Ad Placeholder Image

Ini 5 Penyebab Panas Dingin dan Cara Mengatasinya

11 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Juni 2026

Sensasi panas dingin pada tubuh terjadi karena perubahan suhu tubuh, respons emosional, atau pengaruh obat-obatan tertentu.

Ini 5 Penyebab Panas Dingin dan Cara MengatasinyaIni 5 Penyebab Panas Dingin dan Cara Mengatasinya

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu merasakan sensasi menggigil yang hebat, kulit terasa dingin saat disentuh, namun di saat yang bersamaan bagian dalam tubuhmu terasa membara? Kondisi suhu badan dingin tapi terasa panas, atau yang sering disebut sebagai “panas dingin” (chills), sebenarnya adalah mekanisme pertahanan alami tubuh. Fenomena ini biasanya terjadi saat pusat pengatur suhu di otak, yaitu hipotalamus, meningkatkan “set point” suhu tubuh untuk membantu sistem imun melawan infeksi bakteri atau virus.

Saat tubuh mendeteksi adanya ancaman, hipotalamus akan memerintahkan otot-otot untuk berkontraksi dan berelaksasi dengan cepat guna menghasilkan panas. Inilah yang menyebabkan sensasi menggigil atau kedinginan. Namun, karena suhu internal sedang meningkat menuju titik demam, kamu akan merasa panas di saat yang bersamaan. Memahami penyebab di balik keluhan ini sangat penting agar kamu bisa mengambil langkah penanganan yang tepat dan tidak panik saat gejala muncul secara tiba-tiba.

Jika kondisi ini dibiarkan tanpa penanganan, rasa tidak nyaman bisa mengganggu aktivitas harian dan kualitas istirahatmu. Padahal, tubuh membutuhkan energi ekstra untuk proses pemulihan. Penting untuk segera mengidentifikasi apakah kondisi ini disertai gejala lain seperti nyeri sendi, pusing, atau lemas. Jika kamu merasa gejalanya semakin mengganggu, sangat disarankan untuk melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna mendapatkan diagnosis yang lebih akurat.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk kesehatan yang bisa membantu meredakan rasa tidak nyaman saat mengalami panas dingin? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Produk Kesehatan untuk Panas Dingin yang Ampuh

Berikut adalah beberapa produk kesehatan mulai dari obat penurun panas hingga suplemen vitamin yang dapat membantu mengembalikan kondisi tubuhmu menjadi lebih bugar:

1. Panadol 500 mg 10 Kaplet

Panadol merupakan obat yang mengandung bahan aktif Paracetamol. Sebagai apoteker, saya sering merekomendasikan produk ini karena profil keamanannya yang baik untuk lambung jika diminum sesuai dosis. Paracetamol bekerja sebagai antipiretik (penurun panas) dengan cara menghambat pusat pengaturan panas di hipotalamus, serta bekerja sebagai analgesik (pereda nyeri) dengan menghambat sintesis prostaglandin.

Manfaat utama obat ini adalah menurunkan suhu tubuh saat demam dan meredakan nyeri ringan hingga sedang seperti sakit kepala atau nyeri otot yang sering menyertai kondisi panas dingin.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak usia di atas 12 tahun: 1-2 kaplet, 3-4 kali sehari (maksimal 8 kaplet dalam 24 jam).
  • Anak usia 6-11 tahun: 1/2-1 kaplet, 3-4 kali sehari.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Pastikan untuk memberikan jeda minimal 4 jam antar dosis.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Panadol 500 mg 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Sanmol 500 mg 10 Tablet

Sanmol adalah merek terpercaya lainnya yang mengandung Paracetamol 500 mg. Obat ini bekerja secara sistemik untuk membantu menstabilkan kembali suhu tubuh yang sedang fluktuatif. Cara kerjanya fokus pada sistem saraf pusat untuk mengurangi sensitivitas terhadap rasa nyeri dan menurunkan suhu panas tubuh.

