Ini Penyakit yang Bisa Terjadi Akibat Ascaris lumbricoides
“Infeksi Ascaris lumbricoides dapat menyebabkan berbagai penyakit yang memengaruhi sistem pernapasan, pencernaan, dan bahkan pertumbuhan anak-anak. Namun, dengan menjaga kebersihan diri, lingkungan, dan makanan yang dikonsumsi, kamu bisa mencegah penyebaran infeksi ini.”

DAFTAR ISI
- Berbagai Penyakit Akibat Ascaris lumbricoides
- Ketahui Cara Penularannya
- Waspadai Gejala Ascaris lumbricoides
- Cara Mencegah Infeksi
- Hubungi Dokter Ini untuk Pengobatan Infeksi Ascariasis
Ascaris lumbricoides atau yang lebih populer dengan nama cacing gelang, adalah parasit usus yang bisa menginfeksi manusia. Infeksi cacing ini umumnya terjadi melalui konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh telur cacing.
Setelah telur masuk ke dalam tubuh manusia, mereka berkembang menjadi larva dan dapat menyebabkan berbagai penyakit. Cari tahu penyakit apa saja yang bisa terjadi akibat Ascaris lumbricoides di sini!
Berbagai Penyakit Akibat Ascaris lumbricoides
Berikut adalah berbagai penyakit yang bisa terjadi akibat infeksi cacing gelang:
1. Gangguan pencernaan
Infeksi cacing Ascaris lumbricoides dalam usus bisa menyebabkan gangguan pencernaan yang tidak menyenangkan.
Cacing ini bisa mengganggu saluran pencernaan, menyebabkan sakit perut, mual, muntah, dan diare.
Terkadang, cacing tersebut bahkan dapat menyumbat saluran pencernaan, yang memerlukan intervensi medis segera.
2. Radang usus buntu
Ketika cacing gelang di dalam tubuh terus berkembang biak, parasit ini bisa menyumbat usus buntu.
Hal ini kemudian bisa memicu terjadinya radang usus buntu. Penyumbatan usus oleh cacing tersebut juga bisa mengakibatkan robekan dan perdarahan di usus.
3. Pankreatitis
Selain itu, cacing juga bisa menyumbat saluran enzim pankreas dan cairan empedu. Hal ini bisa menyebabkan terjadinya pankreatitis yang memiliki tanda berupa nyeri perut yang hebat.
4. Penyakit pernapasan
Tidak hanya bisa mempengaruhi sistem pencernaan, infeksi cacing ini juga dapat menyebabkan masalah pernapasan.
Ketika larva cacing melakukan perjalanan melalui paru-paru, hal ini dapat mengiritasi jaringan paru-paru dan menyebabkan gejala seperti batuk, sesak napas, dan bahkan pneumonia. Gejala pernapasan ini terutama memengaruhi anak-anak.
5. Masalah pertumbuhan
Para orang tua perlu berhati-hati, karena infeksi Ascaris lumbricoides paling sering terjadi pada anak-anak.
Bila Si Kecil mengalami infeksi yang berulang dari cacing tersebut, maka anak berisiko mengalami masalah pertumbuhan yang serius.
Cacing ini dapat mengambil nutrisi dari tubuh manusia, menyebabkan kekurangan gizi (malnutrisi) dan keterlambatan pertumbuhan.
Karena itu, penting bagi orangtua untuk membawa anak yang terinfeksi untuk segera mendapatkan perawatan medis guna mencegah dampak jangka panjang pada pertumbuhan dan perkembangan mereka.
6. Migrasi cacing
Infeksi parasit ini sebaiknya juga tidak kamu sepelekan, karena cacing bisa bermigrasi ke bagian lain dalam tubuh.
Ketika larva cacing melakukan perjalanan ke berbagai bagian tubuh selain usus dan paru-paru, seperti hati atau otak, mereka dapat menyebabkan masalah serius.
Misalnya, migrasi larva ke hati dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan organ.
Oleh karena itu, penting untuk mencegah dan mengobati infeksi Ascaris lumbricoides dengan tepat sesegera mungkin.
Ketahui Cara Penularannya
Telur cacing gelang sering terdapat pada tanah yang terkontaminasi oleh kotoran orang yang terinfeksi.
Bila kamu mengonsumsi bahan makanan yang terkontaminasi tanpa mencucinya terlebih dahulu, kamu bisa terinfeksi parasit tersebut.
Selain itu, infeksi Ascaris lumbricoides juga sering menular melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi.
Anak-anak bisa terkena parasit tersebut bila bermain tanah yang terkontaminasi dan menyentuh mulut tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.
Itulah mengapa penting untuk menjaga kebersihan tangan dan makanan serta memastikan sanitasi yang baik untuk mencegah penularan infeksi.
Waspadai Gejala Ascaris lumbricoides
Gejala infeksi ini bisa berbeda-beda, tergantung organ tubuh yang terdampak. Namun, Ascaris lumbricoides biasanya menimbulkan gejala pencernaan, seperti
- Sakit perut dan kram.
- Mual dan muntah.
- Diare atau sembelit.
- Penurunan berat badan.
- BAB berdarah.
- Penurunan nafsu makan.
- Terdapat cacing pada kotoran atau muntahan.
Bila cacing menginfeksi paru-paru, maka gejala yang muncul bisa menyerupai asma, seperti:
- Batuk-batuk.
- Sesak napas dan mengi.
- Demam.
Bila kamu mengalami gejala-gejala di atas, dokter bisa melakukan 4 Pemeriksaan untuk Mendiagnosis Ascariasis dalam Tubuh.
Cara Mencegah Infeksi
Ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk mencegah infeksi Ascaris lumbricoides, yaitu:
- Cuci tangan dengan sabun setelah menggunakan toilet dan sebelum makan.
- Pastikan makanan dan minuman yang kamu konsumsi bersih dan matang sempurna.
- Cuci buah hingga bersih sebelum mengonsumsinya.
- Hindari kontak langsung dengan tanah yang mungkin terkontaminasi.
- Lakukan praktik sanitasi yang baik di lingkungan sekitar kamu.
Itulah berbagai penyakit yang bisa terjadi akibat ascaris lumbricoides.
Hubungi Dokter Ini untuk Pengobatan Infeksi Ascariasis
Jika kamu mendapati adanya gejala infeksi ascariasis, sebaiknya segera hubungi dokter di Halodoc untuk penanganan yang lebih tepat.
Tidak perlu khawatir, sebab mereka telah berpengalaman dan menerima ulasan yang baik dari pasien-pasien sebelumnya yang mereka tangani.
Nah, berikut ini daftarnya:
1. dr. Dandung Bawono Sp.A, M.Sc

