Ad Placeholder Image

Ini Makanan Kaya Zat Besi yang Mudah Didapatkan

6 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   03 Juni 2026

Makanan kaya zat bisa bisa kamu peroleh dari sumber heme (hewani) atau non heme (nabati).

Ini Makanan Kaya Zat Besi yang Mudah DidapatkanIni Makanan Kaya Zat Besi yang Mudah Didapatkan

DAFTAR ISI


Zat besi merupakan mineral esensial yang memegang peranan vital dalam tubuh manusia, terutama sebagai komponen utama pembentuk hemoglobin. Hemoglobin sendiri adalah protein dalam sel darah merah yang bertugas mengikat dan mengedarkan oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh. Tanpa asupan makanan zat besi yang cukup, tubuh tidak dapat memproduksi hemoglobin dalam jumlah memadai, yang pada akhirnya dapat memicu kondisi anemia defisiensi besi.

Anemia akibat kurangnya asupan zat besi seringkali ditandai dengan gejala seperti tubuh terasa sangat lemas, wajah pucat, pusing, hingga sesak napas saat beraktivitas ringan. Masalah ini cukup umum ditemukan di Indonesia, terutama menyerang kelompok rentan seperti ibu hamil, wanita usia subur yang sedang menstruasi, serta anak-anak dalam masa pertumbuhan. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk memahami sumber makanan apa saja yang kaya akan mineral ini serta kapan dukungan suplemen diperlukan.

Memenuhi kebutuhan harian zat besi sebenarnya bisa dilakukan melalui pola makan seimbang. Namun, pada kondisi tertentu di mana kebutuhan meningkat secara drastis atau penyerapan dari makanan tidak maksimal, dokter atau tenaga kesehatan seringkali menyarankan konsumsi suplemen tambahan untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Memilih produk yang tepat dengan kandungan yang sesuai kebutuhan sangatlah penting demi efektivitas terapi.

Nah, mau tahu apa saja pilihan makanan zat besi dan suplemen pendukungnya? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Suplemen Zat Besi yang Ampuh

Selain mengonsumsi makanan alami, penggunaan suplemen berkualitas dapat membantu mempercepat pemulihan kadar zat besi dalam darah. Berikut adalah beberapa rekomendasi produk yang tersedia di Halodoc:

1. Sangobion 10 Kapsul

Sangobion merupakan suplemen penambah darah yang diformulasikan khusus untuk mengatasi anemia defisiensi zat besi. Produk ini mengandung Ferrous Gluconate yang merupakan salah satu bentuk zat besi organik yang lebih mudah diserap oleh tubuh. Selain zat besi, Sangobion diperkaya dengan Vitamin C yang berfungsi meningkatkan penyerapan zat besi tersebut di saluran cerna.

Manfaat utama dari Sangobion adalah membantu pembentukan sel darah merah dan mengganti kehilangan zat besi pada kondisi seperti menstruasi, kehamilan, atau pemulihan setelah sakit. Kandungan asam folat dan vitamin B12 di dalamnya juga mendukung kesehatan saraf dan pembentukan DNA sel darah.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 kapsul sehari, diminum pada waktu atau sesudah makan.

Produk ini termasuk golongan obat bebas yang dapat dibeli tanpa resep dokter.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sangobion 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

2. Maltofer 6 Tablet Kunyah

Maltofer mengandung Iron (III)-Hydroxide Polymaltose Complex (IPC) yang unik. Berbeda dengan garam zat besi konvensional, IPC memiliki struktur yang stabil sehingga risiko efek samping pada lambung seperti mual atau perih cenderung lebih minimal. Hal ini membuat Maltofer menjadi pilihan bagi kamu yang memiliki sistem pencernaan sensitif.