Manfaat Sanmol sangat efektif untuk mengatasi gejala demam yang diawali dengan menggigil (panas dingin) serta membantu meredakan rasa tidak nyaman pada seluruh tubuh.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet, 3-4 kali sehari.
  • Anak 6-12 tahun: 1/2 – 1 tablet, 3-4 kali sehari.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Sebaiknya dikonsumsi setelah makan untuk menghindari rasa tidak nyaman pada pencernaan bagi yang memiliki riwayat lambung sensitif.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sanmol 500 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mengatasi Panas Dingin di Rumah
  1. Gunakan pakaian yang nyaman dan tidak terlalu tebal agar panas tubuh bisa keluar.
  2. Perbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi akibat peningkatan suhu tubuh.
  3. Kompres dahi atau lipatan ketiak dengan air hangat (bukan air dingin) untuk membantu menurunkan suhu.

3. Proris 200 mg 10 Kaplet

Proris mengandung Ibuprofen, yang merupakan golongan Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drug (NSAID). Berbeda dengan paracetamol, ibuprofen tidak hanya menurunkan panas dan meredakan nyeri, tetapi juga memiliki efek antiinflamasi (anti-peradangan). Obat ini bekerja dengan menghambat enzim siklooksigenase (COX-1 dan COX-2) sehingga produksi prostaglandin sebagai pemicu panas dan nyeri berkurang.

Manfaatnya sangat terasa jika kondisi panas dingin kamu disertai dengan peradangan, seperti radang tenggorokan atau pembengkakan ringan pada kelenjar.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 kaplet (200 mg), 3-4 kali sehari.
  • Diberikan sesudah makan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Hindari penggunaan jika kamu memiliki riwayat tukak lambung atau alergi terhadap obat golongan NSAID.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Proris 200 mg 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Enervon-C 30 Tablet

Saat tubuh mengalami sensasi panas dingin, itu adalah tanda bahwa sistem imun sedang bekerja keras. Enervon-C hadir sebagai suplemen multivitamin yang mengandung Vitamin C 500 mg, Vitamin B1, B2, B6, B12, Niasinamida, dan Kalsium Pantotenat. Kombinasi ini membantu menjaga daya tahan tubuh agar tidak semakin drop.

Manfaat Vitamin C di dalamnya berperan sebagai antioksidan, sementara Vitamin B kompleks membantu proses metabolisme tubuh dalam menghasilkan energi yang dibutuhkan untuk pemulihan.

Dosis dan aturan pakai:

  • 1 tablet sehari.
  • Dikonsumsi setelah makan untuk membantu penyerapan maksimal.

Produk ini termasuk kategori vitamin dan suplemen yang aman dikonsumsi setiap hari untuk menjaga stamina.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Enervon-C 30 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

5. Redoxon Double Action 10 Tablet Effervescent

Redoxon Double Action menggabungkan kekuatan Vitamin C dosis tinggi (1000 mg) dengan Zinc. Zinc adalah mineral esensial yang sangat penting dalam pembentukan sel imun. Ketika dikombinasikan dengan Vitamin C, keduanya bekerja secara sinergis untuk memperkuat benteng pertahanan tubuh terhadap serangan virus dan bakteri.

Manfaat utamanya adalah mempercepat proses pemulihan saat kamu mulai merasakan gejala panas dingin atau tidak enak badan.

Dosis dan aturan pakai:

  • 1 tablet effervescent per hari.
  • Larutkan ke dalam segelas air (sekitar 200ml) dan segera minum setelah tablet melarut sempurna.

