
Jarang Diketahui, Ini Gejala dari Menopause pada Pria
“Tidak hanya wanita, menopause juga dapat terjadi pada pria. Kondisi yang memiliki sebutan lain andropause ini memiliki beberapa gejala, mulai dari penurunan libido, susah tidur, rentan depresi, osteoporosis, hingga perut yang membuncit.”

DAFTAR ISI
Menopause sering kali dianggap sebagai fase yang hanya dialami oleh wanita. Namun, tahukah kamu bahwa laki-laki juga mengalami fase serupa yang disebut dengan andropause atau menopause pria? Berbeda dengan wanita yang mengalami penurunan hormon estrogen secara drastis dalam waktu singkat, menopause pada laki-laki terjadi melalui penurunan kadar testosteron secara bertahap seiring bertambahnya usia.
Kondisi ini umumnya mulai dirasakan saat pria memasuki usia 40 hingga 50 tahun ke atas. Penurunan hormon testosteron ini tidak hanya berdampak pada fungsi seksual, tetapi juga mempengaruhi kondisi psikologis, kepadatan tulang, massa otot, hingga tingkat energi sehari-hari. Karena gejalanya muncul perlahan, banyak pria yang mengabaikannya dan menganggap hal tersebut sebagai bagian alami dari penuaan.
Menangani andropause sangat penting untuk menjaga kualitas hidup di masa tua. Tanpa penanganan yang tepat, gejala seperti kelelahan kronis, depresi, dan penurunan gairah seksual dapat mengganggu hubungan sosial maupun produktivitas kerja. Selain perubahan gaya hidup, penggunaan suplemen kesehatan yang tepat dapat membantu menjaga keseimbangan nutrisi yang mendukung produksi hormon alami tubuh.
Nah, mau tahu apa saja pilihan produk kesehatan untuk mendukung stamina pria di masa andropause? Berikut ulasannya!
Rekomendasi Produk untuk Menopause Laki-Laki yang Ampuh
Memasuki masa menopause pria, tubuh membutuhkan asupan mikronutrien spesifik untuk menjaga fungsi organ dan stabilitas hormon. Berikut adalah beberapa rekomendasi suplemen yang bisa membantu kamu menjaga vitalitas:
1. Nature’s Plus Zinc 50 mg 90 Tablet
Nature’s Plus Zinc mengandung mineral Zinc (Seng) dalam bentuk amino acid chelate yang lebih mudah diserap oleh tubuh. Zinc merupakan elemen krusial bagi pria karena berperan langsung dalam proses sintesis hormon testosteron dan menjaga kesehatan kelenjar prostat. Selain itu, Zinc bekerja sebagai kofaktor bagi lebih dari 300 enzim dalam tubuh yang mengatur metabolisme dan sistem imun.
Manfaat utamanya mencakup peningkatan kualitas sperma, menjaga fungsi reproduksi, serta mempercepat proses penyembuhan luka. Bagi pria yang mengalami andropause, asupan Zinc yang cukup membantu mencegah penurunan drastis kadar testosteron bebas dalam darah.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1 tablet per hari.
- Diminum sesudah makan untuk menghindari rasa tidak nyaman pada lambung.
Obat ini termasuk kategori suplemen kesehatan. Perhatikan aturan pakai pada kemasan atau konsultasikan jika kamu memiliki riwayat gangguan ginjal.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Nature’s Plus Zinc 50 mg 90 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Sea-Quill Vitamin E 400 IU 30 Kapsul
Sea-Quill Vitamin E mengandung d-alpha tocopherol, yaitu bentuk Vitamin E alami yang memiliki bioavailabilitas tinggi. Vitamin E berfungsi sebagai antioksidan kuat yang melindungi sel-sel tubuh, termasuk sel leydig di testis yang memproduksi testosteron, dari kerusakan akibat radikal bebas dan stres oksidatif.
Suplemen ini bermanfaat untuk melancarkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh, meningkatkan elastisitas pembuluh darah, dan mendukung kesehatan jantung. Pada pria menopause, Vitamin E membantu menjaga kelembapan kulit dan mencegah kelelahan otot yang sering timbul akibat penurunan hormon.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1 kapsul lunak per hari.
- Sebaiknya dikonsumsi bersama makanan yang mengandung lemak untuk penyerapan optimal.
Obat ini termasuk kategori suplemen. Hindari penggunaan dosis tinggi jika kamu sedang mengonsumsi obat pengencer darah.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Sea-Quill Vitamin E 400 IU 30 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc
Gejala Umum Menopause Pria yang Sering Muncul
- Penurunan dorongan seksual atau libido secara signifikan.
- Perubahan suasana hati (mood swings) dan mudah merasa cemas atau sedih.
- Penurunan massa otot tubuh dan peningkatan akumulasi lemak di area perut.
- Gangguan tidur atau insomnia yang disertai kelelahan di siang hari.
