan mendapatkan penanganan, penting untuk mengenali gejala DBD pada anak. Berikut ini gejala yang bisa dikenali ibu:

1.Demam

Gejala DBD pada anak biasanya dimulai sekitar 4-10 hari setelah digigit nyamuk pembawa virus. Gejala awal yang muncul biasanya adalah demam tinggi, hingga mencapai 40 derajat Celsius. 

Pada anak-anak, demam bisa turun hingga 38 derajat Celsius selama 1 hari, tetapi kemudian naik lagi. Ketika demam sedang turun, sebenarnya itulah fase kritis, sehingga perlu diberi perhatian lebih, karena di ase inilah ia berisiko mengalami DBD yang berat.

2.Perubahan Perilaku

Anak-anak bisa jadi belum bisa menyampaikan apa yang dirasakannya dengan jelas. Ibu bisa mengenali gejala DBD pada anak dengan memerhatikan apakah ada perubahan perilaku. 

Misalnya, jika anak tampak uring-uringan, mudah marah, sering menangis, atau nafsu makan menurun, waspadalah. Segeralah cek apakah ada demam yang dialami anak, dan tanyakan apa yang ia rasakan. 

3.Ketidaknyamanan Fisik

Anak yang terserang DBD biasanya juga mengalami gejala seperti nyeri otot dan sendi, nyeri berdenyut-denyut di belakang mata, nyeri punggung, sakit kepala, dan sebagainya. 

4.Masalah Pencernaan

Anak mungkin mengeluh nyeri di perut bersamaan dengan mual, muntah, dan diare, yang bisa disalahartikan sebagai gejala gangguan pencernaan. Padahal sebenarnya muntah adalah tanda awal bahwa anak bisa mengalami komplikasi, karena itu ia perlu diawasi secara ketat.

Baca juga: Ketahui Mitos dan Fakta Tentang DBD

5.Masalah Kulit

Gejala DBD pada anak yang juga cukup umum adalah munculnya ruam atau bintik-bintik merah pada kulit. Namun, ruam dan bintik-bintik hanya bersifat sementara dan mungkin hilang bahkan sebelum ibu melihatnya.

6.Perdarahan Ringan

Penurunan jumlah trombosit dalam tubuh membuat anak dapat mengalami perdarahan ringan, misalnya dari gusi atau hidung. Hal ini juga bisa terjadi karena virus yang memperlambat laju pembekuan darah. Pada beberapa kasus yang parah dan jarang, perdarahan juga bisa terjadi di saluran pencernaan. 

Itulah beberapa gejala DBD pada anak yang bisa dikenali. Pada kasus yang berat, DBD dapat menyebabkan kebocoran pembuluh darah, penumpukan cairan di rongga perut atau paru-paru, hingga perdarahan berat. 

Segera bawa anak ke dokter atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan, jika mengalami beberapa gejala berikut ini:

  • Sakit perut hebat.
  • Muntah terus-menerus
  • Gusi berdarah.
  • Sesak napas.
  • Tangan dan kaki terasa dingin dan berkeringat.
  • Terlihat sangat lemah dan gelisah.

Jika ada yang masih belum jelas, ibu bisa gunakan aplikasi Halodoc untuk bertanya ke dokter seputar gejala DBD pada anak. Pengobatan khusus untuk DBD sebenarnya tidak ada. Di hari-hari awal kemunculan gejala, anak bisa dirawat di rumah. 

Baca juga: Lakukan Ini untuk Mengobati Gejala Demam Berdarah

Berikan perawatan rumahan seperti mengompres dahi dan tubuh anak, memastikan anak tidur yang cukup, memberi cairan untuk mencegah dehidrasi dalam bentuk minuman atau makanan, dan memberi obat penurun panas seperti paracetamol.  

Namun, selama dirawat di rumah, perhatikan setiap gejala DBD pada anak yang muncul. Ibu juga tidak boleh lengah ketika demam anak turun dan ia terlihat sudah sembuh. Segera bawa anak ke instalasi gawat darurat rumah sakit terdekat jika ia mengalami salah satu dari gejala DBD berat yang telah dijelaskan sebelumnya.

Referensi:
Kids Health. Diakses pada 2021. Dengue Fever.
First Cry Parenting. Diakses pada 2021. Dengue in Children – Signs, Diagnosis & Treatment.
Healthline. Diakses pada 2021. Dengue Fever.