07 June 2017

Lakukan Hal Ini untuk Mengobati Gejala Demam Berdarah

Lakukan Hal Ini untuk Mengobati Gejala Demam Berdarah

Halodoc - Jakarta, Penyakit demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang bisa menular yang disebabkan oleh virus dengue dan bisa ditularkan lewat gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Bila kamu digigit nyamuk  Aedes Aegypti maka virus akan masuk bersama darah yang dihisapnya. Penyakit ini bisa ditularkan orang yang dalam darahnya ada virus dengue. Orang ini bisa menunjukkan tanda-tanda gejala demam berdarah, tapi ada juga yang tidak terkena, karena memiliki kekebalan tubuh yang cukup terhadap virus dengue. Bila kita bisa mengetahui gejala demam berdarah tanpa bantuan dari dokter, maka cara mengobati gejala demam berdarah cukup mudah dilakukan di samping memang tidak adanya obat khusus bagi penyakit demam berdarah.

Jika gejala yang kamu alami sudah bisa dipastikan karena demam berdarah, maka saran pengobatan yang biasanya diberikan oleh dokter adalah:

  • Banyak beristirahat
  • Minum banyak cairan untuk menghindari adanya dehidrasi (terutama untuk mengganti cairan tubuh yang terbuang karena gejala demam tinggi dan muntah-muntah)
  • Berikan asupan makanan yang bernutrisi
  • Meminum parasetamol atau acetaminophen untuk meredakan demam dan nyeri
  • Menghentikan segala aktivitas untuk sementara waktu hingga tubuh benar-benar sembuh.


Saran pengobatan demam berdarah lainnya, biasanya dokter akan melarang kamu mengonsumsi ibuprofen, aspirin, atau naproxen sodium untuk meredakan gejala demam dan nyeri. Hal ini karena ketiga obat tersebut bisa mendorong timbulnya pendarahan internal jika dikonsumsi oleh pengidap demam berdarah dan bisa mempengaruhi kadar trombosit dalam darah.

Bila saran pengobatan yang disebutkan di atas dijalani secara benar, maka pada umumnya gejala demam berdarah akan berangsur-angsur pulih dalam waktu 3-5 hari, lalu sembuh total dalam rentang waktu kurang dari dua minggu.

Pada umumnya sebagian besar orang akan merasa lelah ketika baru sembuh dari penyakit demam berdarah. Tapi itu merupakan hal wajar dan dampak ini hanya terjadi sementara. Tapi ada juga orang yang memerlukan waktu lama yakni satu setengah bulan hingga kondisi badannya benar-benar pulih total.

Sebenarnya pengobatan DBD yaitu mengatasi hilangnya cairan yang diakibatkan dari kebocoran plasma dan pendarahan. Obat-obatan yang disarankan atau diberikan bersifat simtomatik atau mengobati gejala. Jika demam maka diberikan antipiretik (penurun demam), mual diberikan antiemetik, dan lain-lain. Adanya rasa haus dan keadaan kekurangan cairan disebabkan karena demam tinggi, anoreksia, dan muntah. Beberapa jenis minuman yang disarankan adalah jus buah, sirup, susu, teh manis, dan larutan oralit. Bila cairan oral tersebut tidak bisa diberikan maka sebaiknya kamu dirawat untuk mendapatkan cairan infus hingga kadar trombosit serta kadar hematokrit bisa normal kembali. 

Kamu harus selalu memperhatikan perkembangan gejala demam berdarah saat kondisi ini dalam masa pengobatan. Lebih baik jika kamu berdiskusi dengan dokter jika gejala demam berdarah tidak memberikan tanda-tanda pemulihan dalam kurun waktu 3-5 hari. Dengan kondisi yang sedang sakit tersebut, tentu kamu merasa enggan untuk pergi ke tempat praktik dokter. Hal ini disebabkan karena mungkin jarak tempat praktik dokter yang jauh dari rumah, macet, dan lain-lain.

Namun, kini kamu tak perlu khawatir, sekarang kamu bisa berdiskusi dengan dokter lewat smartphone dengan mengunduh aplikasi Halodoc di App Store untuk Apple atau Google Play untuk Android.  Aplikasi ini sebagai jembatan kamu untuk berbicara dengan dokter tentang keluhan yang kamu rasakan. Kamu bisa juga memesan obat melalui Halodoc lewat layanan Pharmacy Delivery. Berbeda dengan dokter di tempat praktik, dokter yang dapat diakses melalui aplikasi memiliki layanan yang cukup responsif dan waktu yang lebih fleksibel atau dapat dihubungi setiap saat.