• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini yang Perlu Diketahui Tentang Nasal Endoskopi

Ini yang Perlu Diketahui Tentang Nasal Endoskopi

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Nasal endoskopi merupakan prosedur untuk melihat saluran hidung dan sinus. Prosedur ini dilakukan dengan endoskopi, yaitu sebuah alat tipis yang fleksibel dengan kamera kecil dan cahaya. Dokter ahli telinga, hidung, dan tenggorokan (otolaryngologist) akan sering melakukan prosedur ini pada pengidap yang memiliki masalah. 

Pemeriksaan nasal endoskopi dapat menunjukkan detail spesifik, seperti tempat perdarahan dan pembengkakan jaringan hidung. Ini juga dapat digunakan untuk melihat pertumbuhan di dalam hidung yang memungkinkan kanker. Dalam beberapa kasus, nasal endoskopi dapat digunakan sebagai perawatan. Misalnya, mungkin dilakukan pada anak untuk mengeluarkan benda asing dari hidung.

Baca juga: Apakah Nasal Endoskopi Aman untuk Dilakukan?

Kondisi yang Membutuhkan Nasal Endoskopi

Seseorang membutuhkan pemeriksaan nasal endoskopi jika memiliki masalah hidung atau sinus, bahkan jika ada polip tumbuh dalam hidung. Rinosinusitis adalah salah satu alasan paling umum untuk melakukan nasal endoskopi. Gejala seperti penyumbatan hidung, cairan kuning atau kehijauan dari hidung, dan nyeri wajah, merupakan gejala yang perlu diwaspadai. 

Dengan pemeriksaan nasal endoskopi, dokter akan menggunakan alat endoskop untuk mencari pembengkakan dan polip. Nanah yang terinfeksi pun dapat diambil. Sehingga pemeriksaan ini dapat membantu menunjukkan apa yang menyebabkan infeksi dan cara terbaik untuk mengobatinya.

Dokter atau ahli THT dapat menggunakan endoskopi hidung untuk melakukan operasi invasif minimal. Operasi dilakukan dengan alat yang sangat kecil dan tidak memerlukan luka luar (sayatan).

Baca juga: 8 Hal yang Perlu Diketahui tentang Pemeriksaan Endoskopi

Hal yang Terjadi Selama Nasal Endoskopi

Kamu dapat menanyakan pada dokter melalui aplikasi Halodoc tentang apa hasil yang didapatkan dari pemeriksaan nasal endoskopi. Beberapa ini adalah beberapa hal yang mungkin kamu alami dalam prosedur nasal endoskopi:

  • Selama prosedur, kamu mungkin akan duduk di kursi pemeriksaan. 
  • Setelah diberikan anestesi dan mati rasa di area tersebut, dokter akan memasukkan alat endoskopi ke satu sisi hidung. 
  • Kamu mungkin merasa sedikit tidak nyaman. Jika begitu, beritahu pada dokter, karena mungkin kamu membutuhkan lebih banyak obat bius atau alat endoskopi yang lebih kecil.
  • Dalam satu lubang hidung, dokter akan mendorong endoskop ke depan untuk melihat bagian dari rongga hidung dan sinus. 
  • Prosedur ini dapat diulangi beberapa kali di sisi hidung yang sama ataupun di sisi berlawanan hidung.
  • Jika diperlukan, dokter akan mengambil sampel jaringan sebagai bagian dari endoskopi. Ia dapat mengirim jaringan tersebut ke laboratorium untuk diperiksa.

Setelah prosedur pemeriksaan nasal endoskopi dilakukan, bicaralah dengan dokter mengenai apa yang diharapkan. Tanyakan apakah ia memiliki instruksi spesifik. Setelah pemeriksaan ini juga, kamu harus dapat melakukan aktivitas seperti biasanya. Namun, jika terjadi mimisan dan tidak berhenti, segera beritahu dokter. 

Prosedur nasal endoskopi sering memberikan informasi yang diperlukan untuk membuat rencana perawatan berikutnya jika diperlukan. Kamu dapat membicarakan hal ini dengan dokter atau penyedia layanan kesehatan segera setelah pemeriksaan. Dalam kasus lain, dokter mungkin akan merencanakan lebih banyak tes, seperti CT scan. Jika dokter mengambil jaringan selama prosedur, maka hasilnya mungkin memerlukan beberapa hari untuk dianalisa dan kamu perlu kembali menemui dokter.

Baca juga: Kapan Sebaiknya Endoskopi Dilakukan?

Prosedur nasal endoskopi umumnya aman. Tetapi mungkin memiliki komplikasi yang jarang terjadi seperti:

  • Mimisan.
  • Pingsan.
  • Reaksi berbahaya terhadap dekongestan atau anestesi.

Risiko dapat bervariasi sesuai dengan usia dan kondisi kesehatan tubuh setiap orang. Tanyakan pada dokter tentang risiko yang mungkin terjadi pada kamu. Ikuti semua instruksi yang diarahkan dokter mengenai obat-obatan dan tindak lanjutnya. Dalam banyak kasus, dokter akan menjadwalkan pemeriksaan nasal endoskopi lain di waktu mendatang untuk melihat bagaimana perkembangan perawatan. 

Referensi:
Johns Hopkins. Diakses pada 2020. Nasal Endoscopy.