Ad Placeholder Image

Ini 5 Cara Efektif Mencegah Terjadinya Kutil Kelamin

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Rizal Fadli   26 Oktober 2023

“Salah satu cara mencegah kutil kelamin adalah melakukan vaksin HPV atau human papillomavirus. Pemberian vaksin ini pada remaja dan individu yang belum terpapar HPV dapat memberikan perlindungan maksimal.”

Ini 5 Cara Efektif Mencegah Terjadinya Kutil KelaminIni 5 Cara Efektif Mencegah Terjadinya Kutil Kelamin

Halodoc, Jakarta – Kutil kelamin adalah infeksi menular seksual akibat human papillomavirus (HPV) tipe 6 dan 11. Penyakit ini menyebar melalui kontak kulit ke kulit, biasanya saat berhubungan seks. 

Kutil dapat muncul satu per satu atau berkelompok dan bisanya di daerah genital atau anal. Sekitar 30 persen di antaranya akan hilang dalam waktu empat bulan sejak gejala muncul.

Pertanyaannya, bagaimana sih cara efektif untuk mencegah kutil kelamin?

Berbagai Cara Mencegah Kutil Kelamin

Kutil kelamin bisa muncul di dalam atau luar area genital. Jika muncul di luar, kutil terlihat jelas dengan mata telanjang. Sedangkan jika muncul di dalam, kutil bisa menyebabkan perdarahan setelah hubungan seksual.

Untuk menurunkan potensi gejala yang membahayakan, ini beberapa langkah pencegahan paparan infeksi HPV:

1. Vaksin HPV

Studi The impact of 10 years of human papillomavirus (HPV) vaccination in Australia: what additional disease burden will a nonavalent vaccine prevent? yang terbit dalam Eurosurveillance menemukan, terjadi penurunan substansial penyakit serviks dan kutil kelamin di antara perempuan yang melakukan vaksinasi. 

Dari sekitar 1.544 kanker terkait HPV pada tahun 2012, 1.242 kanker dapat dicegah dengan vaksin 4vHPV, dan 187 kanker anogenital lainnya dapat dicegah dengan vaksin 9vHPV. 

Vaksin 4vHPV atau vaksin quadrivalent human papillomavirus mengacu pada vaksin HPV quadrivalent. Vaksin ini berguna untuk melindungi terhadap empat jenis virus HPV, yaitu tipe 6 dan 11 yang berhubungan dengan kutil kelamin, dan tipe 16 dan 18 yang terkait dengan kanker serviks. 

Sementara vaksin 9vHPV atau vaksin nonavalent human papillomavirus dapat memberikan perlindungan terhadap sembilan jenis virus HPV, yaitu tipe 6, 11, 16, 18, 31, 33, 45, 52, dan 58. Vaksin ini mampu mengurangi risiko kutil kelamin dan kanker yang terjadi akibat HPV.

Selain untuk perempuan berusia 9 – 45, vaksin HPV juga perlu diberikan pada laki-laki berusia 9 – 26 tahun. Untuk individu di atas 13 tahun, vaksin diberikan dalam 3 dosis dengan interval 0, 2, dan 6 bulan dari dosis pertama. Selanjutnya, dosis kedua diberikan 2 bulan setelah dosis pertama, dan dosis ketiga diberikan 6 bulan setelah dosis pertama.

Sementara itu, untuk individu berusia 9 – 13 tahun, vaksin diberikan dalam 2 dosis dosis kedua diberikan 6 bulan setelah dosis pertama. 

Hal yang perlu diketahui, pemberian vaksin ini tidak menyebabkan kemandulan pada wanita. Simak selengkapnya di sini: Kemenkes: Vaksin HPV Tidak Sebabkan Kemandulan.

2. Pemeriksaan rutin

Bagi wanita, penting untuk melakukan pemeriksaan rutin, salah satunya pap smear. Terutama bagi wanita yang aktif secara seksual. Pap smear dapat membantu mendeteksi perubahan pada vagina dan serviks akibat kutil kelamin. Melalui pemeriksaan ini juga, dokter dapat menemukan gejala awal kanker serviks. 

Selama prosedur berlangsung, dokter akan menggunakan alat yang disebut ‘spekulum’ yang berbentuk seperti cocor bebek. Alat ini berfungsi untuk membuka vagina agar leher rahim bisa terlihat jelas.

3. Jangan bergantian menggunakan alat cukur dan gunting

Bergantian menggunakan alat cukur dan gunting antara dua orang yang berbeda dapat meningkatkan risiko penularan kutil kelamin. Hal ini terjadi jika salah satu dari mereka terinfeksi virus HPV.

4. Praktikkan hubungan seks yang aman

Untuk mengurangi risiko kutil kelamin, kamu bisa menggunakan kondom saat berhubungan seksual. Namun, sebaiknya hati-hati, karena kondom juga tidak menutupi seluruh area genital.

Jika kutil kelamin muncul di area genital yang tidak tertutupi oleh kondom, risiko penularan virus HPV ke pasangan menjadi lebih tinggi. 

Mau tahu lebih jauh mengenai gejala kutil kelamin? Baca di artikel ini: Berbagai Gejala Kutil Kelamin yang Perlu Diketahui.

5. Hindari oral seks

Oral seks dapat menyebabkan penularan kutil kelamin jika salah satu pasangan terinfeksi virus HPV. Virus ini dapat menginfeksi area genital dan juga area mulut serta tenggorokan.

Saat melakukan oral seks, seseorang melakukan kontak dengan area genital orang yang terinfeksi HPV. Karena hal itu, virus bisa berpindah ke area mulut dan tenggorokan pasangan. 

Dampaknya, hal ini bisa mengakibatkan perkembangan kutil kelamin di area mulut atau tenggorokan. Dalam kasus yang jarang terjadi, pengidap berisiko tinggi mengalami kanker tenggorokan.

Ketahui selengkapnya: Ini Langkah Pengobatan Kutil Kelamin yang Bisa Dilakukan

Itulah beberapa cara mencegah kutil kelamin. Cara utamanya tentu dengan melakukan vaksin HPV. Langkah ini tak hanya dapat mencegah kutil kelamin saja, tetapi menurunkan risiko kanker serviks di masa depan.

Jika ingin mendapatkannya, gunakan layanan Halodoc Home LabVaksin HPV yang bisa diakses dari rumah. Agar lebih mudah, kamu bisa klik gambar di bawah ini.

vaksin hpv homelab
Referensi:
Eurosurveillance. Diakses pada 2023. The impact of 10 years of human papillomavirus (HPV) vaccination in Australia: what additional disease burden will a nonavalent vaccine prevent?
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada 2023. Human Papillomavirus (HPV) Vaccination: What Everyone Should Know.
Mayo Clinic. Diakses pada 2023. Genital warts.
NHS Inform. Diakses pada 2023. Genital warts.
National Library of Medicine. Diakses pada 2023. Genital Warts.
Planned Parenthood Federation of America. Diakses pada 2023. Can sharing razors spread STDs?
Nemours Teen Health. Diakses pada 2023. Can You Still Get Genital Warts If You’ve Had All the HPV Shots?