• Home
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Penyakit Ginjal

Penyakit Ginjal

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
penyakit ginjal

Pengertian Penyakit Ginjal

Ginjal adalah dua buah organ yang berbentuk seperti kacang merah yang berada di kedua sisi tubuh bagian belakang atas, tepatnya di bawah tulang rusuk manusia. Ginjal ini mempunyai beberapa fungsi, di antaranya untuk menghasilkan renin yang merupakan enzim untuk mengatur tekanan darah. Tidak hanya itu, ginjal juga menghasilkan senyawa eritropoeting yang berfungsi untuk menstimulasi produksi sel darah merah.

Baca jugaBenarkah Sering Minum Soda Bisa Terkena Penyakit Ginjal?

Selain itu, ginjal juga berfungsi untuk menyaring ampas metabolisme tubuh. Bahkan ginjal yang sehat bisa menjaga kadar garam dan mineral tetap seimbang dalam tubuh. Hal yang tidak kalah penting, ginjal mampu menghasilkan senyawa aktif dari vitamin D agar kesehatan tulang tetap terjaga.

Ketika ginjal mengalami gangguan, maka sisa-sisa metabolisme tubuh akan menyebabkan terjadinya pembengkakan pada bagian pergelangan kaki, muntah-muntah, sesak napas dan kurang tidur. Jika tidak segera ditangani, penyakit ginjal ini pun merupakan kondisi yang cukup berbahaya lho!

 

Jenis Penyakit Ginjal

Penyakit ginjal sendiri terdiri dari berbagai jenis yang berbeda. Berikut ini jenis penyakit ginjal yang sering terjadi:

1. Penyakit Ginjal Kronis

Kondisi ini dikenal juga sebagai gagal ginjal kronis. Kondisi ini terjadi saat fungsi ginjal hilang secara bertahap. Saat kondisi ini terjadi, perlahan akan terjadi penumpukan limbah atau zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. Lama-kelamaan dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada organ lain.

2. Penyakit Ginjal Akut

Penyakit ginjal akut atau gagal ginjal akut merupakan kondisi di mana fungsi ginjal menghilang secara tiba-tiba.

3. Batu Ginjal

Batu ginjal berbentuk benda padat atau kerikit yang terdapat dalam salah satu atau kedua ginjal. Biasanya, kondisi ini terjadi akibat tingginya kadar mineral tertentu dalam urine.

4. Infeksi Ginjal

Kondisi ini dikenal juga sebagai pyelonephritis. Penyakit ginjal ini bisa terjadi akibat kondisi infeksi saluran kemih yang tidak diatasi dengan baik. Hasilnya, bakteri bergerak menuju ginjal dan menyebabkan infeksi.

5. Penyakit Ginjal Polikistik

Penyakit ginjal poliskistik atau Polycystic Kidney Disease (PKD) merupakan kondisi kelainan genetik yang menyebabkan munculnya kista pada ginjal.

 

Penyebab Penyakit Ginjal

Ada beberapa pemicu yang menyebabkan seseorang mengalami kondisi penyakit ginjal. Mulai dari tekanan darah tinggi, riwayat penyakit diabetes, adanya gangguan pada penyaringan ginjal, hingga riwayat keluarga dengan batu ginjal atau ginjal polikistik.

Namun tidak hanya itu, gaya hidup yang kurang sehat, seperti terlalu banyak mengonsumsi alkohol, kurang berolahraga, memiliki pola makan tinggi garam dan gula, serta jarang mengonsumsi air putih menjadi pemicu lain seseorang rentan mengalami penyakit ginjal.

Baca jugaHati-Hati, Anak-Anak Juga Bisa Kena Gagal Ginjal Akut

 

Gejala Penyakit Ginjal

Nyatanya, gejala penyakit ginjal yang muncul pada tiap pengidap akan dirasakan berbeda. Hal ini disebabkan oleh perbedaan jenis penyakit ginjal yang dialami. Bahkan, beberapa jenis penyakit ginjal tidak menunjukkan gejala apapun di awal kondisi ini terjadi.

Oleh karena itu, sebaiknya ketahui lebih banyak gejala kesehatan yang terkait dengan penyakit ginjal.

