Ini Penyakit Kulit yang Bisa Menyerang Area Kelamin
Nyatanya ada banyak penyakit kulit yang bisa menyerang area kelamin. Menjaga kebersihan kulit dan konsultasi dengan dokter adalah langkah penting untuk mencegah dan mengobati penyakit-penyakit ini.

DAFTAR ISI:
- Penyebab Penyakit Kulit di Area Kelamin
- Jenis Penyakit Kulit yang Bisa Terjadi di Area Kelamin
- Cara Mengatasi Penyakit Kulit di Area Kelamin
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kesimpulan
Jenis penyakit kulit beragam, mulai dari yang ringan, hingga yang paling parah bisa mengancam nyawa kamu. Banyak faktor yang menyebabkan penyakit kulit, mulai dari faktor lingkungan hingga faktor genetik.
Jika kamu pernah memiliki riwayat penyakit kulit, jaga kebersihan kulit kamu agar kamu tidak terinfeksi penyakit kulit lainnya. Khususnya di bagian organ intim kamu, karena ternyata ada penyakit kulit yang bisa menyerang alat kelamin.
Penyebab Penyakit Kulit di Area Kelamin
Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan penyakit kulit di area kelamin, antara lain:
- Infeksi bakteri, virus, atau jamur
- Alergi terhadap bahan kimia dalam sabun, deterjen, atau produk perawatan tubuh lainnya
- Iritasi akibat gesekan dengan pakaian atau saat berhubungan seksual
- Penyakit autoimun
- Penyakit menular seksual (PMS)
Jenis Penyakit Kulit yang Bisa Terjadi di Area Kelamin
Berikut ini terdapat beberapa penyakit kulit yang bisa terjadi pada area kelamin:
1. Lichen Sclerosus
Ini adalah suatu penyakit kulit yang cukup umum dijumpai, khususnya pada wanita. Lichen sclerosus umumnya memengaruhi kulit di bagian alat kelamin dan anus.
Wanita yang mengidap penyakit ini, biasanya mendapati gejala berupa bercak putih pada bagian vulva atau bibir vagina.
Meskipun banyak terjadi pada wanita, tidak menutup kemungkinan para pria juga bisa mendapatkan penyakit ini.
Sebelum lanjut ke penyakit lainnta, kamu harus tahu Penyebab & Cara Mengatasi Gatal Selangkangan.
2. Eksim
Penyakit eksim adalah kelainan kulit dengan ciri peradangan, bengkak, kemerahan, dan rasa gatal.
Meskipun penyakit eksim ini tidak menular, tapi penyakit ini memberikan rasa tidak nyaman pada pengidapnya, terutama jika kamu terkena eksim pada sekitar alat kelamin.
Penggunaan sabun atau pembersih alat kelamin menimbulkan eksim pada alat kelamin jika kulit kamu tidak cocok dengan bahan-bahan pembersih yang digunakan.
Eksim pada sekitar alat kelamin biasanya ditandai dengan timbulnya ruam dan rasa gatal disekitar alat kelamin. Untuk mencegah kondisi ini, jaga kebersihan sekitar alat kelamin.
Atasi eksim dengan obat yang direkomendasikan oleh dokter. Simak rekomendasinya pada artikel berikut ini: Inilah Obat untuk Mengatasi Eksim yang Kambuh
3. Herpes
Salah satu penyakit kulit yang menjangkiti alat kelamin adalah herpes. Biasanya, jika penyakit herpes menyerang alat kelamin, lebih dikenal dengan nama herpes genital.
Herpes genital adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh virus herpes simpleks yang bisa terjadi pada wanita maupun pria akibat hubungan seksual.
Biasanya, herpes genital dapat dikenali dengan beberapa gejala yang muncul, seperti luka melepuh seperti kemerahan, terasa sakit di sekitar area kelamin, nyeri pada saat buang air kecil, serta benjolan merah atau putih.
Nah, ini Rekomendasi Dokter yang Bisa Mengobati Herpes Kulit.