Kamu bisa menghubungi dokter Dandung Bawono Sp.A, M.Sc, yang merupakan seorang lulusan Universitas Gadjah Mada pada tahun 2004 dan 2009 silam.
Saat ini, ia berpraktik di Gondokusuman, DI Yogyakarta dan terdaftar sebagai anggota IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) dengan nomor STR 3411201319103310.
Memiliki pengalaman selama 21 tahun, dr. Dandung Bawono Sp.A, M.Sc dapat kamu percayai dalam menyembuhkan infeksi ascariasis pada anak.
Selain itu, ia juga mampu memberikan layanan konsultasi seputar alergi dan imunitas anak, masalah pencernaan pada anak, maupun perkembangan anak.
Chat dr. Dandung Bawono Sp.A, M.Sc mulai dari Rp 99.000,- di Halodoc
2. dr. Lingga Pradipta Sp.A

Dokter rekomendasi selanjutnya adalah dr. Lingga Pradipta Sp.A., alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada tahun 2011 dan Universitas Hassanuddin tahun 2021.
Ia juga tergabung sebagai anggota IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) dengan nomor STR 7311201321144020 dan kini menjalani praktik di Makassar, Sulawesi Selatan.
Dengan pengalaman selama 11 tahun, dr. Lingga Pradipta Sp.A dapat memberikan saran yang lebih tepat terkait cara menangani infeksi ascariasis.
Kamu juga bisa berkonsultasi padanya seputar nafsu makan dan nutrisi anak, perkembangan anak, DBD dan penyakit tropis, jantung anak, kesehatan remaja, serta bayi lahir kecil dan prematur.
Chat dr. Lingga Pradipta Sp.A mulai dari Rp 59.000,- di Halodoc
3. dr. Gracia Deswita Natalya Fau, Sp.A

Kamu juga bisa menghubungi dr. Gracia Deswita Natalya Fau Sp.A, lulusan Universitas Pembangunan Nasional Veteran tahun 2001 dan Universitas Sam Ratulangi tahun 2019.
Saat ini, ia berpraktik di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, dan tergabung sebagai anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).
Berbekal pengalaman selama 14 tahun, dr. Gracia Deswita Natalya Fau Sp.A mampu mengatasi infeksi ascariasis.
Selain itu, kamu juga bisa bertanya padanya seputar perkembangan anak, DBD dan penyakit tropis, pencernaan anak, alergi dan imunitas, serta bayi lahir kecil dan prematur.
Chat dr. Gracia Deswita Natalya Fau Sp.A mulai dari Rp 59.000,- di Halodoc.
Dokter tersebut siap membantumu dalam mengobati gejala infeksi ascariasis.
Dengan Halodoc, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter kapan saja dan di mana saja.
Jangan khawatir apabila dokter sedang offline atau tidak tersedia. Sebab, kamu tetap bisa membuat janji konsultasi di lain waktu melalui aplikasi Halodoc.Jadi, tunggu apa lagi? Ayo, hubungi dokter di Halodoc sekarang juga!
Bila kamu mengalami gejala infeksi cacing gelang seperti di atas, segera hubungi dokter di Halodoc✔️ untuk minta saran kesehatan yang tepat. Klik gambar di bawah ini untuk mulai konsultasi dengan biaya yang lebih terjangkau.



