Lakukan Hal Ini untuk Mengobati Gejala Demam Berdarah

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Lakukan Hal Ini untuk Mengobati Gejala Demam Berdarah

Halodoc, Jakarta - Jika kamu mengalami gejala penyakit seperti demam tinggi yang disertai nyeri pada area otot, tulang, dan sendi, maka kamu tidak boleh mengabaikannya. Apalagi jika kamu merasakan gejala lain seperti sakit kepala, mual dan muntah, kemunculan ruam, memar, dan bintik merah, bahkan kesulitan bernapas, ini menandakan bahwa kamu terserang demam berdarah

Penyakit demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dan bisa ditularkan lewat gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Bila kamu digigit nyamuk Aedes Aegypti, maka virus masuk bersama darah yang dihisapnya dan kemudian muncul gejala seperti yang disebutkan di atas. 

Baca Juga: Muncul Gejala DBD, Haruskah Langsung ke Dokter?

Hentikan Gejala Demam Berdarah Secara Alami

Saat digigit nyamuk penyebab demam berdarah, maka seseorang bisa langsung menunjukkan tanda-tanda gejala demam berdarah. Namun, tahukah kamu bahwa ada juga orang yang terbebas dari gejala seperti yang disebutkan di atas. Hal ini karena mereka memiliki kekebalan tubuh yang cukup terhadap virus dengue. 

Apabila kamu mengetahui gejala demam berdarah tanpa bantuan dari dokter, maka terdapat cara mengobati gejala demam berdarah yang bisa dilakukan. Hal ini bisa dijadikan pilihan, pasalnya memang tidak adanya obat khusus bagi penyakit demam berdarah.

Namun, jika gejalanya sudah cukup berat atau tidak menunjukkan perbaikan, ada baiknya kamu segera membuat janji dengan dokter untuk mendapatkan perawatan tepat melalui Halodoc

Jika gejala yang kamu alami sudah bisa dipastikan karena demam berdarah, maka saran pengobatan yang biasanya diberikan oleh dokter antara lain: 

  • Banyak beristirahat;

  • Minum banyak cairan untuk menghindari adanya dehidrasi (terutama untuk mengganti cairan tubuh yang terbuang karena gejala demam tinggi dan muntah-muntah);

  • Berikan asupan makanan yang bernutrisi;

  • Meminum parasetamol atau acetaminophen untuk meredakan demam dan nyeri;

  • Menghentikan segala aktivitas untuk sementara waktu hingga tubuh benar-benar sembuh.

Selain itu, terdapat juga saran pengobatan demam berdarah lainnya. Biasanya dokter melarang kamu mengonsumsi ibuprofen, aspirin, atau naproxen sodium untuk meredakan gejala demam dan nyeri. Hal ini karena ketiga obat tersebut mendorong timbulnya pendarahan internal jika dikonsumsi oleh pengidap demam berdarah dan mempengaruhi kadar trombosit dalam darah.

Bila saran pengobatan yang disebutkan di atas dijalani secara benar, maka pada umumnya gejala demam berdarah berangsur-angsur pulih dalam waktu 3-5 hari, lalu sembuh total dalam rentang waktu kurang dari dua minggu.

Baca Juga: Ini 5 Fakta Penting Tentang Demam Berdarah 

Lebih Jauh Mengenai Pengobatan Demam Berdarah

Pada umumnya sebagian besar orang akan merasa lelah ketika baru sembuh dari penyakit demam berdarah. Namun, ada juga orang yang memerlukan waktu lebih lama, yaitu satu setengah bulan hingga kondisi badannya benar-benar pulih total.

Sebenarnya pengobatan DBD akan berfokus pada mengatasi hilangnya cairan yang diakibatkan dari kebocoran plasma dan pendarahan. Obat-obatan yang disarankan atau diberikan bersifat simtomatik atau mengobati gejala. Jika demam maka diberikan antipiretik (penurun demam), mual diberikan antiemetik, dan lain-lain.

Adanya rasa haus dan keadaan kekurangan cairan disebabkan karena demam tinggi, anoreksia, dan muntah. Beberapa jenis minuman yang disarankan adalah jus buah, sirup, susu, teh manis, dan larutan oralit. Bila cairan oral tersebut tidak bisa diberikan maka sebaiknya kamu dirawat untuk mendapatkan cairan infus hingga kadar trombosit serta kadar hematokrit bisa normal kembali. 

Kamu harus selalu memperhatikan perkembangan gejala demam berdarah saat kondisi ini dalam masa pengobatan. Lebih baik jika kamu berdiskusi dengan dokter jika gejala demam berdarah tidak memberikan tanda-tanda pemulihan dalam kurun waktu 3-5 hari. 

Baca Juga: Hampir Mirip, Ini Bedanya Gejala DBD dan Tifus