Kutil Kelamin

Pengertian Kutil Kelamin

Kutil kelamin adalah pertumbuhan jinak yang muncul di area kemaluan. Kutil berupa tonjolan yang biasanya berwarna kulit atau keabu-abuan, dengan ukuran kecil sampai besar, dan dapat berdiri sendiri atau multiple. Kutil kelamin dapat terjadi pada pria maupun wanita.

Gejala Kutil Kelamin

Selain ditemukannya tonjolan kulit dengan permukaan cenderung kasar, kutil umumnya tidak menimbulkan gejala. Pada kasus tertentu kutil dapat juga disertai dengan rasa gatal nyeri dan sensasi terbakar. Kutil yang tumbuh dalam liang vagina dapat menyebabkan perdarahan dan keputihan.

Penyebab dan Faktor Risiko Kutil Kelamin

Kutil kelamin berkembang dari Virus Human Papilloma (HPV) tertentu. Ada lebih dari 100 macam HPV. Namun, menurut Badan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC), lebih dari 90 persen kutil kelamin disebabkan oleh HPV 6 atau HPV 11.

Meskipun HPV 6 dan HPV 11 adalah penyebab kutil kelamin paling umum, tetapi biasanya tidak menyebabkan kanker. Sedangkan, HPV 16 merupakan penyebab kebanyakan kanker. HPV 18, 31, dan 45 juga jenis berisiko, artinya dapat menyebabkan kanker, terutama kanker serviks.

HPV adalah virus yang sangat mudah menular. Dapat menular lewat kontak kulit. Kebanyakan kasus, penularan HPV disebabkan oleh kontak seksual dengan pengidapnya. Faktanya, laporan dari American Academy of Dermatology menunjukkan bahwa setengah dari orang yang berhubungan seksual juga memiliki jenis infeksi HPV tertentu.

Faktor risiko meliputi individu berusia 17—33 tahun dengan status seksual aktif, terutama pada mereka yang berhubungan seksual tanpa kondom. Walaupun kondom tidak dapat melindungi seseorang dari HPV 100 persen.

Diagnosis Kutil Kelamin

Diagnosis ditegakkan melalui wawancara di mana dokter akan menanyakan tentang riwayat seksual. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik langsung dan pemeriksaan penunjang. Umumnya, lapisan atas kutil akan dikikis untuk melihat adanya titik gelap yang menunjukkan sumbatan pembuluh darah, yang umum terjadi pada kutil.

Selain itu, dokter bisa melakukan shave biopsy yang merupakan prosedur pengangkatan bagian kecil kutil. Serpihan kecil ini akan dikirim ke laboratorium untuk mengetahui status kutil, jenis obat, penanganan yang tepat, serta mencegah kemungkinan pertumbuhan kulit lainnya.

Penanganan Kutil Kelamin

  • Pengobatan Laser – Laser umumnya digunakan jika ada banyak kutil kelamin yang muncul atau kembali muncul secara terus-menerus. Sebelum melakukan pengobatan laser, dokter akan memberikan krim mati rasa untuk mengurangi rasa tidak nyaman.
  • Krioterapi – Jenis pengobatan ini melibatkan pembekuan kutil kelamin dengan nitrogen cair atau cryoprobe. Tingkat responnya tinggi dan tindakan ini memiliki efek samping yang minim.
  • Electrodesiccation - Dalam metode ini, kutil kelamin akan dihancurkan menggunakan arus listrik. Namun, gumpalan asam dari pengobatan dapat menyebabkan infeksi. Sebelum pengobatan, dokter akan memberikan bius lokal.
  • Konsumsi obat – Kutil kelamin adalah penyakit yang dapat diobati dengan konsumsi obat. Kamu bisa mendapatkannya setelah berbicara dengan dokter.
  • Bedah – Melakukan pembedahan untuk menghilangkan kutil kelamin. Tindakan bedah akan meliputi pemotongan kutil. Jenis pengobatan ini biasanya disarankan, saat kutilnya kecil dan hanya sedikit. Tindakan ini sangat efektif seperti pengobatan lainnya, tetapi tidak ada jaminan kutilnya tidak akan muncul kembali.

Pencegahan Kutil Kelamin

Kutil kelamin dapat dicegah dengan menghindari berhubungan seks dengan individu yang memiliki kutil kelamin atau dengan bantuan kondom untuk meminimalisir risiko penularan. Oleh karena virus yang menyebabkan kutil kelamin juga dapat menyerang mukosa mulut, sebaiknya hindari aktivitas seks oral dengan individu yang memiliki kutil kelamin.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera hubungi dokter apabila merasakan gejala - gejala di atas. Penanganan yang tepat dapat meminimalisir akibat sehingga pengobatan bisa lebih cepat dilakukan. Pilih dokter di rumah sakit yang tepat sesuai dengan kebutuhan kamu di sini.