
Ini Berbagai Fakta tentang Vaksin RSV yang Perlu Diketahui
Vaksin RSV adalah vaksin yang memberikan perlindungan terhadap infeksi yang disebabkan oleh Respiratory Syncytial Virus.

DAFTAR ISI
- Apa Itu Vaksin RSV?
- Ini 7 Fakta seputar Vaksin RSV
- Siapa yang Membutuhkan Vaksin RSV?
- Ketahui Dosis dan Jadwal Vaksin RSV
- Vaksinasi RSV Kini Bisa Lewat Halodoc
Respiratory Syncytial Virus (RSV) adalah salah satu penyebab paling umum infeksi saluran pernapasan, yang menyebabkan penyakit ringan seperti pilek, namun bisa berkembang menjadi pneumonia atau bronkiolitis yang berbahaya pada kasus berat.
Kabar baiknya, kini telah tersedia vaksin RSV yang dapat membantu melindungi kelompok rentan dari infeksi parah.
Yuk, kenali lebih dalam apa itu vaksin RSV, fakta pentingnya, dan siapa saja yang direkomendasikan untuk mendapatkannya.
Apa Itu Vaksin RSV?
Vaksin RSV adalah vaksin yang dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap infeksi yang disebabkan oleh Respiratory Syncytial Virus.
Vaksin ini membantu tubuh menghasilkan antibodi yang dapat melawan virus sebelum menyebabkan infeksi berat pada saluran pernapasan.
Berbeda dengan vaksin lain yang sudah lama digunakan, vaksin RSV baru mendapatkan persetujuan resmi di beberapa negara dalam beberapa tahun terakhir.
Ini 7 Fakta seputar Vaksin RSV
Vaksin ini telah melalui berbagai tahap uji klinis dan terbukti efektif mengurangi risiko infeksi parah serta rawat inap akibat RSV, terutama pada kelompok usia lanjut dan bayi.
Berikut beberapa fakta penting tentang vaksin RSV yang perlu kamu ketahui:
1. Melindungi dari Infeksi Saluran Pernapasan Berat
RSV bisa menyebabkan pneumonia dan bronkiolitis, terutama pada bayi dan lansia.
Vaksin RSV terbukti mampu menurunkan angka kejadian infeksi berat yang memerlukan perawatan di rumah sakit.
Baca selengkapnya: Apa itu ISPA? Ini Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya.
2. Tersedia dalam Beberapa Jenis Vaksin
Saat ini, terdapat dua jenis utama vaksin RSV yang disetujui untuk digunakan, yaitu:
- Vaksin untuk lansia (usia ≥60 tahun), seperti Arexvy dan Abrysvo, yang membantu membentuk antibodi untuk melindungi dari infeksi.
- Vaksin untuk ibu hamil, yang diberikan pada usia kehamilan tertentu untuk melindungi bayi baru lahir dari infeksi RSV pada bulan-bulan awal kehidupannya.
3. Vaksin Aman dan Telah Melalui Uji Klinis Ketat
Vaksin RSV telah diuji pada ribuan peserta dan menunjukkan profil keamanan yang baik.
Efek samping yang muncul umumnya ringan, seperti nyeri di tempat suntikan, kelelahan, atau demam ringan yang akan hilang dalam 1–2 hari.
4. Efektivitasnya Tinggi
Studi yang dipublikasikan oleh jurnal The Lancet menunjukkan bahwa vaksin RSV dapat mengurangi risiko infeksi berat hingga 80 persen pada lansia dan sekitar 70 persen pada bayi yang mendapat perlindungan melalui vaksinasi ibu selama kehamilan.
5. Dosis Hanya Sekali Suntik
Sebagian besar vaksin RSV diberikan dalam satu kali suntikan intramuskular (disuntikkan ke otot lengan atas).
Meski begitu, durasi perlindungannya masih terus diteliti untuk menentukan apakah perlu suntikan ulang di masa depan.
6. Dapat Diberikan Bersamaan dengan Vaksin Lain
Berdasarkan panduan medis, vaksin RSV bisa diberikan bersamaan dengan vaksin influenza atau vaksin pneumokokus.
Namun, tetap perlu berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan waktu dan kombinasi yang aman sesuai kondisi tubuh.
