Ad Placeholder Image

Ini 4 Jenis Kanker Payudara dan Gejalanya yang Perlu Diwaspadai

5 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   27 Oktober 2025

Ada cukup banyak jenis kanker payudara yang bisa menyerang wanita. 

Ini 4 Jenis Kanker Payudara dan Gejalanya yang Perlu DiwaspadaiIni 4 Jenis Kanker Payudara dan Gejalanya yang Perlu Diwaspadai

DAFTAR ISI


Kanker payudara adalah salah satu penyakit yang memiliki banyak jenis. Jenis kanker payudara yang dimiliki menentukan pengobatan yang didapatkan.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apa saja jenis kanker payudara yang bisa terjadi. Yuk, simak pembahasan berikut ini!

Jenis Kanker Payudara Berdasarkan Lokasi Kanker Dimulai

Secara umum, kanker payudara terbagi menjadi 2 jenis atau kelompok besar, yaitu kanker payudara invasif dan noninvasif (in-situ). Kanker payudara invasif adalah kanker yang menyebar dan menyerang jaringan di sekitarnya. 

Sementara itu, kanker payudara non-invasif adalah kanker yang tidak menyebar ataupun pecah. 

Selain itu, ada pula beberapa jenis kanker payudara langka, dan yang terbagi berdasarkan gen atau hormon.

Berikut ini pembahasannya satu persatu:

1. Kanker Payudara Invasif

Kanker payudara jenis ini dapat menyebar dan menyerang jaringan di sekitarnya. Berikut ini beberapa jenisnya:

  • Karsinoma duktal invasif. Ini adalah jenis kanker payudara yang paling umum terjadi. Sel kanker bermula dari saluran susu, kemudian menerobos dinding saluran tersebut, dan menyerang jaringan payudara lain di dekatnya. 
  • Karsinoma lobular invasif. Sel kanker berkembang pertama kali di lobulus payudara atau jaringan produksi susu. Kanker kemudian menyerang jaringan payudara dan organ lain di sekitarnya.

2. Kanker Payudara Non-Invasif

Seperti disebutkan tadi, kanker payudara non-invasif adalah jenis kanker payudara yang tidak menyebar ke jaringan lain di sekitarnya. Kanker ini kemudian terbagi lagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Karsinoma duktal in situ (DCIS). Merupakan jenis kanker payudara yang bermula di dalam jaringan saluran susu (duktus). Kanker jenis ini umumnya tidak mengancam nyawa, tetapi harus tetap diwaspadai.
  • Karsinoma lobular in situ (neoplasia lobular). Jenis kanker payudara ini sebenarnya tidak termasuk kanker. Namun, tampilannya mirip seperti sel kanker yang tumbuh di lobulus atau jaringan yang memproduksi susu.

3. Kanker Payudara Langka

Dibanding jenis kanker payudara lainnya, beberapa jenis ini terbilang lebih jarang terjadi:

  • Kanker payudara inflamasi. Terjadi akibat sel-sel kanker yang menghalangi pembuluh limfa di kulit. Kanker jenis ini cenderung menyebar dan memburuk dengan cepat.
  • Penyakit Paget (kanker puting payudara). Jenis kanker payudara ini juga cukup langka. Secara spesifik, area payudara yang terkena adalah bagian puting dan areola (area cokelat di sekitar puting). 
  • Tumor Phyllodes. Merupakan tumor payudara langka yang berkembang di jaringan ikat payudara. Pada kebanyakan kasus, tumor ini tergolong jinak, tetapi bisa juga bersifat ganas.
  • Angiosarkoma payudara. Ini adalah jenis kanker payudara yang sangat langka. Sel kanker awalnya muncul pada sel yang melapisi pembuluh darah atau pembuluh getah bening di payudara, dan menyerang jaringan atau kulit payudara. 

Bingung Benjolan Kanker Payudara Letaknya di Mana? Cek di sini. 

4. Kanker Payudara Berdasarkan Gen atau Hormon Kanker

Ketika didiagnosis kanker payudara, dokter akan menguji sel kanker untuk melihat apakah tumbuh sebagai respons terhadap hormon seperti estrogen atau progesteron, atau apakah mereka mengandung gen tertentu. 

Berikut ini jenis kanker payudara berdasarkan gen atau hormon kankernya:

  • HER2 positif. HER2 adalah reseptor faktor pertumbuhan epidermal manusia yang membantu sel kanker tumbuh. Kanker ini sering kali lebih agresif daripada jenis lainnya.
  • Reseptor hormon (positif atau negatif). Beberapa sel kanker payudara memiliki area di permukaannya (reseptor) yang menempel pada hormon estrogen atau progesteron. Hormon-hormon ini membantu sel kanker payudara tumbuh.

