Advertisement

Ini Penyebab dan Cara Efektif untuk Mengatasi Kulit Melepuh  

6 menit
Ditinjau oleh  dr. Erlian Dimas SpDVE   09 Desember 2025

Tak hanya luka bakar, berbagai penyebab lain juga bisa menyebabkan kulit melepuh, seperti gesekan hingga alergi.

Ini Penyebab dan Cara Efektif untuk Mengatasi Kulit Melepuh  Ini Penyebab dan Cara Efektif untuk Mengatasi Kulit Melepuh  

DAFTAR ISI


Kulit melepuh merupakan kondisi ketika lapisan luar kulit terangkat atau terpisah dari lapisan bawah yang membentuk rongga berisi cairan. Kulit melepuh sebenarnya bukan kondisi yang berbahaya, tetapi bisa menimbulkan rasa sakit dan perih yang mengganggu. 

Kulit melepuh terjadi karena kulit mengalami iritasi atau kerusakan pada lapisan epidermis, lapisan paling luar dari kulit. Kulit yang terpapar panas, gesekan, atau bahan kimia, menyebabkannya terpisah dari jaringan di bawahnya, dan membentuk rongga berisi cairan jernih atau serum. 

Cairan tersebut berfungsi sebagai pelindung untuk mempercepat proses penyembuhan dan melindungi jaringan yang lebih dalam agar tidak terjadi infeksi atau kerusakan lebih lanjut. 

Kulit melepuh butuh perawatan yang tepat agar tidak menimbulkan komplikasi, seperti infeksi atau bekas luka permanen pada kulit. 

Nah, mau tahu apa saja penyebab dan cara mengatasi kulit melepuh?

Berbagai Penyebab Kulit Melepuh

Kulit yang melepuh dibedakan menjadi dua, yaitu lepuhan kecil dan lepuhan besar. Lepuhan besar lebih rentan mengalami komplikasi dibandingkan lepuhan kecil. 

Kulit melepuh juga bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Berikut adalah beberapa penyebab umum kulit melepuh: 

1. Luka bakar

Luka bakar biasanya menjadi penyebab utama kulit melepuh. Hal ini karena kulit terkena paparan panas ekstrem seperti air mendidih, api, atau sengatan matahari (sunburn). 

Suhu panas atau tinggi bisa merusak  sel-sel kulit dan lapisan epidermis terpisah dari jaringan di bawahnya. Cairan tersebut mengumpul di rongga tersebut untuk melindungi jaringan yang lebih dalam. 

Kamu bisa menggunakan obat luka bakar yang untuk mengatasi kondisi ini. Cek rekomendasi produknya di artikel berikut: Ini 7 Obat Luka Bakar yang Ampuh dan Mudah Ditemukan. 

2. Gesekan berlebih

Gesekan pada kulit secara berulang bisa menyebabkan kulit mengelupas dan melepuh. Gesekan ini biasanya terjadi ketika memakai pakaian yang ketat, atau sepatu yang tidak sesuai dengan ukuran. Gesekan akan mengiritasi lapisan epidermis dan menyebabkan pemisahan lapisan kulit dan membentuk lepuhan. 

3. Reaksi alergi atau iritasi

Kulit melepuh juga bisa menjadi pertanda reaksi alergi atau iritasi terhadap beberapa bahan atau zat. Seperti bahan kimia pada produk kosmetik, deterjen, hingga obat-obatan. Kulit melepuh ini bisa berawal dari dermatitis kontak yang memicu peradangan kulit dan membentuk lepuhan. 

4. Infeksi kulit

Terdapat beberapa infeksi yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur yang bisa menyebabkan kulit melepuh. Contohnya herpes simpleks atau infeksi bakteri seperti impetigo yang menyebabkan kulit melepuh dan bernanah. 

Ketahui informasi lengkap mengenai impetigo di artikel berikut: Apa itu Penyakit Impetigo? – Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

5. Penyakit kulit tertentu

Beberapa penyakit kulit  juga bisa menjadi penyebab kulit melepuh. Misalnya pemfigus vulgaris dan epidermolisis bulosa adalah contoh gangguan autoimun genetik yang menyebabkan kulit melepuh dan mengelupas. 

Tanda dan Gejala Kulit Melepuh

Tanda dan gejala kulit melepuh dapat bervariasi tergantung pada penyebabnya, tetapi kulit melepuh bisa dikenal melalui beberapa tanda khas. Nah, berikut ini tanda dan gejala utama yang perlu diperhatikan: 

  • Muncul lepuhan atau kulit melepuh berisi cairan. 
  • Rasa sakit dan perih pada area kulit yang meradang. 
  • Kemerahan yang tampak pada bagian iritasi. 
  • Pembengkakan pada area yang lepuh. 
  • Panas di area lepuhan atau terasa hangat ketika disentuh. 
  • Gatal atau sensasi tidak nyaman pada area sekitar kulit yang melepuh. 
  • Tanda luka bakar (pada kasus sunburn)

Tahukah kamu? Kulit Rapuh dan Mudah Melepuh Bisa Sebabkan 9 Komplikasi Ini.

