Ad Placeholder Image

Ini Alasan Vaksin HPV Harus Diberikan Dua atau Tiga Dosis

5 menit
Ditinjau oleh  dr. Erlian Dimas SpDVE   13 Februari 2026

Vaksin HPV diberikan dalam lebih dari satu dosis untuk memastikan imunitas yang kuat dan tahan lama.

Ini Alasan Vaksin HPV Harus Diberikan Dua atau Tiga DosisIni Alasan Vaksin HPV Harus Diberikan Dua atau Tiga Dosis

DAFTAR ISI


Vaksin HPV (Human Papillomavirus) biasanya diberikan dalam lebih dari satu dosis untuk memastikan imunitas yang kuat dan tahan lama. Rekomendasi terbaru WHO (2022) bahkan menyatakan bahwa vaksinasi HPV dapat dilakukan dengan satu atau dua dosis pada usia anak-anak dan remaja (9–20 tahun), serta dua dosis dengan jarak 6 bulan untuk wanita >21 tahun.

Kemenkes RI mengacu pedoman WHO sebelumnya (2017) yang menganjurkan dua dosis untuk anak perempuan usia 9–14 tahun (interval 6–15 bulan). CDC Amerika Serikat juga merekomendasikan dua dosis (0, 6–12 bulan) untuk individu yang memulai imunisasi sebelum 15 tahun, serta tiga dosis (0, 1–2, 6 bulan) bagi yang memulai di usia 15 tahun ke atas atau pada kondisi imunokompromais. 

Efikasi dan Jadwal Dosis Vaksin HPV

  • Skema WHO/CDC: WHO kini menerima skema 1–2 dosis untuk usia 9–20 tahun. Namun untuk jaminan proteksi jangka panjang (misalnya imunokompromais atau >21 tahun), tetap disarankan dua atau tiga dosis. CDC menjelaskan bahwa dua dosis pada remaja 9–14 tahun menghasilkan respons antibodi yang non-inferior terhadap respons tiga dosis pada orang dewasa (15–26 tahun). Karena itu, bagi mereka yang memulai imunisasi di usia muda, dua dosis (0 dan 6–12 bulan) sudah memadai. Bagi yang mulai lebih tua (15–45 tahun), tetap direkomendasikan tiga dosis (0, 1–2, dan 6 bulan).
  • Temuan Klinis: Uji klinis fase awal menunjukkan efikasi ~100% mencegah infeksi HPV pada penerima tanpa infeksi sebelumnya, ketika diberikan sesuai jadwal tiga dosis. Uji imunogenisitas kemudian membuktikan dua dosis pada usia 9–14 tetap memberikan antibodi tinggi yang sebanding dengan tiga dosis pada usia 15–26. Hasil ini mendasari adopsi jadwal dua dosis di kalangan remaja. Studi jangka panjang di Belanda menunjukkan bahwa satu dosis memang menghasilkan respons imun, namun antibodi dan memori sel B/T jauh lebih rendah dibanding dua atau tiga dosis, sehingga rentan menurun di kemudian hari.

Mekanisme Imunologi

Vaksin HPV mengandung partikel mirip virus (VLP) yang merangsang respon imun adaptif. Dosis pertama berfungsi sebagai “primer” untuk mengenalkan antigen HPV ke sistem imun, sehingga memicu produksi antibodi awal (dan sel B memori).

Dosis kedua (atau ketiga) berperan sebagai booster untuk meningkatkan dan mematangkan respons ini. Sebagaimana dijelaskan literatur, dua dosis awal (interval 1–2 bulan) akan prime sistem kekebalan, sedangkan dosis selanjutnya memberi boost demi perlindungan jangka panjang. Imunogenisitas vaksin HPV sangat tinggi (>98% penerima membentuk antibodi setelah seri lengkap). Namun tanpa booster, titer antibodi cenderung lebih rendah.

Penelitian menunjukkan satu dosis saja menghasilkan antibodi dan memori sel B/T yang lebih rendah dibanding dua atau tiga dosis, artinya kekebalan jangka panjang kurang terjamin.

Dengan dua dosis (atau tiga pada usia lebih tua), antibodi netralisasi lebih tinggi dan lebih stabil, serta sel memori lebih banyak, sehingga proteksi melawan HPV optimal.

Keamanan dan Efek Samping

Profil keamanan vaksin HPV sangat baik. Pengalaman dari puluhan juta dosis vaksin HPV (bivalen, quadrivalen, dan 9-valen) yang telah diberikan di berbagai negara menunjukkan tidak ada masalah keamanan serius terkait vaksinasi ini.

