Ad Placeholder Image

Ini Ciri Penyakit TBC yang Perlu Diwaspadai

5 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS 22 Juli 2026

TBC atau tuberkulosis adalah penyakit menular paru-paru yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis.

Ini Ciri Penyakit TBC yang Perlu DiwaspadaiIni Ciri Penyakit TBC yang Perlu Diwaspadai

DAFTAR ISI


Salah satu gangguan kesehatan yang banyak terjadi dan erat kaitannya dengan pernapasan adalah tuberkulosis (TBC). Ini merupakan penyakit menular paru-paru yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini bisa ditularkan dari pengidap TB aktif yang mengalami batuk melalui droplet (partikel air di udara) yang dikeluarkan.

Data dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa sepertiga penduduk dunia telah terinfeksi kuman TBC, dan setiap detiknya terdapat satu orang yang terinfeksi TBC.

Bahkan, Menteri Kesehatan RI mengatakan bahwa saat ini Indonesia menempati peringkat kedua sebagai negara dengan pengidap TBC terbanyak di dunia setelah India.

Itu mengapa kasus TBC di Indonesia masih menjadi momok mengerikan dan terus digalakkan pengendaliannya.

Ciri Penyakit TBC yang Perlu Diwaspadai

Gejala TBC pada mulanya berupa batuk. Selain itu, masih ada beberapa ciri penyakit TBC yang perlu diwaspadai. Apa saja?

1. Suhu tubuh meningkat

Tanda-tanda awal munculnya TBC adalah suhu tubuh yang meningkat (demam), terutama di malam hari.

Meskipun pada pagi dan siang hari tubuhnya sehat dan bugar, menjelang malam, tubuh pengidap TBC akan melemah dan disertai oleh demam.

Meningkatnya suhu tubuh ini biasanya berlangsung selama lebih dari 3 minggu, meskipun sudah mengonsumsi obat penurun demam.

2. Berkeringat di malam hari

Suhu tubuh meningkat dan demam di malam hari juga disertai dengan munculnya keringat. Jumlah keringat yang keluar pun jauh lebih banyak dibandingkan keringat di siang hari.

Walaupun tidak terjadi pada semua pengidap TBC, berkeringat di malam hari juga bisa disertai dengan badan yang menggigil.

3. Sering merasa lelah

Meskipun tidak melakukan aktivitas fisik, tubuh pengidap TBC akan sering merasa kelelahan. Hal ini ditandai dengan tubuh yang pegal-pegal dan sakit kepala.

Hubungi dokter apabila sering merasakan kelelahan seperti ini.

4. Kulit pucat

Gejala lain dari TBC adalah kulit pucat. Keadaan ini disebabkan oleh tubuh yang mengalami kekurangan sel darah merah atau anemia.

Kondisi inilah yang membuat warna kulit pengidap TBC cenderung pucat.

5. Nafsu makan dan berat badan menurun

Ciri fisik yang tampak dari pengidap TBC adalah berat badan yang menurun. Keadaan ini diawali dengan menurunnya nafsu makan.

Ketika ini terjadi, tubuh akan mengeluarkan zat yang dapat membuat tubuh menggunakan banyak energi, sehingga proses pemecahan cadangan makanan pun akan berlangsung.

Hal inilah yang akhirnya bisa menyebabkan penurunan berat badan.

Taj hanya itu saja, kamu juga harus tahu Gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut yang Perlu Diwaspadai.

Rekomendasi Obat TBC untuk Meredakan Gejala

Berikut ini rekomendasi obat TBC untuk meredakan gejala:

  • Isoniazid 100 mg 10 Tablet: Obat antibiotik generik lini pertama yang digunakan dalam terapi pengobatan serta pencegahan (profilaksis) infeksi tuberkulosis (TBC).
  • Rifampicin 450 mg 10 Tablet: Obat antibiotik sistemik dosis 450 mg yang bekerja menghentikan pertumbuhan bakteri pemicu tuberkulosis (TBC) dan kusta.
  • Pro TB 4 28 Tablet: Obat kombinasi dosis tetap (FDC) lini pertama TBC yang mengandung 4 bahan aktif sekaligus (Rifampicin, Isoniazid, Pyrazinamide, dan Ethambutol) untuk mempermudah kepatuhan minum obat pasien TBC.
  • Pyrazinamide 500 mg 10 Tablet: Obat antituberkulosis (OAT) dosis 500 mg yang digunakan pada fase intensif pengobatan TBC untuk membunuh bakteri Mycobacterium tuberculosis.

Bagaimana Langkah-Langkah Pencegahan TBC?

TBC merupakan penyakit menular. Itu mengapa diperlukan langkah-langkah pencegahan agar kamu terhindar dari penyakit ini.

Lantas, bagaimana sih langkah-langkah pencegahan TBC?

  • Tutupi mulut saat bersin dan batuk. Kamu bisa menutupinya dengan tangan atau menggunakan tisu dan masker. Jika kamu menutupi mulut dengan tangan, jangan lupa untuk segera mencuci tangan pakai sabun.
  • Jangan membuang dahak atau ludah sembarangan.
  • Pastikan rumah memiliki sirkulasi udara yang baik. Antara lain dengan membuka pintu dan jendela agar udara dan sinar matahari bisa masuk ke rumah.

Selain itu, ketahui juga Bahaya Meludah Sembarangan

Rekomendasi Dokter Paru di Halodoc yang Bisa Bantu Pengobatan TBC

Jika kamu atau orang terdekat mengalami tbc, sebaiknya segera hubungi dokter spesialis paru lewat aplikasi Halodoc.

Jangan menganggap kondisi ini sepele, sebab banyak pengidapnya yang bisa sembuh jika melakukan pemeriksaan sedini mungkin.

Nah, berikut ini terdapat beberapa dokter spesialis paru dan dokter umum yang sudah memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun.

Mereka juga memiliki rating yang baik dari para pasien yang sebelumnya mereka tangani.

Ini daftarnya:

Tak perlu khawatir jika dokter sedang tidak tersedia atau offline

Sebab, kamu tetap bisa membuat janji konsultasi di lain waktu melalui aplikasi Halodoc.Tunggu apa lagi? Ayo pakai Halodoc sekarang!

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc. 

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Tuberculosis. 
World Health Organization. Diakses pada 2026. Tuberculosis. 
National Health Services. Diakses pada 2026. Tuberculosis. 
American Lung Association. Diakses pada 2026. Tuberculosis (TB). 

FAQ

1. Batuk TBC itu seperti apa?

Batuk TBC biasanya berlangsung lebih dari 3 minggu, sering kali disertai dahak (terkadang berdarah), dan tidak kunjung membaik meski sudah minum obat batuk biasa.

2. TBC aktif seperti apa?

TBC aktif adalah kondisi saat bakteri menyerang tubuh sehingga penderita menunjukkan gejala nyata seperti demam, keringat malam tanpa aktivitas, penurunan berat badan drastis, dan berisiko menularkan penyakit ke orang lain.

3. Berapa lama gejala TBC muncul?

Gejala TBC tidak selalu muncul seketika; bisa memakan waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan setelah seseorang terinfeksi bakteri sebelum tanda-tandanya mulai terasa.