Ad Placeholder Image

Ini Ciri-Ciri Kanker Tiroid yang Jarang Disadari

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   30 September 2025

Penting untuk mengenali ciri dan gejala kanker tiroid agar mendapatkan diagnosis dan penanganan yang cepat.

Ini Ciri-Ciri Kanker Tiroid yang Jarang DisadariIni Ciri-Ciri Kanker Tiroid yang Jarang Disadari

DAFTAR ISI

  1. Ciri Kanker Tiroid yang Jarang Disadari
  2. Pengobatan Kanker Tiroid
  3. Pencegahan Kanker Tiroid
  4. Kapan Harus ke Dokter?
  5. Kesimpulan

Pernahkah kamu merasa ada benjolan kecil di leher tapi menganggapnya sepele? Atau sering merasa suara serak yang tak kunjung hilang? Hati-hati, bisa jadi itu bukan sekadar gangguan biasa.

Kanker tiroid sering kali hadir dengan gejala samar yang kerap diabaikan, padahal deteksi dini sangat penting untuk mencegah komplikasi serius. 

Ciri Kanker Tiroid yang Jarang Disadari

Selain benjolan di leher, ada beberapa kanker tiroid atau ciri-ciri tiroid ganas yang sering diabaikan:

1. Benjolan di leher

Muncul benjolan atau pembengkakan di bagian depan leher sering kali adalah tanda paling nyata. Benjolan ini biasanya terasa keras, tidak mudah digerakkan, dan semakin membesar dari waktu ke waktu. 

2. Perubahan suara atau suara serak persisten

Jika tumor tiroid memengaruhi saraf pita suara, suara bisa menjadi serak atau berubah, dan gejala ini tidak kunjung sembuh dalam beberapa minggu. 

3. Nyeri pada leher, tenggorokan, atau telinga

Rasa sakit di leher depan yang kadang menjalar ke telinga atau tenggorokan saat menelan bisa menjadi indikasi tumor agresif. 

4. Kesulitan bernapas (sesak napas) 

Tumor yang menekan trakea atau jalan napas bisa menyebabkan perasaan sesak atau napas pendek. 

Kanker tiroid Sering Dialami Kaum Hawa, Waspada Kanker Tiroid Papiler. 

5. Pembesaran kelenjar getah bening di daerah leher

Sel kanker dapat menyebar ke kelenjar getah bening leher, menyebabkan pembengkakan yang terasa sebagai benjolan di samping leher atau sekitar leher. 

Penting untuk dicatat bahwa gejala-gejala di atas juga bisa disebabkan oleh kondisi lain yang tidak berbahaya. Namun, jika mengalami salah satu atau beberapa gejala ini, terutama jika berlangsung lama, segera periksakan diri ke dokter.

Penyebab Kanker Tiroid 

Penyebab pasti kanker tiroid belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa faktor risiko telah diidentifikasi, termasuk:

  • Riwayat keluarga: Memiliki anggota keluarga yang menderita kanker tiroid.
  • Paparan radiasi: Terutama radiasi pada masa kanak-kanak.
  • Usia: Kanker tiroid lebih sering terjadi pada usia 30-50 tahun.
  • Jenis kelamin: Wanita lebih berisiko terkena kanker tiroid dibandingkan pria.
  • Kondisi genetik: Beberapa kondisi genetik seperti multiple endocrine neoplasia (MEN) meningkatkan risiko kanker tiroid.

Kamu perlu tahu bahwa Gondok Bisa Memicu Kanker Tiroid. 

Pengobatan Kanker Tiroid  

Pengobatan kanker tiroid tergantung pada jenis dan stadium kanker, serta kesehatan pasien secara keseluruhan. Pilihan pengobatan meliputi:

  • Operasi: Pengangkatan seluruh atau sebagian kelenjar tiroid (tiroidektomi).
  • Terapi hormon tiroid: Pemberian hormon tiroid sintetis untuk menggantikan hormon yang tidak lagi diproduksi oleh kelenjar tiroid.
  • Terapi yodium radioaktif: Menggunakan yodium radioaktif untuk menghancurkan sel-sel kanker tiroid yang tersisa setelah operasi.
  • Terapi radiasi eksternal: Menggunakan sinar-X atau sinar energi tinggi lainnya untuk membunuh sel-sel kanker.
  • Kemoterapi: Penggunaan obat-obatan untuk membunuh sel-sel kanker. Kemoterapi jarang digunakan untuk kanker tiroid.
  • Targeted therapy: Menggunakan obat-obatan yang menargetkan molekul spesifik pada sel-sel kanker.

Pencegahan Kanker Tiroid 

Tidak ada cara pasti untuk mencegah kanker tiroid. Namun, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengurangi risiko, seperti:

  • Menghindari paparan radiasi yang tidak perlu: Terutama pada masa kanak-kanak.
  • Memeriksa leher secara teratur: Untuk mencari benjolan atau pembengkakan.
  • Berkonsultasi dengan dokter: Jika memiliki riwayat keluarga kanker tiroid atau faktor risiko lainnya.

Kapan Harus ke Dokter? 

Penyebab pasti kanker tiroid belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa faktor risiko telah diidentifikasi, termasuk:

  • Riwayat keluarga: Memiliki anggota keluarga yang menderita kanker tiroid.
  • Paparan radiasi: Terutama radiasi pada masa kanak-kanak.
  • Usia: Kanker tiroid lebih sering terjadi pada usia 30-50 tahun.
  • Jenis kelamin: Wanita lebih berisiko terkena kanker tiroid dibandingkan pria.
  • Kondisi genetik: Beberapa kondisi genetik seperti multiple endocrine neoplasia (MEN) meningkatkan risiko kanker tiroid.

Kamu Idap Kanker Tiroid? Ini Dokter Bisa Bantu Perawatannya. 

Kesimpulan

Meskipun kanker tiroid sering kali tidak menimbulkan gejala pada stadium awal, penting untuk mewaspadai ciri-ciri yang jarang disadari seperti perubahan suara, kesulitan menelan, nyeri leher, dan pembengkakan kelenjar getah bening. 

Deteksi dini dan penanganan yang tepat sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan. 

Jika memiliki faktor risiko atau mengalami gejala yang mencurigakan, segera periksakan diri ke dokter. Lakukan pemeriksaan rutin dan konsultasi dengan dokter spesialis THT di Halodoc untuk menjaga kesehatan tiroid.

Selain itu, kamu bisa beli obat online atau produk kesehatan lainnya dengan praktis dan mudah di Apotek Online Halodoc

Toko Kesehatan Halodoc Produknya 100% asli dan tepercaya. Tanpa perlu antre, obat bisa diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat dari lokasi kamu berada. 

Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga dan dapatkan obat dari apotek 24 jam terdekat! 

Referensi: 
American Cancer Society. Diakses pada 2025. Signs and Symptoms of Thyroid Cancer. 
Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. Thyroid Cancer: Types: Symptoms, Causes & Treatment. 
NHS UK. Diakses pada 2025. Symptoms of Thyroid Cancer. 
Mayo Clinic. Diakses pada 2025. Thyroid Cancer – Symptoms and Causes.