Ad Placeholder Image

Ini 5 Obat Dermatitis untuk Mengatasi Gatal dan Ruam Merah

9 menit
Ditinjau oleh  dr. Erlian Dimas SpDVE 26 Agustus 2026

Atasi dermatitis dengan obat-obatan seperti Kloderma, Mofacort, Medicort, Desolex dan Desolex- N yang bisa kamu beli di Halodoc.

Ini 5 Obat Dermatitis untuk Mengatasi Gatal dan Ruam MerahIni 5 Obat Dermatitis untuk Mengatasi Gatal dan Ruam Merah

DAFTAR ISI


Munculnya rasa gatal, ruam merah, dan kulit kering bisa jadi pertanda seseorang terkena dermatitis. Kondisi ini disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari genetik, infeksi, alergi, iritasi zat, atau sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif.1

Dermatitis memiliki varian yang beragam, seperti dermatitis atopik (eksim), dermatitis kontak, dan dermatitis seboroik (ketombe). Meskipun tidak menular, dermatitis bisa menyebabkan rasa tidak nyaman, yang jika digaruk akan merusak kulit dan menyebabkan luka terbuka.2

Ada beberapa cara untuk mengatasi kondisi ini, misalnya dengan menggunakan pelembap atau obat-obatan. Mau tahu apa saja rekomendasi obat dermatitis di apotek? Simak informasi selengkapnya berikut ini!

Apa Itu Dermatitis?

Dermatitis atau eksim adalah istilah umum untuk peradangan kulit. Kondisi ini dapat menyebabkan kulit menjadi gatal, kering, merah, dan meradang.1

Dermatitis dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk alergi, iritasi, genetika, dan masalah pada sistem kekebalan tubuh.2

Pilihan Obat Dermatitis yang Bisa Ditemukan di Apotek

Berikut beberapa obat yang efektif untuk meredakan dermatitis dan mudah dicari:

1. Kloderma 0.05% Cream 10 g

Rekomendasi obat dermatitis yang pertama adalah Kloderma 0.05% Cream. Obat oles ini mengandung Clobetasol Propionate, yaitu bahan aktif berdosis sangat kuat yang ampuh meredakan gatal dan kemerahan pada masalah kulit membandel, seperti eksim parah atau psoriasis.3

Cara menggunakannya:

  • Oleskan tipis-tipis pada kulit yang bermasalah sebanyak 1-2 kali sehari.3
  • Hindari penggunaan pada wajah (terutama kelopak mata), area genital, ketiak, atau lipatan selangkangan, dan jangan gunakan lebih dari 2 minggu berturut-turut.3,4
  • Penggunaannya tidak disarankan melebihi 50 gram per minggu untuk mencegah risiko efek samping sistemik seperti insufisiensi adrenal.5-7

Penting diingat, Kloderma tergolong obat keras sehingga penggunaannya wajib menggunakan resep dan berada di bawah pengawasan dokter.3

No registrasi BPOM: DKL8928601829A1

Mulai dari: Rp27.000 – Rp50.700 per tube.

Beli Kloderma 0.05% Cream 10 g di Toko Kesehatan Halodoc.

Pelajari fakta-fakta lain seputar dermatitis atopik di sini: “Tak Hanya Gatal, Dermatitis Atopik Berisiko Turunkan Kualitas Hidup Pengidapnya”. 

2. Mofacort 0.1 Cream 10g

Selanjutnya ada Mofacort Cream yang mengandung Mometasone 0.1%. Obat golongan kortikosteroid ini tergolong cukup kuat dan efektif untuk meredakan peradangan, kemerahan, dan pruritus (gatal) pada kasus dermatitis atopik maupun psoriasis.3

Dosis dan cara penggunaannya:

  • Oleskan secara tipis pada area kulit yang meradang 1 kali sehari.3,4
  • Hentikan pemakaian bila peradangan sudah terkendali. Hindari penggunaan pada area wajah.3,4

Sama seperti obat kortikosteroid lainnya, Mofacort tergolong obat keras. Kamu wajib berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan resep dan dosis yang paling tepat.3

No registrasi BPOM: DKL0328603629A1

Mulai dari: Rp104.900 per tube.

Beli Mofacort 0.1% Cream 10 g di Toko Kesehatan Halodoc.

