Ini 7 Cara Mengobati Penyakit Ginjal Stadium Awal

5 menit
Ditinjau oleh  dr. Rizal Fadli   11 April 2024

“Cara mengobati penyakit ginjal stadium awal berfokus untuk mempertahankan kesehatan ginjal sebaik mungkin dengan melakukan perubahan gaya hidup. Contohnya mengelola kadar gula darah, menjaga tekanan darah normal, hingga mengatur pola makan sehat untuk ginjal.”

Ini 7 Cara Mengobati Penyakit Ginjal Stadium AwalIni 7 Cara Mengobati Penyakit Ginjal Stadium Awal

DAFTAR ISI

  1. Cara Mengobati Penyakit Ginjal Stadium Awal
  2. Tanda Penyakit Ginjal Stadium Awal

Hubungi Admin Whatsapp Halodoc untuk Booking Cek Fungsi Ginjal Mulai dari Rp 399rb!


Halodoc, Jakarta – Memiliki penyakit ginjal berarti ada kerusakan pada ginjal kamu yang membuat organ tersebut tidak berfungsi dengan optimal.

Ini merupakan penyakit kronis, karena fungsi ginjal perlahan-lahan memburuk seiring berjalannya waktu hingga akhirnya organ tersebut gagal berfungsi. 

Penyakit ginjal sering kali tidak menimbulkan gejala pada awalnya.

Itulah mengapa penyakit ini seringkali baru diketahui ketika sudah berkembang pada stadium lanjut.

Namun, penyakit ginjal terkadang tidak sengaja terdeteksi ketika seseorang menjalani tes urine atau darah untuk kondisi lain.

Nah, bila penyakit ginjal terdeteksi pada stadium awal, pengobatan yang dilakukan mungkin masih bisa mengembalikan fungsi ginjal seperti semula.

Karena itu, ketahui cara mengobati penyakit ginjal stadium awal di sini.

Cara Mengobati Penyakit Ginjal Stadium Awal

Karena pada dasarnya ginjal masih berfungsi dengan baik, cara mengobati penyakit ginjal stadium awal adalah berfokus untuk mempertahankan fungsi ginjal sebaik mungkin dengan perubahan gaya hidup.

Berikut gaya hidup yang bisa dilakukan:

1. Kelola gula darah bila kamu mengidap diabetes

Kamu bisa mengelola gula darah dengan mengurangi asupan gula, memperbanyak mengonsumsi makanan sehat, berolahraga secara teratur, dan minum obat sesuai anjuran dokter.

2. Jaga tekanan darah tetap normal

Selain gula darah, kamu juga perlu menjaga tekanan darah tetap normal untuk menjaga kesehatan ginjal.

Berikut kadar yang disarankan:

  • 125/75 untuk pengidap diabetes,
  • 125/75 untuk non-diabetes dengan proteinuria, dan
  • 130/85 untuk non-diabetes dan non-proteinuria.

3. Atur pola makan sehat untuk ginjal

Konsumsi makanan yang sehat dengan banyak buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian. Hindari asupan gula, garam, dan lemak.

Jangan makan terlalu banyak protein, tetapi pastikan kamu mendapatkan cukup kalori sehat.

4. Berhenti merokok

Merokok sudah diketahui bisa merusak ginjal dengan berbagai cara.

Karena itu, usahakanlah untuk berhenti merokok agar kerusakan ginjal tidak bertambah semakin parah.

5. Berolahraga secara teratur

Berolahraga lah selama 30 menit sehari, setidaknya lima hari seminggu.

Hal ini bisa membantu kamu mencapai dan menjaga berat badan yang sehat yang baik untuk kesehatan ginjal.

6. Berhati-hati saat ingin mengonsumsi obat

Sebisa mungkin hindari mengonsumsi obat penghilang rasa sakit dan obat lain yang bisa memperburuk penyakit ginjal kamu.

7. Temui dokter

Tanyakan pada dokter apakah ada obat yang bisa kamu minum untuk membantu melindungi ginjal kamu dan minum obat persis seperti yang dianjurkan dokter.

Tanda  Penyakit Ginjal Stadium Awal

Karena ginjal masih berfungsi cukup baik meski sedikit rusak, kebanyakan orang tidak tahu bahwa mereka mengidap penyakit ginjal stadium awal.

Bila mereka mengetahuinya, biasanya karena mereka sedang melakukan pemeriksaan untuk kondisi lain, seperti diabetes atau tekanan darah tinggi, yang merupakan dua penyebab utama penyakit ginjal.

Penyakit ginjal stadium awal paling sering didiagnosis melalui satu atau lebih cara berikut:

  • Tes darah.
  • Tes urine.
  • Tes pencitraan, biasanya CT scan atau MRI.

