Jangan Asal, Ini Cara Memilih Skincare pada Bayi Baru Lahir
Skincare bayi baru lahir dibutuhkan untuk menjaga kulit tetap sehat.

DAFTAR ISI
Skincare atau produk perawatan kulit tak hanya dibutuhkan untuk orang dewasa, tapi juga bayi. Produk ini bermanfaat untuk menjaga kulit tetap sehat dan terhindar dari penyakit.
Kulit bayi masih dalam tahap perkembangan, terutama beberapa bulan pertama kehidupannya. Karena itu, pemilihan skincare tidak boleh sembarangan. Sebaiknya pilih yang bersifat ringan dan sesuai dengan jenis kulit.
Skincare bayi baru lahir juga tidak boleh mengandung bahan kimia berbahaya, seperti sulfat, paraben, dan pewarna serta pewangi buatan. Sebab, bahan kimia tersebut dapat memicu iritasi pada kulit.
Tips Memilih Skincare Bayi Baru Lahir
Berikut beberapa tips memilih skincare bayi:
1. Sesuaikan dengan jenis kulit
Setiap bayi memiliki jenis kulit yang berbeda. Beberapa di antaranya kulit kering, kulit sensitif (atopik) dan kulit normal. Kulit normal terasa lembut, bersih dan lembap saat disentuh.
Sementara kulit kering cenderung bertekstur kasar dan mengelupas. Terakhir, kulit sensitif. Jenis kulit ini bertekstur sangat kering, terasa gatal dan muncul bercak merah saat tidak sengaja tergaruk atau tertekan.
Jadi, pastikan untuk memilih skincare bayi yang sesuai dengan jenis kulit. Bagi bayi dengan kulit sensitif, sebaiknya pilih produk yang dikhususkan untuk kulit sensitif. Terapkan cara yang sama untuk jenis kulit lainnya.
2. Tidak mengandung SLS dan paraben
SLS dan Paraben merupakan kandungan kimia yang banyak digunakan dalam produk perawatan kulit.
Ketika memilih produk skincare bayi baru lahir, sebaiknya sebaiknya hindari produk dengan dua kandungan yang disebutkan.
Sebab, keduanya bisa memicu reaksi alergi yang justru dapat mengganggu kenyamanan bayi. Adapun ciri-ciri alergi produk skincare, antara lain gatal-gatal, ruam merah dan iritasi kulit.
3. Mengandung bahan alami
Beberapa jenis bahan alami yang seharusnya ada dalam rangkaian skincare bayi baru lahir, yaitu:
- Minyak kelapa. Di dalamnya mengandung antioksidan dan vitamin E yang dapat melembutkan dan menghaluskan kulit serta menjaga kelembapan kulit bayi.
- Minyak zaitun. Di dalamnya mengandung vitamin B, E dan K serta potassium, magnesium dan sodium. Minyak ini efektif merawat, menjaga kelembapan kulit dan menghaluskan kulit.
- Minyak almond. Di dalamnya mengandung vitamin A, B, D dan E serta lemak, potassium, magnesium dan sodium. Fungsinya adalah merawat kulit agar tetap terjaga kesehatannya.
4. Teruji klinis dan terdaftar BPOM
Uji klinis diperlukan guna memastikan produk tidak mengandung bahan berbahaya, sehingga aman digunakan pada bayi.
Produk juga harus terdaftar dalam BPOM sebagai jaminan bahwa produk sudah menggunakan bahan baku sesuai standar dan tidak membahayakan kesehatan.
Skincare Apa Saja yang Umum Dibutuhkan Bayi?
Berikut adalah beberapa jenis skincare yang umumnya dibutuhkan oleh bayi:
- Pembersih (sabun/baby wash/shampo bayi)
- Gunakan sabun pembersih yang sangat lembut, pH seimbang, hypoallergenic, tanpa SLS, paraben, dan pewangi berlebihan.
- Sebagian ahli menyarankan tidak memandikan bayi setiap hari, cukup pakai kain lembut & air hangat, lalu sesekali pakai pembersih.
- Pelembap / lotion
- Untuk menjaga kelembapan kulit bayi, terutama setelah mandi.
- Jika kulit bayi sangat kering, bisa pakai krim (cream) yang lebih “tebal” untuk area seperti siku, lutut, tumit.
- Salep / barrier cream (krim ruam popok)
- Sangat penting untuk area popok, untuk mencegah dan mengatasi ruam popok.
- Kandungan seperti zinc oxide atau petroleum jelly biasanya efektif sebagai penghalang (barrier).
- Minyak pijat (baby oil)
- Bisa digunakan untuk pijatan lembut, membuat kulit lebih licin saat dipijat.
- Namun, tidak selalu harus dipakai banyak karena baby oil tidak selalu diserap kulit bayi dengan baik.
- Krim tambahan (opsional)
- Jika bayi memiliki kulit sangat kering atau kondisi khusus (misalnya ekzema), bisa gunakan cream khusus (krim ekstra lembap).
- Krim ini biasanya lebih “rich” dan bisa mengunci kelembapan lebih kuat daripada lotion biasa.
- Deterjen khusus pakaian bayi
- Meskipun bukan “skincare” yang diaplikasikan ke kulit, penting memilih deterjen yang lembut, tanpa pewangi atau pewarna keras agar pakaian bayi tidak mengiritasi kulit.
Itulah cara memilih skincare bayi baru lahir dan rekomendasi jenis produknya.
Jika bayi mengalami alergi setelah menggunakan produk perawatan tubuh, segera hentikan penggunaan dan tanya dokter untuk melakukan langkah perawatan.
Jika membutuhkan informasi lain seputar kesehatan anak, gaya hidup dan pola anak, silakan download Halodoc sekarang juga!



