Ini Gejala Sakit Ginjal dan Cara Tepat Mencegahnya
Mengenali gejala-gejala ginjal dan mengambil langkah-langkah pencegahan adalah cara terbaik untuk menjaga kesehatan ginjal.

DAFTAR ISI
Ginjal adalah organ vital yang bertugas menyaring limbah dari darah dan mengatur keseimbangan cairan serta elektrolit dalam tubuh.
Mengetahui gejala sakit ginjal sangat penting karena kondisi ini seringkali tidak menimbulkan gejala sampai mencapai tahap yang lebih serius.
Gejala Sakit Ginjal
Sakit ginjal bisa bermanifestasi dalam berbagai cara, tergantung pada tingkat keparahannya.
Meski sering tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, ada beberapa ciri-ciri sakit ginjal yang perlu kamu waspadai, termasuk:
1. Perubahan Frekuensi Buang Air Kecil
Perubahan dalam kebiasaan buang air kecil bisa menjadi salah satu tanda awal dari masalah ginjal. Ini bisa termasuk:
- Poliuria: Kondisi di mana kamu mungkin merasa perlu buang air kecil lebih sering, terutama di malam hari. Ini terjadi ketika ginjal gagal menyerap kembali cairan sebagaimana mestinya.
- Oliguria atau Anuria: Keadaan di mana produksi urin berkurang drastis atau hampir tidak ada, yang bisa menjadi tanda ginjal tidak berfungsi dengan baik.
2. Kesulitan atau Nyeri Saat Buang Air Kecil
Kesulitan ini dapat terasa sebagai nyeri tajam atau sensasi terbakar saat buang air kecil, yang sering kali dikaitkan dengan:
- Infeksi Saluran Kemih: Yang dapat menyebar ke ginjal, menyebabkan pielonefritis (infeksi ginjal).
- Batu Ginjal: Pembentukan kristal yang keras dalam ginjal yang dapat menyebabkan rasa sakit yang hebat saat berpindah ke ureter.
3. Darah dalam Urin (Hematuria)
Hadirnya darah dalam urin, baik yang terlihat secara kasat mata maupun mikroskopis, bisa menjadi tanda dari:
- Glomerulonefritis: Peradangan pada unit penyaringan di ginjal (glomeruli).
- Kanker Ginjal: Dalam beberapa kasus yang jarang, hematuria bisa menjadi tanda dari tumor ganas di ginjal.
4. Pembengkakan (Edema)
Ketika ginjal tidak dapat mengeluarkan kelebihan cairan, ini bisa menyebabkan penumpukan cairan yang mengakibatkan pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, wajah dan tangan.
Pembengkakan ini juga dapat disertai dengan peningkatan berat badan mendadak akibat retensi cairan.
Supaya lebih waspada, pahami lebih dalam tentang Penyakit Ginjal – Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya berikut ini.
5. Kelelahan Ekstrem dan Anemia
Ginjal yang sehat menghasilkan hormon eritropoietin, yang merangsang sumsum tulang untuk membuat sel darah merah. Ketika ginjal rusak produksi eritropoietin menurun.
Menyebabkan berkurangnya sel darah merah (anemia), sehingga menyebabkan kelelahan, kelemahan, dan kurangnya daya tahan tubuh.
6. Kulit Gatal dan Kering
Kondisi ini terjadi ketika ginjal gagal menjaga keseimbangan mineral dan nutrisi yang dapat menyebabkan gangguan kalsium dan fosfor.
Kondisi ini menyebabkan kulit menjadi sangat kering dan gatal. Nah, ini Penyebab Gatal Seluruh Badan dan Cara Mengatasinya.
7. Rasa Logam dalam Mulut atau Bau Napas (Uremia)
Penumpukan limbah urea dalam darah dapat mengubah rasa dan bau, menciptakan:
- Rasa Logam dalam Mulut: Membuat makanan terasa berbeda atau kurang enak.
- Bau Napas yang Menyerupai Amoniak: Terjadi akibat penumpukan urea dalam darah (uremia), yang dipecah oleh bakteri di rongga mulut menjadi amonia.
Mengenali gejala-gejala ini dapat membantu dalam diagnosis dini dan pengelolaan efektif penyakit ginjal.
Jika kamu mengalami gejala-gejala ini, penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan yang tepat.
Cara Mencegah Sakit Ginjal
Meskipun beberapa faktor yang mempengaruhi kesehatan ginjal, seperti genetika, tidak dapat diubah, banyak langkah yang dapat kamu ambil untuk membantu menjaga ginjal tetap sehat:
1. Tetap Terhidrasi, Tapi Jangan Berlebihan
Minum cukup air sangat penting, tetapi menghindari konsumsi berlebihan. Idealnya, minumlah sekitar 1,5 hingga 2 liter air per hari, kecuali jika ada kondisi kesehatan yang memerlukan batasan cairan.
2. Pantau Tekanan Darah
Hipertensi adalah penyebab umum dari kerusakan ginjal. Mengendalikan tekanan darah dengan diet sehat, olahraga teratur, dan pengobatan jika diperlukan adalah kunci.
3. Pola Makan Sehat
Diet rendah garam, kaya buah-buahan dan sayuran, serta menghindari makanan olahan dapat membantu mengurangi risiko penyakit ginjal.
4. Pantau Gula Darah
Diabetes adalah faktor risiko utama untuk penyakit ginjal. Mengelola gula darah dengan baik melalui diet, olahraga, dan obat-obatan, jika perlu, dapat membantu mencegah kerusakan ginjal.
5. Hindari Penggunaan NSAID yang Berlebihan
Obat anti-inflamasi nonsteroid, seperti ibuprofen dan naproxen, dapat merusak ginjal jika digunakan secara rutin dalam jangka panjang.
Nah, Ini Dokter Spesialis untuk Pengobatan Gagal Ginjal yang bisa kamu hubungi.
6. Berhenti Merokok
Merokok dapat memperburuk kondisi penyakit ginjal dan mempercepat kemajuannya.
Itulah penjelasan seputar sakit ginjal yang perlu kamu ketahui. Jika kamu punya pertanyaan lain terkait kondisi ini, hubungi dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc saja!
Mereka bisa memberikan informasi dan saran perawatan yang tepat sekaligus meresepkan obat.
Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun.
Tunggu apa lagi? Pakai Halodoc sekarang juga!


