Ad Placeholder Image

Ini Kekurangan dan Kelebihan Penggunaan Kondom

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 18 September 2026

“Dalam memilih metode kontrasepsi, kekurangan dan kelebihan penggunaan kondom perlu dipertimbangkan dengan baik. Meski memiliki kelebihan dalam mencegah kehamilan dan PMS, penggunaannya dapat memiliki kekurangan seperti risiko kebocoran atau ketidakcocokan dengan beberapa orang.”

Ini Kekurangan dan Kelebihan Penggunaan KondomIni Kekurangan dan Kelebihan Penggunaan Kondom

DAFTAR ISI


Kondom merupakan alat kontrasepsi yang membantu mencegah kehamilan sekaligus menurunkan risiko penularan infeksi menular seksual. Meski umumnya aman, sebagian orang dapat mengalami efek samping memakai kondom saat berhubungan, terutama akibat iritasi atau alergi terhadap bahan tertentu.

Keluhan dapat berupa gatal, kemerahan, rasa perih, atau sensasi terbakar pada kulit area genital. Kenali penyebabnya agar kamu dapat memilih kondom yang sesuai dan mengetahui kapan perlu berkonsultasi dengan dokter.

Efek Samping Kondom

Efek samping yang paling sering terjadi adalah iritasi akibat gesekan, pelumas, pewangi, atau bahan tambahan pada kondom. Kondom berbahan lateks juga dapat memicu reaksi alergi pada sebagian orang, dengan gejala seperti gatal, ruam, bengkak, dan rasa tidak nyaman setelah pemakaian.

Jika keluhan muncul segera setelah memakai kondom dan membaik setelah kondom dilepas, penyebabnya mungkin iritasi atau alergi. Namun, gejala serupa juga dapat disebabkan infeksi jamur, vaginosis bakterialis, dermatitis, atau infeksi menular seksual sehingga tidak sebaiknya langsung dianggap sebagai efek kondom.

Efek samping memakai kondom saat berhubungan tidak berarti kontrasepsi ini harus dihentikan tanpa pengganti. Kamu dapat mencoba kondom nonlateks dan pelumas berbahan dasar air, tetapi sebaiknya hindari produk yang menyebabkan keluhan berulang.

Cara Mengurangi Efek Samping Kondom

  • Pilih ukuran kondom yang sesuai agar tidak terlalu ketat atau mudah bergeser.
  • Gunakan kondom tanpa pewangi atau bahan tambahan jika kulit mudah sensitif.
  • Pertimbangkan kondom berbahan poliuretan atau poliisoprena jika dicurigai alergi lateks.
  • Gunakan pelumas berbahan dasar air atau silikon; hindari minyak, losion, dan petroleum jelly pada kondom lateks karena dapat membuatnya mudah rusak.
  • Hentikan pemakaian bila timbul rasa perih, gatal, atau ruam, lalu bilas area tersebut dengan air.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera cari pertolongan medis jika muncul sesak napas, pusing berat, bengkak pada wajah atau tenggorokan, atau tanda reaksi alergi berat. Konsultasikan juga keluhan jika ruam menetap, muncul luka atau cairan tidak normal, nyeri saat buang air kecil, atau gejala berulang meski sudah mengganti jenis kondom.

Konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk membantu menilai penyebab keluhan dan menentukan langkah yang tepat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Referensi
PubMed. Diakses pada 2026. Informasi ilmiah tentang kondom dan alergi lateks
WHO. Diakses pada 2026. Condoms
WebMD. Diakses pada 2026. Latex Allergy
BPOM RI. Diakses pada 2026. Informasi keamanan produk kesehatan
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Informasi kesehatan reproduksi

FAQ

Apakah kondom dapat menyebabkan gatal?

Ya, gatal dapat muncul akibat iritasi, alergi lateks, pelumas, atau bahan tambahan pada kondom. Jika gatal menetap atau disertai cairan dan luka, konsultasikan kepada dokter.

Apakah alergi kondom berbahaya?

Reaksi ringan biasanya berupa gatal dan ruam, tetapi alergi berat dapat menyebabkan sesak napas atau bengkak pada wajah dan tenggorokan. Hentikan pemakaian dan segera cari pertolongan jika gejala berat muncul.

Apa yang bisa digunakan jika alergi lateks?

Kamu dapat mempertimbangkan kondom nonlateks, seperti berbahan poliuretan atau poliisoprena. Pastikan tetap mengikuti petunjuk pemakaian dan gunakan pelumas yang kompatibel.