Manfaatnya adalah untuk pengobatan dan pencegahan defisiensi zat besi laten serta anemia. Karena bentuknya tablet kunyah dengan rasa cokelat yang enak, produk ini sangat nyaman dikonsumsi tanpa harus ditelan utuh dengan air.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak di atas 12 tahun: 1 tablet kunyah, 1-3 kali sehari tergantung tingkat keparahan anemia (sesuai anjuran dokter).
  • Pencegahan: 1 tablet kunyah sehari.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Maltofer 6 Tablet Kunyah di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Meningkatkan Penyerapan Zat Besi
  1. Konsumsi sumber vitamin C (jeruk, stroberi) bersamaan dengan sumber zat besi.
  2. Hindari minum teh atau kopi setidaknya 1 jam sebelum dan sesudah makan karena tanin dapat menghambat penyerapan.
  3. Masak makanan nabati kaya zat besi untuk memecah fitat yang bisa menghalangi absorbsi mineral.

3. Ferriz Sirup 100 ml

Ferriz Sirup mengandung Sodium Feredetate (Sodium Iron EDTA). Zat aktif ini dikenal memiliki bioavailabilitas yang tinggi, artinya tubuh dapat menyerap zat besi dari senyawa ini dengan sangat efektif meskipun dikonsumsi bersamaan dengan makanan yang mengandung fitat (seperti kacang-kacangan atau sereal).

Suplemen ini bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan zat besi pada anak-anak dalam masa pertumbuhan serta orang dewasa yang membutuhkan asupan besi tambahan. Bentuk sirup memudahkan pemberian dosis yang presisi bagi seluruh anggota keluarga.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 sendok takar (5 ml), 1-2 kali sehari.
  • Anak-anak: Sesuaikan dengan anjuran dokter atau dosis pada kemasan.

Produk ini dikategorikan sebagai suplemen kesehatan yang aman dikonsumsi sesuai aturan pakai.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Ferriz Sirup 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Sakatonik Liver Sirup 100 ml

Sakatonik Liver adalah suplemen multivitamin dan mineral yang sudah sangat dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Mengandung zat besi dalam bentuk Ferrous Gluconate, dikombinasikan dengan Vitamin B Kompleks (B1, B2, B6, B12), Vitamin C, dan mineral pendukung lainnya seperti Kalsium dan Mangan.

Manfaat utamanya adalah membantu menambah darah, membantu pemulihan kondisi tubuh setelah sakit, serta menjaga stamina. Sangat cocok bagi kamu yang sering merasa cepat lelah karena aktivitas padat atau kurang tidur.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 sendok makan (15 ml), 1-2 kali sehari.
  • Anak-anak: 1-2 sendok teh sehari.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sakatonik Liver Sirup 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc

5. Livron B Plex 10 Tablet

Livron B Plex mengandung kombinasi zat besi (Ferrous Fumarate) dengan vitamin B kompleks lengkap serta asam folat. Ferrous fumarate merupakan salah satu bentuk zat besi dengan konsentrasi besi elemental yang tinggi, sehingga efektif untuk meningkatkan kadar hemoglobin secara bertahap.

Suplemen ini digunakan untuk membantu pengobatan anemia dan membantu menjaga metabolisme energi dalam tubuh agar tetap optimal. Selain itu, kandungan asam folat di dalamnya sangat baik untuk mendukung kesehatan sel-sel tubuh.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet sehari atau sesuai petunjuk dokter. Diminum saat makan untuk meminimalkan gangguan lambung.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Pastikan membaca label informasi pada kemasan sebelum penggunaan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Livron B Plex 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

6. Tonikum Bayer 100 ml

Tonikum Bayer merupakan suplemen cair yang mengandung zat besi, kalsium, mangan, zinc, serta vitamin B dan C. Formulasi lengkap ini dirancang untuk mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh, tidak hanya fokus pada penambahan darah tetapi juga penguatan daya tahan tubuh.

Manfaatnya meliputi membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral selama masa pertumbuhan, masa kehamilan, menyusui, serta saat melakukan aktivitas fisik yang berat. Rasa buahnya yang segar membuat suplemen ini lebih mudah diterima oleh lidah.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa/Ibu Hamil/Menyusui: 15 ml sekali sehari.
  • Anak 6-12 tahun: 7.5 ml sekali sehari.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Tonikum Bayer 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Sumber Makanan Zat Besi Alami

Mendapatkan asupan dari makanan utuh adalah langkah pertama yang paling bijak. Ada dua jenis zat besi yang terkandung dalam makanan, yaitu zat besi heme (berasal dari hewan) dan non-heme (berasal dari tumbuhan).

