Ad Placeholder Image

Ini 5 Rekomendasi Obat yang Mengandung Methylprednisolone

6 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   26 September 2025

Methylprednisolone tersedia dalam beberapa merek dagang. Kamu bisa temukan pada Prednicort, Tisolon, hingga Toras yang bisa di beli di Toko Kesehatan Halodoc.

Ini 5 Rekomendasi Obat yang Mengandung MethylprednisoloneIni 5 Rekomendasi Obat yang Mengandung Methylprednisolone

DAFTAR ISI


Methylprednisolone adalah salah satu kandungan yang dikenal untuk meredakan peradangan atau reaksi alergi. Obat ini sering diresepkan dokter karena manfaatnya yang luas. 

Obat bekerja dengan menekan reaksi sistem imun tubuh yang berlebihan. Proses tersebut efektif mengatasi penyakit autoimun dan reaksi alergi berat.

Nah, mau tahu apa saja obat  yang mengandung methylprednisolone

Rekomendasi Obat yang Mengandung Methylprednisolone

Berikut beberapa rekomendasi obat yang mengandung methylprednisolone yang bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan medis dan kondisi yang sedang dialami: 

1. Prednicort 4 mg 10 Tablet

Pilihan pertama adalah Prednicort 4 mg 10 Tablet yang merupakan salah satu obat yang mengandung methylprednisolone yang banyak diresepkan untuk membantu meredakan peradangan, alergi, hingga gangguan autoimun. 

Obat ini bekerja menekan reaksi berlebihan sistem imun sehingga gejala dapat berkurang lebih cepat.

Dosis dan aturan penggunaan obat: 

  • Dosis dewasa: 4 – 48 mg per hari, disesuaikan dengan kebutuhan klinis. 
  • Dosis anak: 0.8 – 1.1 mg/kg BB per hari. 
  • Dosis bersifat individual, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. 
  • Sebaiknya diminum setelah makan untuk membantu mengurangi risiko iritasi atau gangguan pada lambung. 
  • Telan tablet secara utuh dengan air putih. 

Nomor registrasi: DKL0318817510A1

Mulai dari: Rp56.900 per strip. 

Dapatkan Prednicort 4 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc. 

Catat, Ini Jenis Penyakit yang BIsa Sembuh dengan Methylprednisolone. 

2. Methylprednisolone 8 mg 10 Tablet

Methylprednisolone 8 mg 10 Tablet adalah obat kortikosteroid yang digunakan untuk mengatasi peradangan, alergi berat, hingga penyakit autoimun.

Mengandung methylprednisolone dengan dosis 8 mg, obat ini membantu menekan reaksi imun berlebihan sehingga gejala dapat lebih cepat terkontrol.

Dosis dan aturan penggunaan obat: 

  • Dosis dewasa: 4 – 48 mg per hari, disesuaikan dengan kebutuhan klinis. 
  • Dosis anak: 0.8 – 1.1 mg/kg BB per hari. 
  • Dosis bersifat individual, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. 
  • Sebaiknya diminum setelah makan untuk membantu mengurangi risiko iritasi atau gangguan pada lambung. 
  • Telan tablet secara utuh dengan air putih. 

Nomor registrasi: GKL0802339210B1

Mulai dari: Rp15.600 per strip. 

Dapatkan Methylprednisolone 8 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc. 

3. Tisolon 4 mg 10 Tablet

Tisolon 4 mg 10 Tablet mengandung methylprednisolone yang bermanfaat untuk meredakan peradangan, reaksi alergi, hingga penyakit autoimun tertentu.

Obat ini  membantu mengontrol gejala secara efektif tanpa mengganggu fungsi tubuh lainnya. 

Agar hasil terapi maksimal dan tetap aman, penggunaan Tisolon sebaiknya mengikuti resep serta anjuran dokter.

Dosis dan aturan penggunaan obat: 

  • Dosis awal dewasa: 4 – 80 mg/hari. 
  • Dosis awal anak-anak: 0.8 – 1.1 mg/KG BB. 
  • Dosis pemeliharaan dewasa 4 – 8 mg/hari.
  • Dosis awal anak-anak: 2-4 mg/hari, dapat ditingkatkan sampai 8 mg/hari. 
  • Dosis substitusi: 4-8 mg/hari, dalam keadaan stres dapat ditingkatka mejadi 16 mg/hari. 
  • Dikonsumsi sesudah makan. 