Komplikasi dari Kulit Melepuh

Kulit melepuh memang bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, dalam beberapa kasus kondisi ini bisa menimbulkan komplikasi, terutama bila tidak ditangani dengan tepat. Berikut komplikasi yang perlu diwaspadai:

  • Infeksi bakteri.
  • Bekas luka. 
  • Pigmentasi kulit tidak merata. 
  • Penurunan fungsi kulit. 
  • Penyebaran infeksi sistemik (sepsis). 
  • Keloid (bekas luka menonjol). 
  • Pemfigus dan penyakit kulit autoimun. 

Cara Menyembuhkan Kulit Melepuh

Perawatan yang tepat terhadap kulit melepuh bisa membantu proses penyembuhan berjalan cepat dan mencegah komplikasi. Berikut cara-cara yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan kulit melepuh: 

1. Menjaga kebersihan

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah menjaga kebersihan di area yang melepuh. Pastikan area yang terdampak tetap bersih dan kering. Hindari menggaruk atau memecahkan lepuhan agar tidak terjadi infeksi. 

2. Gunakan perban steril

Sebaiknya tutup kulit yang melepuh dengan perban steril atau kasa yang tidak lengket. Hal ini membantu melindungi lepuhan dari gesekan dan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi. Pastikan juga untuk mengganti perban secara rutin ketika kotor dan basah. 

3. Biarkan lepuhan tetap utuh

Hindari menggaruk atau memecahkan lepuhan. Cairan di dalam lepuhan berguna untuk melindungi dan mempercepat proses penyembuhan.

4. Gunakan salep antiseptik

Kamu bisa menggunakan salep antiseptik untuk mencegah terjadinya infeksi pada kulit yang melepuh atau kulit sekitarnya. Pastikan juga untuk tetap menutup luka dengan perban steril untuk melindungi area yang melepuh. 

5. Konsultasi dengan dokter

Jika luka lepuhan yang kamu alami tergolong besar dan tak kunjung sembuh setelah melakukan beberapa perawatan, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat. 

Hubungi Dokter Ini untuk Perawatan Kulit Melepuh

Jika kamu ingin tahu lebih lanjut terkait penanganan kulit melepuh, kamu bisa hubungi dokter spesialis kulit via Halodoc.

Dokter spesialis kulit di Halodoc berpengalaman dalam memberikan berbagai saran perawatan kulit, serta mendapatkan rating positif dari pasien sebelumnya.

Inilah beberapa dokter yang bisa kamu hubungi melalui Halodoc:

  • dr. Frieda, Sp.D.V.E: Dokter spesialis kulit dan kelamin dengan pengalaman 8 tahun, lulusan Universitas Sebelas Maret (2022). Saat ini praktik di Bogor, anggota PERDOSKI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
  • dr. Dyah Ayu Nirmalasari, Sp.D.V.E: Dokter spesialis kulit dan kelamin dengan pengalaman 10 tahun, lulusan Universitas Hasanuddin (2022). Kini praktik di Bima, NTB, anggota PERDOSKI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
  • dr. Made Martina W., M.Biomed, Sp.D.V.E: Dokter spesialis kulit dan kelamin dengan pengalaman 12 tahun, lulusan Universitas Udayana (2017). Kini praktik di Denpasar, Bali, anggota PERDOSKI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.

Dokter-dokter tersebut mampu memberikan prosedur perawatan kulit melepuh secara aman dan tepat.

Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Dapatkan juga berbagai produk obat-obatan untuk mengatasi kulit yang melepuh hanya di Toko Kesehatan Halodoc.

Referensi: 
American Academy of Dermatology. Diakses pada 2025. Blisters: Causes, Treatments, and Prevention. 
Mayo Clinic. Diakses pada 2025. Blisters: Symptoms and Causes.
National Institutes of Health. Diakses pada 2025. Skin Blisters: Treatment and Care.
WebMD. Diakses pada 2025. Blisters: Causes, Symptoms, and Treatment. 

FAQ

1. Apakah kulit melepuh bisa terjadi akibat gesekan mikro yang tidak terasa?

Ya. Kulit melepuh dapat muncul dari gesekan mikro berulang, misalnya dari pakaian ketat atau sepatu yang sedikit longgar, meski tidak terasa sakit saat itu.

2. Bisakah kulit melepuh muncul karena alergi suhu dingin?

Bisa. Pada sebagian orang, paparan dingin ekstrem bisa memicu reaksi urtikaria dingin yang menyebabkan kulit melepuh kecil mirip gigitan serangga.

3. Apakah stres bisa memperburuk kondisi kulit melepuh?

Ya. Stres dapat memicu flare pada kondisi seperti eczema atau dyshidrotic eczema, yang membuat kulit melepuh muncul lebih banyak dari biasanya.

4. Benarkah dehidrasi dapat mempermudah terjadinya kulit melepuh?

Benar. Ketika tubuh kekurangan cairan, kulit menjadi lebih rapuh dan mudah rusak, sehingga risiko kulit melepuh akibat gesekan meningkat.

5. Apakah kandungan logam tertentu dalam perhiasan dapat menyebabkan kulit melepuh?

Ya. Alergi terhadap nikel atau kobalt dalam perhiasan dapat memicu dermatitis kontak yang menimbulkan kulit melepuh, bahkan tanpa luka sebelumnya.