1. Daging Merah dan Hati Ayam/Sapi

Daging merah adalah sumber zat besi heme yang paling baik karena tingkat penyerapannya mencapai 15-35%. Hati merupakan bagian organ yang sangat kaya akan mineral ini, namun bagi ibu hamil, konsumsinya perlu dibatasi karena kandungan Vitamin A-nya yang sangat tinggi.

2. Bayam dan Sayuran Hijau Gelap

Bayam mengandung zat besi non-heme. Meskipun penyerapannya tidak setinggi daging, sayuran ini kaya akan serat dan antioksidan yang baik untuk tubuh. Pastikan memasaknya sebentar saja agar nutrisinya tidak hilang dan tambahkan perasan jeruk nipis untuk membantu penyerapan besinya.

3. Kerang-kerangan dan Seafood

Kerang, tiram, dan kepiting mengandung kadar zat besi yang signifikan. Selain itu, mereka juga merupakan sumber zinc dan vitamin B12 yang mendukung sistem imun dan kesehatan syaraf.

4. Kacang-kacangan dan Biji-bijian

Kacang kedelai, kacang merah, dan lentil adalah pilihan protein nabati terbaik bagi vegetarian untuk memenuhi kebutuhan mineral ini. Biji labu dan wijen juga bisa menjadi camilan sehat kaya mineral.

Studi Mengenai Efektivitas Zat Besi

The Lancet Haematology menerbitkan studi di tahun 2021 yang menjelaskan bahwa suplementasi zat besi oral yang diberikan secara intermiten (berkala) pada populasi dengan defisiensi besi ringan hingga sedang terbukti efektif dalam meningkatkan cadangan feritin tanpa menyebabkan penumpukan besi yang berlebih.

Studi ini menekankan pentingnya monitoring kadar hemoglobin secara rutin bagi pasien yang menjalani terapi suplemen untuk memastikan dosis yang diberikan tepat sasaran dan tidak menimbulkan toksisitas. Penyesuaian asupan vitamin C juga ditemukan meningkatkan efektivitas pengobatan hingga 30% pada kelompok uji coba.

Jika kamu merasa sering lelah, lunglai, dan tidak bertenaga meskipun sudah istirahat cukup, segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk melakukan pemeriksaan darah rutin. Diagnosis dini akan membantu menentukan apakah kamu memerlukan terapi zat besi khusus atau sekadar perbaikan diet harian.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan dan suplemen di atas dengan praktis melalui layanan beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah. Jangan menunda penanganan anemia karena kondisi ini dapat memengaruhi kualitas hidup dan produktivitas harianmu.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Iron deficiency anemia – Symptoms and causes.
WHO. Diakses pada 2026. Anaemia – Overview and Global Targets.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Tabel Komposisi Pangan Indonesia: Sumber Zat Besi.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Iron-Rich Foods: Best Sources.
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2026. Are you getting enough iron?

FAQ

1. Apa saja makanan zat besi yang paling cepat menambah darah?

Daging merah, hati ayam, dan kerang-kerangan adalah sumber zat besi heme yang paling cepat diserap oleh tubuh untuk meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah.

2. Apakah ibu hamil wajib minum suplemen zat besi?

Ya, selama kehamilan volume darah ibu meningkat drastis untuk mendukung pertumbuhan janin, sehingga kebutuhan zat besi seringkali tidak tercukupi hanya dari makanan saja.

3. Mengapa minum teh dilarang saat makan makanan kaya zat besi?

Teh mengandung tanin yang dapat mengikat zat besi dalam saluran pencernaan, sehingga mineral tersebut tidak dapat diserap oleh tubuh dan terbuang melalui sisa pencernaan.

4. Apa efek samping jika terlalu banyak mengonsumsi suplemen zat besi?

Kelebihan zat besi dapat menyebabkan mual, sembelit, nyeri perut, dan dalam jangka panjang dapat merusak organ seperti hati dan jantung (hemokromatosis).

Punya Keluhan Kurang Darah atau Sering Lemas? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu sering merasa lemas, pusing, atau wajah terlihat pucat? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

HILDA ([Halodoc Intelligent Digital Assistant](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.