3. Medicort Cream 5 g

Medicort Cream mengandung Fluticasone propionate 0.05% yang bekerja efektif mengecilkan pembuluh darah di area peradangan untuk mengurangi kemerahan, bengkak, dan gatal membandel. Sediaan krim ini sangat cocok untuk kondisi kulit yang basah atau meradang akut karena mudah menyerap.3

Aturan pakai Medicort Cream:

  • Bersihkan kulit, lalu oleskan krim tipis-tipis 1-2 kali sehari.3,4
  • Jangan ditutup dengan perban kedap udara kecuali atas instruksi medis.3,4

Obat ini merupakan obat keras. Hindari penggunaan pada area wajah lebih dari 5 hari karena kulit wajah sensitif dan rentan mengalami penipisan akibat steroid.3

No registrasi BPOM: DKL0528603929A1

Mulai dari: Rp34.300 – Rp54.200 per tube.

Beli Medicort Cream 5 g di Toko Kesehatan Halodoc.

4. Desolex Cream

Pilihan selanjutnya adalah Desolex Cream. Dengan kandungan Desonide 0.05%, obat ini berfungsi menekan reaksi peradangan pada kulit sehingga gejala iritasi pada dermatitis kontak maupun atopik dapat mereda dengan cepat.3,4

Cara menggunakan Desolex 0.05% Cream:

  • Oleskan pada area kulit yang sakit atau meradang sebanyak 2-4 kali sehari.3,4

Sebagai obat keras, penggunaannya membutuhkan resep dokter. Segera hentikan pemakaian dan konsultasikan ke dokter di Halodoc jika muncul reaksi iritasi atau sensasi terbakar pada kulit.4

No registrasi BPOM: DKL9728602529A1

Mulai dari: Rp37.600 per tube.

Beli Desolex 0.05% Cream 10 g di Toko Kesehatan Halodoc.

5. Desolex- N Cream

Jika dermatitis rentan atau sudah disertai dengan infeksi bakteri, Desolex-N Cream bisa menjadi pilihan tepat. Obat ini mengombinasikan kortikosteroid (Desonide) untuk meredakan radang dan alergi, serta antibiotik (Neomycin Sulfate) berspektrum luas untuk membasmi kuman penyebab infeksi.4

Dosis umum penggunaan obat ini:

  • Oleskan krim 2-3 kali sehari pada area kulit yang meradang atau terinfeksi.4

Karena mengandung antibiotik dan steroid, ini adalah obat keras. Penggunaan pada ibu hamil, ibu menyusui, maupun anak-anak harus sangat berhati-hati (hanya untuk jangka pendek) dan wajib menggunakan resep dokter.4

No registrasi BPOM: DKL0328603729A1

Mulai dari: Rp47.200 per tube.

Beli Desolex-N Cream 10 g di Toko Kesehatan Halodoc.

6. Prednicort 4 mg 10 Tablet

obat radang tenggorokan, obat radang

Rekomendasi terakhir adalah obat dengan kandungan methylprednisolone yaitu Prednicort 4 mg 10 Tablet.8

Kandungan methylprednisolone dari obat ini merupakan obat golongan kortikosteroid sistemik yang bekerja sebagai antiinflamasi (peradangan) dan imunosupresan.8

Pada kondisi dermatitis (peradangan kulit), sistem imun tubuh melepaskan zat peradangan yang menimbulkan gejala seperti kemerahan, gatal, bengkak, dan ruam di kulit.8

Obat ini biasanya diberikan dokter pada dermatitis sedang hingga berat, atau ketika krim kortikosteroid topikal saja tidak cukup efektif.8

Dosis dan aturan penggunaan obat: 

  • Dewasa: 4-48 mg per hari atau disesuaikan dengan kebutuhan klinis.8,9
  • Anak: 0.8 – 1.1 mg/kg BB per hari.8,9
  • Sebaiknya dikonsumsi setelah makan untuk mengurangi risiko iritasi atau gangguan iritasi pada lambung.8
  • Dikonsumsi secara utuh dengan air putih.8

Nomor registrasi: DKL03188117510A1

Mulai dari: Rp56.900 per strip. 

Beli Prednicort 4 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc. 

Apa Obat Gatal Ruam Merah?

Berikut ini ada beberapa pilihan kandungan obat yang umum digunakan untuk gatal dengan ruam merah:3

  • Calamine.
  • Hydrocortisone.
  • Mometasone furoate.
  • Betamethasone.
  • Clotrimazole.
  • Miconazole.
  • Ketoconazole.
  • Cetirizine.
  • Loratadine.
  • Diphenhydramine.
  • Chlorpheniramine maleate (CTM).

