Ad Placeholder Image

Ini Perawatan untuk Mengatasi CKD atau Chronic Kidney Disease

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 23 September 2026

“Chronic kidney disease adalah penyakit yang perkembangannya sangat lambat. Untuk itu, kamu perlu melakukan perawatan tepat agar penyakit ini tidak memburuk, seperti mengurangi asupan protein dan menjalankan gaya hidup sehat.”

Ini Perawatan untuk Mengatasi CKD atau Chronic Kidney DiseaseIni Perawatan untuk Mengatasi CKD atau Chronic Kidney Disease

DAFTAR ISI


Derajat CKD atau penyakit ginjal kronis menunjukkan tingkat penurunan fungsi ginjal yang berlangsung menetap. Kondisi ini umumnya dinilai berdasarkan laju filtrasi glomerulus atau estimated glomerular filtration rate (eGFR) dan bukti kerusakan ginjal.

CKD sering berkembang perlahan dan dapat tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Karena itu, pemeriksaan medis penting untuk mengetahui stadium, mencari penyebab, serta menentukan pemantauan dan perawatan yang sesuai.

Memahami Stadium CKD

Secara umum, CKD dibagi menjadi lima stadium berdasarkan eGFR, yaitu stadium 1 dengan eGFR 90 atau lebih, stadium 2 dengan eGFR 60–89, stadium 3a dengan eGFR 45–59, stadium 3b dengan eGFR 30–44, stadium 4 dengan eGFR 15–29, dan stadium 5 dengan eGFR kurang dari 15 mililiter per menit per 1,73 meter persegi.

Angka eGFR tidak sebaiknya ditafsirkan sendiri karena hasilnya dapat dipengaruhi usia, kondisi kesehatan, dan perubahan sementara. Dokter juga menilai albumin dalam urine, tekanan darah, riwayat penyakit, hasil pemeriksaan darah, serta perubahan fungsi ginjal dari waktu ke waktu.

Stadium 1 hingga 2 dapat menunjukkan fungsi penyaringan yang masih relatif baik, tetapi tetap membutuhkan bukti kerusakan ginjal agar dapat dikategorikan sebagai CKD. Pada stadium 3 hingga 5, pemantauan biasanya lebih sering karena risiko komplikasi seperti anemia, gangguan mineral tulang, penyakit jantung, dan penumpukan cairan dapat meningkat.

Faktor yang Memengaruhi CKD

Penyebab CKD yang sering antara lain diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit ginjal tertentu, infeksi, sumbatan saluran kemih, serta penggunaan obat tertentu yang tidak sesuai anjuran. Pengendalian tekanan darah dan gula darah dapat membantu memperlambat penurunan fungsi ginjal pada sebagian orang.

Perawatan dapat meliputi perubahan pola makan sesuai anjuran tenaga kesehatan, aktivitas fisik yang aman, berhenti merokok, dan penggunaan obat yang diresepkan. Hindari mengonsumsi obat pereda nyeri atau suplemen tanpa berkonsultasi, terutama bila fungsi ginjal sudah menurun.

Studi Terkait

Penilaian CKD tidak hanya menggunakan satu hasil laboratorium. Pengulangan pemeriksaan dan evaluasi albumin urine membantu dokter memastikan kondisi berlangsung menetap serta memperkirakan risiko perburukan.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan hasil eGFR yang menurun, urine berbusa atau berdarah, pembengkakan pada kaki, perubahan jumlah urine, mudah lelah, mual, atau sesak napas. Keluhan tersebut tidak selalu disebabkan CKD, tetapi perlu dinilai agar penyebabnya dapat diketahui.

Jika mengalami sesak napas berat, nyeri dada, kebingungan, penurunan kesadaran, atau urine berhenti keluar, cari pertolongan medis segera. Untuk memahami derajat CKD dan langkah berikutnya, konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Derajat CKD perlu ditentukan melalui pemeriksaan dan penilaian dokter, bukan hanya berdasarkan gejala. Chat dokter dapat membantu menafsirkan hasil pemeriksaan serta menentukan apakah kamu perlu pemeriksaan lanjutan atau rujukan.

Referensi
National Kidney Foundation. Diakses pada 2026. Estimated Glomerular Filtration Rate (eGFR).
World Health Organization. Diakses pada 2026. Chronic Kidney Disease.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Penyakit Ginjal Kronis.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Informasi Obat dan Pengawasan Obat.
WebMD. Diakses pada 2026. Chronic Kidney Disease.

FAQ

Apakah derajat CKD bisa berubah?

Derajat CKD dapat berubah jika fungsi ginjal membaik atau menurun, tetapi penilaiannya memerlukan pemeriksaan berulang. Satu hasil eGFR saja belum cukup untuk menentukan perubahan stadium.

Apakah CKD stadium awal memiliki gejala?

CKD stadium awal sering tidak menimbulkan gejala yang khas. Pemeriksaan darah dan urine dapat membantu mendeteksi gangguan lebih dini, terutama pada orang dengan diabetes atau hipertensi.

Apakah semua pasien CKD memerlukan cuci darah?

Tidak semua pasien CKD memerlukan cuci darah. Terapi pengganti ginjal dipertimbangkan berdasarkan fungsi ginjal, gejala, komplikasi, dan penilaian dokter.