4. Sifilis
Pada tahap pertama infeksi sifilis, luka terbuka dapat terjadi pada alat kelamin. Luka atau ruam ini sering tidak menimbulkan rasa sakit, tetapi jika tidak diobati, penyakit ini dapat berlanjut ke tahap selanjutnya.
Jika kamu menemukan luka terbuka di area genital, segera hubungi dokter spesialis kulit dan kelamin di Halodoc untuk mencegah sifilis berlanjut ke tahap selanjutnya.
Cari tahu selengkapnya, Ini Obat Sifilis di Apotek yang Ampuh Redakan Gejala.
5. Kondiloma Akuminata
Kondiloma Akuminata atau kutil kelamin adalah jenis penyakit kelamin yang perlu diwaspadai wanita.
Dua jenis virus HPV, yaitu HPV 16 dan HPV 18 penyebab banyak kasus penyakit kutil kelamin. Kutil kelamin akibat HPV biasanya ditandai dengan kemerahan, gatal, dan nyeri.
Virus ini menyebar melalui kontak kulit, seringkali secara seksual.
6. Moluscum Contagiosum
Melansir dari Healthline, moluscum contagiosum disebabkan oleh virus dan ditandai oleh pertumbuhan seperti kutil pada alat kelamin atau tempat lain. Akan tetapi, pertumbuhannya mungkin tidak menyakitkan.
Penyakit ini dapat menimbulkan gejala berupa gatal, sakit, dan bengkak.
Moluscum contagiosum dapat ditularkan secara seksual, melalui kontak kulit ke kulit atau melalui benda-benda pengidapnya.
Cara Mengatasi Penyakit Kulit di Area Kelamin
Pengobatan penyakit kulit di area kelamin tergantung pada penyebabnya. Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi keluhan pada kulit area kelamin meliputi:
1. Perawatan medis
- Krim atau salep anti jamur: Untuk infeksi jamur.
- Krim kortikosteroid: Untuk mengurangi peradangan dan gatal pada kondisi seperti dermatitis kontak atau eksim.
- Antibiotik: Untuk infeksi bakteri.
- Antivirus: Untuk infeksi virus seperti herpes genital.
- Prosedur medis: Seperti krioterapi atau laser untuk menghilangkan kutil kelamin.
2. Perawatan di rumah
- Menjaga kebersihan area kelamin: Cuci area kelamin dengan sabun lembut dan air hangat setiap hari. Hindari penggunaan sabun yang mengandung pewangi atau bahan kimia keras.
- Mengeringkan area kelamin dengan benar: Setelah mandi atau berolahraga, keringkan area kelamin dengan handuk bersih. Pastikan area tersebut benar-benar kering sebelum mengenakan pakaian.
- Menggunakan pakaian dalam yang longgar dan berbahan katun: Pakaian dalam yangLonggar dan berbahan katun dapat membantu menyerap keringat dan menjaga area kelamin tetap kering.
- Menghindari menggaruk area yang gatal: Menggaruk dapat memperburuk iritasi dan meningkatkan risiko infeksi.
- Kompres dingin: Kompres dingin dapat membantu meredakan gatal dan peradangan.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera periksakan diri ke dokter jika mengalami keluhan pada kulit di area kelamin yang tidak membaik setelah beberapa hari, atau jika disertai dengan gejala lain seperti:
- Nyeri.
- Demam.
- Keluarnya cairan yang tidak normal dari vagina atau penis.
- Pembengkakan kelenjar getah bening di selangkangan.
Kesimpulan
Penyakit kulit di area kelamin dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi hingga iritasi.
Penting untuk menjaga kebersihan diri, mengenakan pakaian yangLonggar dan menyerap keringat, serta melakukan hubungan seksual yang aman untuk mencegah penyakit kulit di area kelamin.
Jika mengalami keluhan pada kulit di area kelamin, segera periksakan diri ke dokter spesialis kulit dan kelamin di Halodoc untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.
Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan obat atau produk kesehatan lainnya yang kamu butuhkan di Toko Kesehatan Halodoc.
Produknya 100% asli (original) dan tepercaya. Tak perlu keluar rumah, produk diantar dalam waktu 1 jam.
Yuk, download Halodoc sekarang juga!