Perawatan Tambahan untuk Dermatitis

Selain menggunakan obat dermatitis, ada beberapa langkah perawatan tambahan yang dapat membantu mengelola kondisi ini:

  • Kompres dingin: Mengompres area yang terkena dengan kain dingin dapat membantu mengurangi gatal dan peradangan.2
  • Mandi air hangat: Mandi dengan air hangat (bukan panas) dan gunakan sabun yang lembut dan bebas pewangi.3
  • Hindari pemicu: Identifikasi dan hindari pemicu dermatitis, seperti alergen, iritan, dan stres.4

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan dengan dokter jika:

  • Gejala dermatitis tidak membaik dengan pengobatan rumahan.2
  • Kulit terinfeksi (misalnya, mengeluarkan nanah atau terasa sangat sakit).8
  • Dermatitis memengaruhi kualitas hidup.8

Demikianlah beberapa obat dermatitis ampuh dan efektif yang bisa dicari di apotek. Jika kamu ragu terkait penggunaan dan dosis obat di atas, segera lakukan konsultasi dokter spesialis kulit di Halodoc. 

Kamu bisa beli obat online atau produk kesehatan lainnya dengan praktis dan mudah di Apotek Online Halodoc

Toko Kesehatan Halodoc produknya 100% asli dan tepercaya. Tanpa perlu antre, obat bisa diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat dari lokasi kamu berada. 

Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga dan dapatkan obat dari apotek 24 jam terdekat!

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc. 

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
Referensi: 
1. Cleveland Clinic. Dermatitis. Tersedia di: https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/4089-dermatitis [Diakses pada Agustus 2026]
2. Mayo Clinic. Dermatitis. Tersedia di: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dermatitis-eczema/symptoms-causes/syc-20352380 [Diakses pada Agustus 2026]
3. Eichenfield LF, et al. Guidelines of care for the management of atopic dermatitis: section 2. Management and treatment of atopic dermatitis with topical therapies. J Am Acad Dermatol. 2014;71(1):116-32.
4. Wollenberg A, et al. European guideline (EuroGuiDerm) on atopic eczema–part II: non‐systemic treatments and treatment recommendations for special AE patient populations. J Eur Acad Dermatol Venereol. 2022;36(11):1904-26.
5. de la Fuente-García A, Get al. Role of the ACTH test and estimation of a safe dose for high potency steroids in vitiligo: A prospective randomized study. Indian Dermatol Online J. 2014;5(2):117. 
6. Erdem B, et al. Evaluation of psoriasis patients with long-term topical corticosteroids for their risk of developing adrenal insufficiency, Cushing’s syndrome and osteoporosis. J Dermatolog Treat. 2024;35(1):2298880.
7. Dailymed. Label: CLOBETASOL PROPIONATE- clobetasol propionate ointment usp, 0.05% ointment. Tersedia di: https://dailymed.nlm.nih.gov/dailymed/drugInfo.cfm?setid=1f076779-3f76-47d5-99f0-9b0b2d3f5fac [Diakses pada Agustus 2026]
8. Sidbury R, et al. Guidelines of care for the management of atopic dermatitis: section 3. Management and treatment with phototherapy and systemic agents. J Am Acad Dermatol. 2014;71(2):327-49.
9. MIMS. Methylprednisolone. Tersedia di: https://www.mims.com/indonesia/drug/info/methylprednisolone?mtype=generic [Diakses pada Agustus 2026]

FAQ

1. Dermatitis sembuh pakai apa? 

Dermatitis umumnya ditangani dengan kortikosteroid topikal seperti hydrocortisone, mometasone furoate, atau betamethasone untuk mengurangi peradangan dan gatal, serta antihistamin seperti cetirizine, loratadine, atau CTM bila gatal mengganggu. Pada kasus ringan, calamine dapat membantu menenangkan kulit.

2. Dermatitis disebabkan oleh apa? 

Dermatitis dapat disebabkan oleh reaksi alergi, iritasi bahan kimia (seperti sabun, deterjen, atau kosmetik), paparan logam (misalnya nikel), kulit kering, infeksi, faktor genetik, serta stres yang dapat memperburuk peradangannya.

3. Obat apa saja yang bisa digunakan untuk mengobati dermatitis? 

Obat yang dapat digunakan untuk mengobati dermatitis adalah: