Ad Placeholder Image

Ini Bedanya Strength Training dan Sport Cardio

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   15 Agustus 2025

Keduanya memiliki perbedaan dari segi intensitas, fokus latihan, hingga dampak metabolisme tubuh.

Ini Bedanya Strength Training dan Sport CardioIni Bedanya Strength Training dan Sport Cardio

Daftar Isi:

  1. Apa Itu Strength Training?
  2. Apa Itu Sport Cardio?
  3. Perbedaan Utama Strength Training dan Sport Cardio
  4. Contoh Latihan
  5. Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?
  6. Kombinasi Strength Training dan Sport Cardio
  7. Kesimpulan

Dalam dunia kebugaran, strength training dan sport cardio adalah dua jenis latihan yang populer.

Keduanya menawarkan manfaat yang berbeda, tetapi seringkali orang bingung membedakannya.

Yuk, bahas perbedaan antara strength training dan sport cardio, manfaat masing-masing, serta bagaimana menggabungkannya untuk mencapai kebugaran yang optimal.

Apa Itu Strength Training?

Strength training atau latihan kekuatan adalah jenis latihan yang dirancang untuk meningkatkan kekuatan dan massa otot.

Latihan ini melibatkan penggunaan beban, baik berupa berat badan sendiri, alat beban, atau resistensi lainnya.

Tujuan utama dari strength training adalah untuk menciptakan tekanan pada otot, yang kemudian merangsang pertumbuhan dan adaptasi.

Strength training menawarkan berbagai manfaat, di antaranya:

  • Meningkatkan massa dan kekuatan otot.
  • Meningkatkan kepadatan tulang.
  • Meningkatkan metabolisme basal.
  • Meningkatkan sensitivitas insulin.
  • Mengurangi risiko cedera.

Apa Itu Sport Cardio?

Sport cardio, atau latihan kardiovaskular, adalah jenis latihan yang meningkatkan denyut jantung dan pernapasan selama periode waktu yang berkelanjutan.

Aktivitas ini berfokus pada peningkatan daya tahan kardiovaskular dan pembakaran kalori.

Sport cardio juga memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk:

  • Meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru.
  • Membakar kalori dan membantu menurunkan berat badan.
  • Meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres.
  • Meningkatkan kualitas tidur.
  • Mengurangi risiko penyakit kronis seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Perbedaan Utama Strength Training dan Sport Cardio

Perbedaan utama antara strength training dan sport cardio terletak pada fokus dan dampaknya pada tubuh.

1. Intensitas dan Durasi

Strength training biasanya melibatkan latihan intensitas tinggi dalam waktu singkat, dengan periode istirahat di antara set.

Sementara itu, sport cardio cenderung melibatkan intensitas sedang hingga tinggi yang berkelanjutan selama periode waktu yang lebih lama.

2. Fokus Latihan

Strength training berfokus pada peningkatan kekuatan dan massa otot, sedangkan sport cardio berfokus pada peningkatan daya tahan kardiovaskular dan pembakaran kalori.

3. Dampak Metabolisme

Strength training dapat meningkatkan metabolisme basal, yang berarti tubuh membakar lebih banyak kalori bahkan saat istirahat.

Sport cardio efektif dalam membakar kalori selama latihan, tetapi efeknya pada metabolisme basal mungkin tidak sebesar strength training.

Adaptasi metabolisme jangka panjang terhadap latihan daya tahan dan resistensi dibahas dalam jurnal Sports Medicine.

Contoh Latihan

Berikut adalah beberapa contoh latihan untuk masing-masing jenis:

  • Strength Training: Squat, deadlift, bench press, overhead press, row.
  • Sport Cardio: Lari, bersepeda, berenang, aerobik, zumba.

Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Tidak ada jawaban tunggal untuk pertanyaan ini. Pilihan terbaik tergantung pada tujuan kebugaran, preferensi pribadi, dan kondisi kesehatan masing-masing.

  • Jika tujuan utama adalah meningkatkan kekuatan dan massa otot, maka strength training adalah pilihan yang lebih baik.
  • Jika tujuan utama adalah meningkatkan daya tahan kardiovaskular dan membakar kalori, maka sport cardio adalah pilihan yang lebih baik.
  • Jika tujuan adalah meningkatkan kebugaran secara keseluruhan, maka kombinasi keduanya mungkin merupakan pendekatan yang paling efektif.

Pertimbangan Tambahan

  • Waktu: Pertimbangkan berapa banyak waktu yang dapat dialokasikan untuk berolahraga setiap minggu. Strength training mungkin membutuhkan waktu yang lebih singkat per sesi dibandingkan sport cardio.
  • Ketersediaan Peralatan: Strength training mungkin memerlukan akses ke peralatan seperti dumbel, barbel, atau mesin beban. Sport cardio seringkali dapat dilakukan tanpa peralatan khusus.
  • Kondisi Kesehatan: Konsultasikan dengan dokter atau profesional kesehatan sebelum memulai program latihan baru, terutama jika memiliki kondisi kesehatan yang mendasarinya.

Mau tahu apa saja pilihan olahraga aerobik? Simak selengkapnya: Ini 9 Olahraga Aerobik yang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Kombinasi Strength Training dan Sport Cardio

Menggabungkan strength training dan sport cardio dapat memberikan manfaat yang paling komprehensif.

Berikut adalah beberapa cara untuk menggabungkan keduanya:

  • Lakukan strength training dan sport cardio pada hari yang berbeda.
  • Lakukan strength training dan sport cardio pada hari yang sama, tetapi pisahkan sesi latihan (misalnya, strength training di pagi hari dan sport cardio di sore hari).
  • Integrasikan latihan kardiovaskular ke dalam sesi strength training (misalnya, lakukan latihan interval intensitas tinggi di antara set latihan kekuatan).

Kamu sedang diet? Selain rutin berolahraga, kamu juga bisa mengonsumsi obat diet sesuai saran dokter. Simak rekomendasinya pada artikel berikut: Ini 5 Rekomendasi Obat Diet yang Ampuh dan Aman untuk Turunkan Berat Badan.

Kesimpulan

Strength training dan sport cardio adalah dua jenis latihan yang berbeda dengan manfaat yang unik.

Memahami perbedaan antara keduanya dapat membantu memilih jenis latihan yang paling sesuai dengan tujuan kebugaran.

Kombinasi keduanya seringkali merupakan pendekatan yang paling efektif untuk mencapai kebugaran yang optimal.

Jika memerlukan panduan lebih lanjut mengenai program latihan yang sesuai, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter di Halodoc.

Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan obat atau produk kesehatan lainnya yang kamu butuhkan di Toko Kesehatan Halodoc.

Produknya 100% asli original dan tepercaya. Tak perlu keluar rumah, produk diantar dalam waktu 1 jam.

Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi: 
Mayo Clinic. Diakses pada 2025. Strength training: Get stronger, leaner, healthier. 
Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. What Is Strength Training and Its Benefits?
Healthline. Diakses pada 2025. A List of 14 Types of Cardio Exercises to Get You Moving.