Ad Placeholder Image

Ini 5 Kelainan pada Sistem Gerak yang Perlu Diketahui

3 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   28 November 2025

Kelainan sistem gerak dapat memengaruhi kualitas hidup. Apa saja penyebabnya?

Ini 5 Kelainan pada Sistem Gerak yang Perlu DiketahuiIni 5 Kelainan pada Sistem Gerak yang Perlu Diketahui

DAFTAR ISI:


Kelainan pada sistem gerak dapat menghambat aktivitas sehari-hari. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari cedera, genetik, hingga penyakit tertentu.

Kelainan sistem gerak adalah kondisi yang memengaruhi kemampuan tubuh untuk bergerak dengan baik. Sistem gerak melibatkan tulang, otot, sendi, saraf, dan jaringan ikat. Gangguan pada salah satu atau beberapa komponen ini dapat menyebabkan kelainan.

Lantas, apa saja jenis kelainan pada sistem gerak?

Jenis-Jenis Kelainan pada Sistem Gerak

Berikut adalah beberapa jenis kelainan pada sistem gerak yang umum terjadi:

1. Osteoporosis: Penyakit tulang yang menyebabkan tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Kondisi ini sering terjadi pada orang lanjut usia, terutama wanita setelah menopause.
2. Osteoarthritis: Peradangan kronis pada sendi yang menyebabkan nyeri, kaku, dan keterbatasan gerak. Osteoarthritis sering terjadi pada sendi-sendi besar seperti lutut, pinggul, dan tulang belakang.
3. Rheumatoid Arthritis: Penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan pada lapisan sendi (sinovium). Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan sendi, nyeri, bengkak, dan kekakuan.
4. Skoliosis: Kelainan tulang belakang yang menyebabkan tulang belakang melengkung ke samping. Skoliosis dapat terjadi pada masa kanak-kanak atau remaja dan dapat memburuk seiring waktu.
5. Cerebral palsy: Sekelompok gangguan yang memengaruhi kemampuan tubuh untuk bergerak dan mempertahankan keseimbangan. Cerebral palsy disebabkan oleh kerusakan otak yang terjadi sebelum, selama, atau segera setelah kelahiran.

Jika ingin mengetahui penyebab cerebral palsy lebih lanjut, baca di sini: “Ini Berbagai Penyebab Cerebral Palsy yang Perlu Diketahui”.

Penyebab Kelainan Sistem Gerak

Kelainan pada sistem gerak dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain:

  • Genetik: Beberapa kelainan sistem gerak, seperti skoliosis dan cerebral palsy, dapat disebabkan oleh faktor genetik atau kelainan bawaan.
  • Cedera: Cedera pada tulang, otot, atau sendi dapat menyebabkan kelainan sistem gerak. Contohnya, patah tulang, dislokasi sendi, atau robekan лигаментов.
  • Infeksi: Infeksi pada tulang atau sendi dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan, yang dapat menyebabkan kelainan sistem gerak.
  • Penyakit autoimun: Penyakit autoimun seperti rheumatoid arthritis dapat menyebabkan peradangan kronis pada sendi dan jaringan ikat, yang dapat menyebabkan kelainan sistem gerak.
  • Usia: Seiring bertambahnya usia, tulang dan sendi dapat mengalami degenerasi dan kerusakan, yang dapat menyebabkan kelainan sistem gerak seperti osteoporosis dan osteoarthritis.

Mengapa wanita lebih rentan terkena osteoporosis? Baca di sini: Alasan Wanita Menopause Rentan Alami Osteoporosis

Gejala Kelainan Sistem Gerak

Gejala kelainan sistem gerak dapat bervariasi tergantung pada jenis dan tingkat keparahan kondisi. Beberapa gejala umum meliputi:

  • Nyeri pada tulang, otot, atau sendi
  • Kekakuan pada sendi
  • Keterbatasan gerak
  • Bengkak atau peradangan pada sendi
  • Deformitas atau kelainan bentuk pada tulang atau sendi
  • Kelemahan otot
  • Kesulitan berjalan atau bergerak

Baca juga artikel terkait sistem gerak di sini: Sistem Gerak Pada Manusia: Fungsi, Struktur, dan Gangguannya

Pengobatan Kelainan Sistem Gerak

Pengobatan kelainan sistem gerak tergantung pada jenis dan tingkat keparahan kondisi. Beberapa pilihan pengobatan meliputi:

  • Obat-obatan: Obat-obatan dapat digunakan untuk mengurangi nyeri, peradangan, dan kekakuan. Contohnya termasuk analgesik, antiinflamasi nonsteroid (NSAID), kortikosteroid, dan obat-obatan antirematik.
  • Terapi fisik: Terapi fisik dapat membantu meningkatkan kekuatan otot, fleksibilitas, dan rentang gerak. Terapis fisik dapat menggunakan berbagai teknik seperti latihan, pijat, dan terapi panas atau dingin.
  • Alat bantu: Alat bantu seperti tongkat, kruk, atau брекеты dapat membantu mengurangi beban pada sendi dan meningkatkan mobilitas.
  • Pembedahan: Pembedahan mungkin diperlukan untuk memperbaiki kerusakan pada tulang, otot, atau sendi. Contohnya termasuk penggantian sendi, fusi tulang belakang, atau perbaikan ligamen.
  • Gaya hidup sehat: Menjaga berat badan yang sehat, berolahraga secara teratur, dan mengonsumsi makanan yang bergizi dapat membantu menjaga kesehatan sistem gerak.

Jika mengalami masalah pada sistem gerak, konsultasikan saja langsung pada dokter di Halodoc untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Tidak perlu bingung cari obat, kamu bisa dapatkan di apotek 24 jam terdekat dari rumah, karena ada Apotek Online Halodoc.

Obat dan produk kesehatan di Toko Kesehatan Halodoc dijamin 100% asli dan tepercaya. Produk dikirim dari apotek terdekat dari rumahmu, diantar dalam waktu 1 jam.

Segera download Halodoc untuk pengalaman belanja obat online dengan praktis!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2025. Osteoarthritis.
National Health Service. Diakses pada 2025. Osteoporosis. 
Mayo Clinic. Diakses pada 2025. Scoliosis.
Mayo Clinic. Diakses pada 2025. Cerebral Palsy.