Nomor registrasi: DKL0618215910A1

Mulai dari: Rp37.100 per strip. 

Dapatkan Tisolon 4 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc. 

4. Rhemafar 4 mg 10 Kaplet

Rhemafar 4 mg 10 Kaplet adalah obat kortikosteroid yang mengandung methylprednisolone, digunakan untuk membantu meredakan peradangan, alergi, serta berbagai keluhan akibat gangguan autoimun.

Mengandung methylprednisolone 4 mg, obat ini bekerja menekan reaksi berlebihan sistem imun sehingga gejala bisa lebih cepat teratasi.

Dosis dan aturan penggunaan obat: 

  • Dosis awal dewasa: 4 – 80 mg/hari. 
  • Dosis awal anak-anak: 0.8 – 1.1 mg/KG BB. 
  • Dosis pemeliharaan dewasa 4 – 8 mg/hari, dapat ditingkatkan sampai 16 mg/hari. 
  • Dosis awal anak-anak: 2-4 mg/hari, dapat ditingkatkan sampai 8 mg/hari. 
  • Dosis substitusi: 4-8 mg/hari, dalam keadaan stres dapat ditingkatkan menjadi 16 mg/hari. 
  • Dikonsumsi sesudah makan. 

Nomor registrasi: DKL1109222004B1

Mulai dari: Rp16.700 per strip. 

Dapatkan Rhemafar 4 mg 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc. 

Ketahui Methylprednisolone vs Prednisone: Apa Bedanya Sih?

5. Toras 8 mg 10 Tablet

Toras 8 mg 10 Tablet hadir sebagai pilihan terakhir terapi kortikosteroid dengan kandungan methylprednisolone.

Obat ini diresepkan dokter untuk menangani kondisi seperti radang sendi, alergi berat, hingga gangguan pada sistem kekebalan tubuh.

Dengan dosis 8 mg, Toras membantu mengurangi rasa tidak nyaman akibat peradangan sekaligus mendukung pemulihan yang lebih baik.

Dosis dan aturan penggunaan obat: 

  • Dosis awal dewasa: 4 – 80 mg/hari. 
  • Dosis awal anak-anak: 0.8 – 1.1 mg/KG BB. 
  • Dosis pemeliharaan dewasa 4 – 8 mg/hari, dapat ditingkatkan sampai 16 mg/hari. 
  • Dosis awal anak-anak: 2-4 mg/hari, dapat ditingkatkan sampai 8 mg/hari. 
  • Dosis substitusi: 4-8 mg/hari, dalam keadaan stres dapat ditingkatkan menjadi 16 mg/hari. 
  • Dikonsumsi sesudah makan. 

Nomor registrasi: DKL07216331210B1

Mulai dari: Rp54.800 per strip. 

Dapatkan Toras 8 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc.

Riset Terkait Kandungan Methylprednisolone

Beberapa penelitian menunjukkan manfaat sekaligus  cara kerja methylprednisolone, salah satunya yang diterbitkan pada StatPearls, dengan temuan: 

  • Methylprednisolone termasuk obat kortikosteroid sintetis yang bekerja menekan peradangan dan sistem kekebalan tubuh. 
  • Obat ini sekitar 5 kali lebih kuat dibandingkan hydrocortisone (kortisol) dalam meredakan peradangan, tetapi memiliki efek samping terhadap keseimbangan garam dan cairan tubuh yang lebih sedikit.
  • Obat ini juga bisa menekan kerja sistem kekebalan tubuh yang berlebihan. 
  • Karena manfaat sekaligus risikonya yang besar, methylprednisolone hanya boleh digunakan sesuai petunjuk dokter dan tidak boleh sembarangan.

Ketahui informasi lengkap terkait kandungan Methylprednisolone di artikel berikut: Methylprednisolone: Dosis, Manfaat, Aturan Pakai & Efek Samping. 

Meski bermanfaat, penggunaan obat ini tidak boleh sembarangan karena perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing. 

Untuk mendapatkan terapi yang tepat dan aman, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter spesialis penyakit dalam.

Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan obat atau produk kesehatan lainnya yang kamu butuhkan di Toko Kesehatan Halodoc.

Produknya 100% asli original dan tepercaya. Tak perlu keluar rumah, produk diantar dalam waktu 1 jam. 

Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi: 
Mayo Clinic. Diakses pada 2025. Methylprednisolone (Oral Route). 
StatPearls. Diakses pada 2025. Methylprednisolone.