  1. Kamu akan mengalami kondisi kelelahan, kurang berenergi, bahkan kesulitan untuk berkonsentrasi.
  2. Mengalami gangguan tidur.
  3. Perubahan pada kesehatan kulit yang menjadi lebih kering dan gatal.
  4. Mengalami peningkatkan frekuensi buang air kecil.
  5. Terdapat darah dalam urine.
  6. Urine yang berbusa dan memiliki bau menyengat. Tidak hanya itu, urine juga memiliki warna yang sangat gelap.
  7. Mengalami pembengkakan terus-menerus pada area mata.
  8. Pergelangan kaki dan kaki yang mengalami pembengkakan.
  9. Mengalami penurunan nafsu makan.
  10. Lebih sering mengalami nyeri atau kram otot.


Diagnosis Penyakit Ginjal

Segera kunjungi rumah sakit terdekat ketika kamu mengalami beberapa gangguan kesehatan terkait dengan penyakit ginjal. Ada beberapa pemeriksaan yang bisa kamu lakukan untuk mengetahui kondisi ginjal, seperti:

  1. Tes darah, biasanya tes ini dilakukan untuk menyaring limbah dari darah dengan perkiraan laju filtrasi glomerulus atau eGFR.
  2. Tes urine juga bisa dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan ginjal.
  3. Biopsi ginjal merupakan prosedur dimana dokter akan mengambil sampel jaringan dari ginjal untuk dilakukan pemeriksaan secara detail di laboratorium.
  4. USG dilakukan untuk mendapatkan gambaran mengenai kondisi ginjal saat itu dan mendeteksi adanya gangguan lain, seperti tumor atau kista.

 

Pengobatan Penyakit Ginjal

Pengobatan penyakit ginjal juga akan disesuaikan dengan jenisnya. Namun, umumnya pengobatan dilakukan untuk meringankan gejala dan menurunkan kondisi menjadi lebih buruk. Ada beberapa pengobatan yang bisa dilakukan, seperti:

  1. Penggunaan obat-obatan.
  2. Perubahan gaya hidup dengan lebih rutin berolahraga, menghindari minuman alkohol, membatasi asupan garam dan gula, serta memenuhi kebutuhan cairan setiap harinya.
  3. Penghancuran batu ginjal untuk mengatasi batu ginjal yang besar.
  4. Cuci darah yang berlangsung selama 3-5 jam dengan dilakukan berkisar 3 kali per minggu.
  5. Tindakan operasi untuk mengangkat batu ginjal atau ginjal polikistik dan transplantasi ginjal. 


Pencegahan Penyakit Ginjal

Segeralah lakukan diagnosis pada kondisi batu ginjal tersebut dengan mendatangi dokter untuk melakukan beberapa tes. Lakukan tes urine terlebih dahulu untuk memeriksa infeksi dan batuan yang terdapat di dalam urine. Serta lakukan tes darah agar memastikan ginjal berfungsi dengan baik.

Baca juga: Yang Perlu Diperhatikan Pengidap Penyakit Ginjal Saat Puasa

 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika memiliki beberapa gejala kanker seperti yang disebutkan di atas yang berlangsung selama beberapa minggu atau menjadi lebih parah, segera kunjungi dokter. Pengobatan yang cepat dan tepat akan menghindari kamu dari komplikasi berbahaya. Kamu bisa memilih dokter yang sesuai dengan kebutuhan kamu, di rumah sakit terdekat melalui Halodoc.

 

Referensi:
Web MD. Diakses pada 2021. Kidney Disease (Chronic & Acute) - Causes, Risk Factors, Stages.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Chronic Kidney Disease.
National Institute of of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. Diakses pada 2021. Kidney Disease.
National Institute of of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. Diakses pada 2021. Kidney Stones.
National Institute of of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. Diakses pada 2021. Kidney Infection.
National Institute of of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. Diakses pada 2021. Polycystic Kidney Disease (PKD).
National Kidney Foundation. Diakses pada 2021. Kidney Disease: Causes.
National Kidney Foundation. Diakses pada 2021. 10 Signs You May Have Kidney Disease.
American Kidney Fund. Diakses pada 2021. Test for Kidney Disease.

 

Diperbarui pada 26 Maret 2021.