Produk ini termasuk kategori suplemen. Efek effervescent-nya memberikan sensasi segar yang bisa membantu melegakan tenggorokan saat kondisi tubuh sedang kurang fit.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Redoxon Double Action di Toko Kesehatan Halodoc

Penyebab Medis Suhu Badan Dingin tapi Terasa Panas

1. Infeksi Virus dan Bakteri

Ini adalah penyebab paling umum. Virus flu, COVID-19, hingga infeksi bakteri seperti tipes dapat memicu respon peradangan sistemik. Tubuh merasa dingin karena panas sedang “dikunci” di dalam organ vital untuk membunuh kuman, sehingga permukaan kulit terasa dingin namun suhu internal sangat tinggi.

2. Gangguan Kecemasan (Anxiety)

Kesehatan mental ternyata bisa bermanifestasi secara fisik. Saat seseorang mengalami serangan panik atau kecemasan berat, sistem saraf simpatis memicu respon “fight or flight” yang dapat mengganggu sistem termoregulasi tubuh, menyebabkan keringat dingin sekaligus rasa panas membara di dada atau wajah.

3. Paparan Suhu Ekstrem

Berada di lingkungan yang sangat dingin dalam waktu lama dapat menyebabkan hipotermia ringan, di mana tubuh menggigil hebat untuk memproduksi panas. Sebaliknya, heat exhaustion juga bisa menyebabkan gejala serupa di mana tubuh gagal mendinginkan diri, sehingga kamu merasa kedinginan meski suhu lingkungan panas.

Studi Mengenai Termoregulasi dan Demam

Journal of Clinical Medicine menerbitkan studi di tahun 2021 yang menjelaskan bahwa menggigil (chills) adalah mekanisme fisiologis yang bertujuan untuk mencapai suhu demam target yang ditetapkan oleh hipotalamus.

Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan antipiretik seperti paracetamol secara tepat waktu dapat mengurangi beban metabolisme pada pasien yang mengalami menggigil hebat, karena menggigil meningkatkan konsumsi oksigen tubuh hingga 200-300 persen.

Kondisi suhu badan dingin tapi terasa panas memang mengkhawatirkan, namun dengan penanganan yang tepat, gejala ini biasanya akan mereda dalam 1-3 hari. Pastikan kamu beristirahat total dan menghindari aktivitas fisik berat selama masa pemulihan.

Jika gejala tidak kunjung membaik setelah 3 hari atau suhu tubuh mencapai di atas 39 derajat Celcius, segera hubungi tenaga medis. Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat dengan beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc agar mendapatkan penanganan yang lebih spesifik sesuai kondisi medis kamu.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Fever: Symptoms and Causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Chills: Causes and Treatment.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Management of Fever in Children.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Penanganan Pertama pada Demam.
PubMed – National Center for Biotechnology Information. Diakses pada 2026. Thermoregulation in Infectious Diseases.

FAQ

1. Apakah berbahaya jika suhu badan dingin tapi terasa panas?

Biasanya ini adalah gejala awal infeksi dan tidak berbahaya jika suhu tubuh masih di bawah 38.5°C. Namun, jika disertai kejang atau sesak napas, segera ke IGD.

2. Bolehkah mandi saat mengalami panas dingin?

Boleh, namun gunakanlah air hangat. Mandi air hangat membantu relaksasi otot dan membantu pori-pori kulit melepaskan panas tubuh secara perlahan.

3. Mengapa saat menggigil kita ingin memakai selimut tebal?

Karena otak menganggap suhu tubuhmu saat ini “terlalu dingin” dibanding target suhu baru yang ditetapkan hipotalamus. Namun, hindari selimut yang terlalu tebal karena justru bisa memerangkap panas secara berlebihan.

4. Kapan waktu terbaik minum obat penurun panas?

Minumlah obat saat suhu tubuh mulai melewati 38°C atau saat rasa menggigil sudah mulai mengganggu istirahat dan membuat tubuh terasa sangat nyeri.

## Punya Keluhan Suhu Badan Tidak Menentu? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu merasakan sensasi suhu badan dingin tapi terasa panas dan bingung apa penyebabnya? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[Halodoc Intelligent Digital Assistant](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.