Itulah beberapa jenis kanker payudara yang bisa terjadi pada wanita. 

Gejala Kanker Payudara yang Perlu Diwaspadai

Mengenali gejala kanker payudara sejak dini sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan. Berikut beberapa gejala yang perlu diwaspadai:

1. Perubahan pada kulit payudara

  • Penebalan atau penarikan kulit payudara.
  • Kulit payudara menjadi merah, bengkak, atau terasa hangat.
  • Munculnya ruam atau lesi pada kulit payudara.
  • Pori-pori kulit payudara tampak membesar (seperti kulit jeruk).

Ketahui Bukan Kanker, Inilah 7 Penyebab Payudara Terasa Sakit Tanp Benjolan. 

2. Benjolan pada payudara

Benjolan adalah salah satu gejala yang paling umum dari kanker payudara. Benjolan dapat terasa keras atau lunak, dan mungkin terasa sakit atau tidak sakit. 

Penting untuk diingat bahwa tidak semua benjolan di payudara adalah kanker. Namun, setiap benjolan baru atau perubahan pada benjolan yang sudah ada harus diperiksakan ke dokter.

3. Perubahan pada puting

  • Puting menjadi tertarik ke dalam (inverted).
  • Keluar cairan dari puting (selain ASI).
  • Nyeri atau gatal pada puting.
  • Perubahan pada bentuk atau ukuran puting.

Ketahui juga, Ini 4 Penyebab Benjolan Payudara Selain Kanker. 

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan dengan dokter jika kamu mengalami gejala-gejala berikut:

  • Muncul benjolan baru di payudara atau ketiak.
  • Perubahan pada ukuran, bentuk, atau tekstur payudara.
  • Puting menjadi tertarik ke dalam atau keluar cairan dari puting (selain ASI).
  • Kulit payudara menjadi merah, bengkak, atau terasa hangat

Rekomendasi Dokter di Halodoc

Untuk mengobati kanker payudara, kamu perlu menemui dokter spesialis onkologi. Berikut ini rekomendasinya:

1. dr. Wimpie Florentinus Panggarbesi, Sp.B(K)Onk

dr. Wimpie Florentinus Panggarbesi, Sp.B(K)Onk sehari-harinya berpraktik di RS Dharma Nugraha, RS Mitra Keluarga Bekasi Timur, dan RS Mitra Keluarga Bekasi Barat. 

Ia menempuh pendidikan di Universitas Indonesia, dan Universitas Sumatera Utara. Saat ini ia juga tergabung dalam Ikatan Ahli Bedah Indonesia dan Ikatan Dokter Indonesia.

2. dr. Denni Joko Purwanto, Sp.B (K) Onk, MM

dr. Denni Joko Purwanto, Sp.B (K) Onk, MM aktif berpraktik di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi dan RS Omni Alam Sutera. 

Ia mendapatkan gelar spesialisnya setelah menamatkan pendidikan di Universitas Indonesia, Depok pada 2006. Ia juga tergabung dalam Ikatan Ahli Bedah Indonesia dan Ikatan Dokter Indonesia sebagai anggota.

3. dr. Rachmat Christian Nikijuluw, Sp.B (K) Onk

dr. Rachmat Christian Nikijuluw, Sp.B (K) Onk adalah dokter spesialis bedah onkologi yang aktif atau berpraktik di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi. 

Sebelumnya, ia menempuh pendidikan di Universitas Diponegoro. Ia juga tergabung dalam Ikatan Ahli Bedah Indonesia dan Ikatan Dokter Indonesia sebagai anggota.

Itulah beberapa rekomendasi dokter spesialis onkologi yang bisa bantu atasi kanker, termasuk kanker payudara. 

Kamu bisa download aplikasi Halodoc untuk konsultasi dengan dokter spesialis onkologi favorit kamu, ya!

Kanker payudara adalah penyakit yang kompleks dengan berbagai jenis dan faktor risiko. Deteksi dini, diagnosis yang akurat, dan pengobatan yang tepat sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan dan kualitas hidup pasien.

Kamu bisa beli obat online atau produk kesehatan lainnya dengan praktis dan mudah di Apotek Online Halodoc

Toko Kesehatan Halodoc Produknya 100% asli dan tepercaya. Tanpa perlu antre, obat bisa diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat dari lokasi kamu berada. 

Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga dan dapatkan obat dari apotek 24 jam terdekat! 

Referensi:
American Cancer Society. Diakses pada 2025. Type of Breast Cancer.
Prevention. Diakses pada 2025. Every Type of Breast Cancer, Explained.
WebMD. Diakses pada 2025. Types of Breast Cancer.
Healthline. Diakses pada 2025. What to Know About Different Types of Breast Cancer.