3. Nature’s Health Tribulus Complex 60 Kapsul
Nature’s Health Tribulus Complex adalah suplemen herbal yang mengombinasikan ekstrak Tribulus terrestris dengan bahan alami lainnya seperti Panax Ginseng dan Muira Puama. Cara kerjanya adalah dengan merangsang hormon luteinizing (LH) yang kemudian memicu testis untuk memproduksi lebih banyak testosteron secara alami.
Produk ini sangat efektif untuk pria yang merasa kehilangan stamina dan vitalitas seksual di masa menopause. Selain itu, kandungan ginseng di dalamnya membantu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap stres fisik maupun mental.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1-2 kapsul per hari.
- Diminum setelah makan.
Obat ini termasuk kategori obat tradisional/herbal. Perhatikan aturan pakai pada kemasan dan hentikan penggunaan jika muncul gejala alergi.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Nature’s Health Tribulus Complex 60 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc
4. Blackmores Multivitamins + Minerals 30 Tablet
Blackmores Multivitamins + Minerals menyediakan kombinasi lengkap vitamin esensial dan mineral yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan fungsi metabolisme harian. Kandungan seperti Vitamin B kompleks membantu mengubah makanan menjadi energi, sedangkan mineral seperti Magnesium mendukung fungsi saraf dan otot.
Manfaat suplemen ini adalah membantu memenuhi kebutuhan nutrisi yang mungkin tidak terpenuhi dari diet harian. Ini penting bagi pria menopause karena penyerapan nutrisi cenderung menurun seiring bertambahnya usia, sehingga dukungan multivitamin membantu mencegah rasa lesu yang berkepanjangan.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1 tablet per hari.
- Diminum bersama makanan.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan agar tidak melebihi dosis yang dianjurkan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Blackmores Multivitamins + Minerals 30 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
Cara Alami Menangani Menopause Laki-Laki
Selain mengonsumsi suplemen, perubahan gaya hidup memegang peranan kunci dalam mengelola gejala andropause agar tidak semakin memburuk.
1. Olahraga Beban secara Teratur
Latihan beban atau resistensi telah terbukti secara klinis dapat memicu peningkatan produksi hormon testosteron secara alami. Selain itu, olahraga membantu menjaga massa otot yang cenderung menyusut selama masa menopause pria.
2. Manajemen Stres dan Tidur Cukup
Hormon kortisol yang dihasilkan saat stres dapat menghambat produksi testosteron. Pastikan kamu tidur 7-8 jam setiap malam, karena produksi hormon pria sebagian besar terjadi saat tubuh sedang beristirahat secara mendalam.
3. Menjaga Berat Badan Ideal
Kelebihan lemak tubuh, terutama lemak perut, berkaitan erat dengan penurunan testosteron karena jaringan lemak dapat mengubah testosteron menjadi estrogen melalui proses aromatisasi. Menjaga pola makan rendah gula sangat disarankan.
Studi Mengenai Menopause pada Laki-Laki
The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa penurunan testosteron pada pria terjadi sekitar 1% setiap tahunnya setelah usia 30 tahun. Temuan ini menegaskan bahwa andropause adalah proses fisiologis yang nyata dan berhubungan dengan risiko sindrom metabolik.
Studi lain menunjukkan bahwa suplementasi Zinc dan Vitamin D dapat memberikan efek positif pada kadar hormon pria yang berada di ambang batas bawah normal. Hal ini membuktikan bahwa intervensi nutrisi dan gaya hidup dapat memperlambat dampak negatif dari penuaan hormonal pada pria.
Jika kamu merasakan gejala yang mengganggu aktivitas sehari-hari atau merasa perubahan emosional yang drastis, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.
Untuk mendukung kesehatan tubuhmu di masa andropause, kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar langsung ke depan rumah dengan aman.
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Male menopause: Myth or reality?.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Andropause (Male Menopause).
Healthline. Diakses pada 2026. What Is Male Menopause?.
Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism. Diakses pada 2026. Age-Related Decline in Testosterone Levels in Men.
FAQ
1. Apakah pria benar-benar mengalami menopause?
Ya, meskipun istilah medisnya lebih tepat disebut andropause atau late-onset hypogonadism. Berbeda dengan wanita, pria tidak berhenti berovulasi, melainkan mengalami penurunan kadar testosteron secara bertahap.
2. Pada usia berapa menopause laki-laki dimulai?
Biasanya dimulai setelah usia 40 tahun, namun gejalanya seringkali baru terasa signifikan saat memasuki usia 50 hingga 60 tahun seiring dengan akumulasi penurunan hormon.
3. Apakah andropause dapat menyebabkan depresi?
Ya, rendahnya hormon testosteron dapat mempengaruhi zat kimia di otak yang mengatur suasana hati, sehingga pria sering merasa mudah marah, cemas, atau kehilangan minat pada hobi.
4. Apakah suplemen zinc membantu mengatasi menopause pria?
Zinc sangat membantu karena berperan dalam produksi hormon dan menjaga kualitas sperma. Kekurangan zinc sering dikaitkan dengan kadar testosteron yang rendah pada pria dewasa.
## Punya Keluhan Stamina atau Gejala Menopause Pria? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu punya keluhan kesehatan seperti cepat lelah atau gejala menopause pria, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!
HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.