Efek samping yang paling sering dilaporkan adalah ringan dan setempat pada area suntikan, seperti nyeri, kemerahan, atau bengkak.

Gejala ringan sistemik seperti pusing, pingsan, mual, atau sakit kepala juga dapat terjadi, terutama pada remaja, tetapi biasanya cepat hilang. Kejadian anafilaksis (reaksi alergi berat) setelah vaksinasi HPV sangat jarang (<3 kasus per juta dosis).

Vaksin HPV Bisa di Rumah Pakai Halodoc

Nah, agar lebih praktis, kamu bisa gunakan Halodoc untuk mendapatkan vaksin di rumah. Halodoc memiliki layanan vaksin HPV Homecare sehingga kamu akan lebih mudah untuk membuat janji guna melakukan pemeriksaan kesehatan. 

Layanan Vaksinasi HPV Nonavalen adalah vaksin yang memberikan perlindungan aktif terhadap sembilan jenis HPV, yaitu tipe 6, 11, 16, 18, 31, 33, 45, 52, dan 58. Jenis-jenis HPV tersebut merupakan penyebab utama berbagai gangguan kesehatan, seperti kanker serviks, vulva, vagina, anus, serta kutil kelamin.

Berikut beberapa keunggulan melakukan imunisasi anak dan vaksin dewasa lewat layanan Homecare & Vaksinasi di Halodoc:

  • Vaksinasi diberikan 100% oleh Dokter Khusus Vaksinasi. Ini Daftar Dokter yang Tangani Layanan Vaksin Halodoc Homecare.
  • Protokol kesehatan ketat. Ini Daftar Phlebotomist yang Tangani Layanan Tes Lab Halodoc.
  • Setelah vaksin diberikan, petugas medis akan melakukan observasi kondisi kesehatanmu untuk memastikan tidak ada efek samping yang berbahaya.
  • Partner resmi produsen vaksin internasional sehingga vaksin terjamin keasliannya dan sudah terdaftar BPOM. 
  • Hemat waktu dan biaya. 
  • Harga vaksin mulai dari Rp2.260.000,-, kamu bahkan bisa melakukan family booking untuk mendapatkan ekstra diskon.
  • Tanpa perlu antre menunggu.
  • Tidak ada biaya tambahan.
  • Setelah tindakan, kamu akan mendapat gratis voucher senilai 25rb di Halodoc untuk chat dokter.

Begini cara pemesanannya:

Kamu bisa order layanan Halodoc Homecare melalui aplikasi atau hubungi langsung nomor WhatsApp Official Halodoc Homecare di 0888-0999-9226.

Kamu bisa ikuti cara pesan layanan Halodoc Homecare dari website:

  1. Buka halaman https://www.halodoc.com/homecare/packages
  2. Pilih jenis layanan yang kamu ingin pesan, atau
  3. Cari jenis layanan yang kamu ingin pesan dalam kotak pencarian yang tersedia, misalnya: vaksin DBD
  4. Klik tombol “Tanya Admin” berlogo WhatsApp untuk terhubung dengan admin resmi Halodoc Homecare yang siap melayani pesananmu.

Untuk pemesanan di aplikasi Halodoc, berikut ini langkahnya:

  • Download aplikasi Halodoc terlebih dahulu di Play Store dan Google App.
  • Kemudian masuk ke aplikasi dan pilih ‘Lab, Vaccine & Homecare’.
  • Pilih kategori layanan Homecare yang kamu butuhkan.
  • Lalu, tentukan tanggal dan jadwal kunjungan yang kamu inginkan.
  • Setelah kamu menyelesaikan pembayaran di aplikasi Halodoc, admin Halodoc Homecare akan menghubungimu melalui WhatsApp untuk mengonfirmasi jadwal dan alamat. Jadwal bisa berubah menyesuaikan dengan ketersediaan petugas lab, kendala yang berkaitan dengan cuaca, atau kendala lainnya. Jadi, pastikan nomor kamu dapat dihubungi.

Tunggu apa lagi? Yuk booking sekarang!

Booking Vaksinasi HPV Nonavalen Lebih Mudah di Rumah Pakai Halodoc.

Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2026. Genital HPV Infection.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. HPV Infection.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. HPV (Human Papillomavirus).
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Genital Warts.
Medical News Today. Diakses pada 2026. What’s to Know about HPV in Males?
UCSF Health. Diakses pada 2026. HPV DNA Test.
NHS. Diakses pada 2026. Human papillomavirus (HPV)