7. Penting untuk Diberikan Sebelum Musim Infeksi RSV
Di banyak wilayah, kasus RSV meningkat pada musim hujan atau musim dingin.
Oleh karena itu, pemberian vaksin biasanya dianjurkan beberapa minggu sebelum musim puncak infeksi untuk memastikan tubuh memiliki kekebalan yang optimal.
Wajib diwaspadai, ini 5 Penyakit Menular yang Sering Terjadi saat Musim Hujan.
Siapa yang Membutuhkan Vaksin RSV?
Tidak semua orang wajib mendapatkan vaksin RSV.
Akan tetapi, ada beberapa kelompok yang sangat direkomendasikan untuk menerima vaksin ini karena berisiko tinggi mengalami komplikasi berat, yaitu:
- Lansia berusia 60 tahun ke atas.
- Ibu hamil pada trimester akhir (sekitar minggu ke-32 hingga 36 kehamilan) untuk melindungi bayi dari infeksi RSV setelah lahir.
- Bayi prematur atau bayi dengan gangguan jantung atau paru bawaan.
- Individu dengan sistem kekebalan tubuh lemah, termasuk pasien dengan penyakit kronis seperti gagal jantung, PPOK (penyakit paru obstruktif kronis), atau diabetes.
Pemberian vaksin RSV pada kelompok tersebut bertujuan untuk menurunkan angka perawatan di rumah sakit dan komplikasi serius yang dapat mengancam jiwa.
Baca juga: Pneumonia: Ancaman Radang Paru yang Sering Dianggap Sepele.
Ketahui Dosis dan Jadwal Vaksin RSV
Vaksin RSV umumnya diberikan dalam satu dosis suntikan intramuskular, dengan jadwal sebagai berikut:
- Untuk lansia (≥60 tahun): satu kali suntikan, biasanya menjelang musim puncak RSV.
- Untuk ibu hamil: diberikan pada usia kehamilan antara 32–36 minggu, agar antibodi dapat ditransfer ke janin melalui plasenta.
Setiap merek vaksin RSV mungkin memiliki jadwal dan panduan spesifik yang berbeda, sehingga penting untuk selalu mengikuti anjuran dari dokter atau tenaga kesehatan.
Nah. apabila kamu hendak mendapatkan vaksin RSV, sebaiknya konsultasi dengan dokter terlebih dahulu melalui aplikasi Halodoc.
Dokter spesialis di Halodoc mampu memberikan saran terkait dosis dan jadwal vaksinasi RSV yang tepat dan sesuai dengan kondisimu.
Vaksinasi RSV Kini Bisa Lewat Halodoc
Kini kamu bisa melakukan vaksinasi untuk keluarga dari rumah melalui layanan Halodoc Homecare (tersedia di Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Denpasar).
Nah, berikut ini keunggulan melakukan vaksinasi lewat layanan Halodoc Homecare:
- Vaksinasi diberikan 100% oleh Dokter Khusus Vaksinasi. Ini Daftar Dokter yang Tangani Layanan Vaksin Halodoc Homecare.
- Protokol kesehatan ketat.
- Partner resmi produsen vaksin internasional (Arexvy), sehingga vaksin terjamin keasliannya dan sudah terdaftar BPOM.
- Setelah vaksin diberikan, petugas medis akan melakukan observasi kondisi kesehatanmu untuk memastikan tidak ada efek samping yang berbahaya.
- Harga vaksin ini mulai dari Rp3.490.000,-, kamu bahkan bisa melakukan family booking untuk mendapatkan ekstra diskon.
- Semua layanan tes lab terdiri dari pemeriksaan laboratorium dan konsultasi dokter.
- Tanpa biaya tambahan.
- Setelah tindakan, kamu akan mendapat gratis voucher senilai 25rb di Halodoc untuk chat dokter.
Setelah tes, kamu akan mendapatkan voucher 25 ribu untuk konsultasi hasil dengan dokter terpercaya dari Halodoc.
Bagi kamu yang belum pernah mendapatkan vaksin RSV, tunggu apa lagi?
Yuk, segera pesan layanan Halodoc Homecare!
Booking Vaksin RSV di Halodoc Homecare Mulai dari Harga Rp690.000
Kamu bisa hubungi langsung nomor WhatsApp 0888-0999-9226.


