Ingin Bangun Imajinasi dan Kreativitas Anak? Ini Manfaat Mendongeng untuk Anak
“Membacakan dongeng dapat membantu mengembangkan imajinasi dan meningkatkan empati anak.”

DAFTAR ISI
- Berbagai Manfaat Dongeng untuk Anak
- Magisnya Dongeng Sebelum Tidur: Menciptakan Momen Berharga untuk Anak
- Apa Kata Penelitian Mengenai Dongeng Anak?
- Mitos dan Fakta tentang Dongeng
Dongeng mungkin bukan hal yang asing di telinga. Dongeng populer sebagai alat untuk menyampaikan nilai-nilai moral, pengetahuan, dan hiburan. Ia juga akrab dengan anak-anak.
Rupanya, tak hanya menghibur, dongeng dapat berfungsi sebagai jendela dunia, dan dapat mendorong anak untuk berpikir kreatif dan berimajinasi tanpa batas.
Dalam konteks perkembangan anak, manfaat dongeng ternyata jauh lebih dalam dari sekadar hiburan lho. Melalui karakter dan alur cerita yang menarik, anak-anak belajar untuk menjelajah ide-ide baru dan memahami berbagai perspektif.
Oleh sebab itu, dongeng berperan penting dalam membangun fondasi yang kuat bagi perkembangan mental dan emosional anak.
Berbagai Manfaat Dongeng untuk Anak
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa dongeng dapat menjadi sarana yang sangat bermanfaat dalam membantu anak-anak memahami dunia sekitar mereka. Dengan elemen fantasi dan realita, dongeng dapat membantu merangsang berbagai aspek perkembangan anak.
Beberapa manfaat dari dongeng diantaranya:
1. Meningkatkan imajinasi
Cerita dongeng dapat menjadi sarana pengenalan konsep fantasi pada anak-anak, hal ini dapat mendorong mereka untuk berpikir kreatif dan membayangkan berbagai kemungkinan.
Mau tahu waktu yang tepat untuk membacakan dongeng pada anak? Baca di artikel ini: Sejak Usia Berapa Baiknya Anak Dibacakan Dongeng?
2. Mengembangkan kemampuan bahasa
Mendengarkan cerita membantu anak memperluas kosakata dan memahami struktur bahasa. Selain itu, melalui dongeng juga anak-anak dapat membangun dan meningkatkan keterampilan komunikasi yang dimiliki.
3. Meningkatkan keterampilan kognitif
Dongeng sering kali mengandung teka-teki dan pesan moral yang menantang anak untuk berpikir kritis dan memecahkan masalah. Hal ini dapat memacu kognitif anak untuk terus berlatih dan berkembang.
4. Membangun empati
Melalui karakter dan situasi dalam cerita, anak-anak belajar untuk memahami dan merasakan emosi orang lain, yang penting untuk perkembangan sosial mereka.
5. Menanamkan nilai moral
Banyak cerita dongeng mengandung berbagai pelajaran hidup penting yang dapat membantu anak-anak memahami nilai-nilai seperti kejujuran, keberanian, dan rasa hormat.
6. Mempererat hubungan keluarga
Aktivitas mendongeng dapat menjadi sarana untuk membangun kualitas hubungan antara orang tua dan anak, selain itu waktu yang diberikan orang tua untuk mendongeng juga dapat memperkuat ikatan emosional di antara mereka.
Pilihan Judul Dongeng untuk Anak sebelum Tidur
1. Si Kancil dan Buaya
2. Bintang Kecil yang Hilang
3. Putri Tidur dan Si Burung Emas
4. Bawang Merah dan Bawang Putih
5. Si Kucing yang Cerdik
6. Rusa yang Baik Hati
7. Singa dan Tikus.
Magisnya Dongeng Sebelum Tidur: Menciptakan Momen Berharga untuk Anak
Dongeng sebelum tidur telah menjadi tradisi yang disukai banyak keluarga tak hanya di Indonesia, namun juga seluruh dunia. Selain memberikan waktu berkualitas antara orang tua dan anak, kegiatan mendongeng juga menawarkan berbagai manfaat yang positif.
Melalui cerita dongeng orang tua mampu membantu menenangkan pikiran anak dan merangsang imajinasi mereka dengan cara yang menyenangkan.
Berikut manfaat cerita dongeng sebelum tidur bagi anak-anak:
- Mendukung rutinitas tidur.
- Mengurangi stres dan kecemasan.
- Meningkatkan keterampilan bahasa dan kognisi
- Memperkuat ikatan emosional.
Menurut The National Sleep Foundation, rutinitas tidur yang positif, termasuk membacakan dongeng, dapat membantu anak-anak mendapatkan tidur yang lebih berkualitas.
Simak rekomendasi dongeng anak lainnya di artikel berikut, Ini Pilihan Dongeng Anak yang Bisa Dibacakan sebelum Tidur.
Apa Kata Penelitian Mengenai Dongeng Anak?
Pada tahun 2018 lalu, beberapa peneliti dari Universitas di Jepang melakukan penelitian terhadap dongeng. Tujuannya untuk mengeksplorasi pengaruh mendongeng pada aktivitas otak anak-anak.
Penelitian tersebut berjudul Effects of Storytelling on the childhood brain: near-infrared spectroscopic comparison with the effects of picture book reading. Riset tersebut dipublish oleh Fukushima Journal of Medical Science. Hasil penelitian menunjukan bahwa mendongeng memberikan manfaat psikologis dan edukasi yang lebih baik jika dibandingkan dengan membaca buku bergambar.
Mitos dan Fakta tentang Dongeng
Ada beberapa mitos dan fakta mengenai dongeng yang menarik untuk diketahui, antara lain:
- Mitos: Dongeng hanya bisa diceritakan oleh orang dewasa.
Fakta: Anak-anak juga dapat terlibat dalam mendongeng loh, dengan melibatkan mereka dalam bercerita anak-anak dapat meningkatkan keterampilan komunikasi dan kepercayaan dirinya.
- Mitos: Dongeng tidak memberikan pengaruh signifikan pada perkembangan anak.
Fakta: Menurut studi dongeng meningkatkan imajinasi, kemampuan bahasa, dan empati, serta mendukung perkembangan kognitif anak.
- Mitos: Dongeng tidak relevan di era digital saat ini.
Fakta: Meskipun teknologi sudah berkembang, dongeng tetap relevan dan dapat diadaptasi ke berbagai format, termasuk buku digital dan aplikasi interaktif.