Bila kamu memiliki penyakit ginjal stadium awal, darahmu kemungkinan akan menunjukkan:

  • Tingkat protein yang lebih tinggi dari normal, terutama albumin.
  • Tingkat urea yang lebih tinggi dari normal. Urea adalah produk akhir dari metabolisme protein yang biasanya diekskresikan dalam urine.
  • Kadar kreatinin (produk limbah metabolisme otot) yang lebih tinggi dari normal.

Kadar kreatinin adalah yang digunakan dokter untuk menghitung stadium penyakit ginjal yang kamu alami saat ini.

Mereka menggunakannya untuk menghitung eGFR kamu, atau perkiraan laju filtrasi glomerulus.

Hal itu untuk menentukan seberapa efisien ginjal kamu menyaring limbah dan kotoran.

Ginjal yang sehat akan berfungsi pada 90% atau lebih baik, sehingga akan memiliki eGFR 90 atau lebih.

Seseorang dengan penyakit ginjal stadium awal masih akan memiliki eGFR 90 atau lebih. Setelah eGFR turun menjadi antara 60 dan 89, kamu umumnya dianggap sudah memasuki stadium 2. 

Namun, eGFR dalam kisaran tersebut terkadang bisa dianggap normal, tergantung pada usia, berat badan, jenis kelamin, dan berbagai faktor kesehatan kamu.

Tanda-tanda lain dari penyakit ginjal stadium awal antara lain:

  • Darah dalam urine, atau hematuria (meskipun ini juga bisa disebabkan oleh penyebab lain).
  • Tingkat protein yang lebih tinggi dari normal dalam urine, atau proteinuria.
  • Bukti yang terlihat dari kerusakan struktural melalui CT scan, MRI, ultrasound, atau x-ray dengan kontras.

Begitu kamu didiagnosis mengidap penyakit ginjal, sebaiknya lakukan lah tes darah dan urine secara teratur untuk memantau fungsi ginjal dan perkembangan kerusakannya. J

ika penyakitnya berkembang, dokter mungkin pada akhirnya ingin melakukan biopsi ginjal pada tahap selanjutnya untuk menentukan tingkat kerusakannya, tetapi itu tidak diperlukan pada tahap awal.

Gaya hidup sehat dan pengobatan untuk kondisi medis terkait dan faktor risiko, seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung, bisa membantu memperlambat perkembangan penyakit ginjal, dan menjaga kesehatan ginjal lebih lama.

Lakukan Tes Pemantauan Fungsi Ginjal Bisa di Rumah Pakai Halodoc

Kamu juga perlu rutin memeriksa ginjal apabila telah didiagnosis mengalami penyakit ginjal stadium awal.

Dengan rutin memeriksakan fungsi ginjal, komplikasi akibat kondisi tersebut bisa dicegah.

Apabila kamu butuh memeriksa fungsi ginjal, tak perlu repot ke klinik atau rumah sakit.

Kini, kamu bisa melakukan Tes Pemantauan Fungsi Ginjal di rumah saja melalui layanan Home Lab Halodoc.

Nah, ada beberapa keunggulan dari layanan tes lab ini, antara lain:

✔ Tak perlu repot keluar rumah.

✔ Hemat waktu dan biaya

✔ Tenaga kesehatan responnya cepat.

✔ Protokol kesehatan ketat.

✔ Sampel diambil secara aman dan steril.

✔ Sampel darah akan dibawa langsung ke laboratorium setelah diambil (tidak ada transit).

✔ Peralatan yang digunakan berkualitas, aman, tersegel, dan sesuai standarisasi.

✔ Harga tes lab ini mulai dari Rp 399.000,- dan semua layanan tes lab terdiri dari pemeriksaan laboratorium dan konsultasi dokter.

✔ Hasil tes akan keluar dalam waktu 1 hari.

✔ Setelah tes, kamu akan mendapatkan voucher 25 ribu untuk konsultasi hasil dengan dokter tepercaya di Halodoc.

Booking Tes Pemantauan Fungsi Ginjal Lebih Mudah di Rumah Lewat Halodoc.

Kamu bisa order melalui aplikasi atau hubungi langsung nomor WhatsApp 0888-0999-9226

Mudah sekali bukan? Pesan layanan Homelab sekarang juga!

Layanan Home Lab Halodoc
Referensi:
Responsum Health. Diakses pada 2024. What Is Stage 1 CKD?
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Kidney Disease / Chronic Kidney Disease.
National Health Service. Diakses pada 2024. Chronic kidney disease

Mulai Rp50 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Ahli seputar Kesehatan