
Kenali 4 Sayuran yang Bisa Menjadi Penambah Darah
“Anemia tidak harus selalu dicegah atau diatasi dengan obat-obatan. Pola makan tertentu diduga dapat melindungi tubuh dari penyakit kurang darah ini. Contohnya dengan menerapkan pola makan yang kaya akan sayuran hijau. Sayuran jenis ini banyak mengandung zat besi yang baik untuk mencegah anemia.”

DAFTAR ISI
Banyak masyarakat Indonesia yang masih bertanya-tanya mengenai hubungan antara konsumsi sayuran tertentu dengan kondisi tekanan darah. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah apakah kubis menyebabkan darah rendah. Kebingungan ini biasanya muncul karena adanya mitos bahwa sayuran hijau atau sayuran tertentu dapat “melunturkan” darah atau menurunkan tekanan darah secara drastis setelah dikonsumsi.
Tekanan darah rendah atau hipotensi adalah kondisi ketika tekanan darah berada di bawah angka normal (biasanya di bawah 90/60 mmHg). Kondisi ini berbeda dengan kurang darah atau anemia, meskipun keduanya sering dianggap sama oleh orang awam. Memahami kandungan nutrisi dalam makanan seperti kubis sangat penting agar kamu tidak salah dalam mengatur pola makan sehari-hari, terutama jika kamu memiliki riwayat masalah kesehatan tertentu.
Mengatasi kekhawatiran mengenai tekanan darah atau kadar hemoglobin memerlukan informasi medis yang akurat dan dukungan nutrisi yang tepat. Selain menjaga pola makan, terkadang diperlukan bantuan suplemen untuk memastikan tubuh mendapatkan asupan zat besi dan vitamin yang cukup. Jika kamu merasa gejala pusing atau lemas terus berlanjut, sebaiknya segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna mendapatkan diagnosis yang tepat.
Nah, mau tahu apa saja pilihan produk kesehatan yang bisa membantu menjaga kadar darah dan kebugaran tubuhmu? Berikut ulasannya!
Rekomendasi Suplemen Penambah Darah yang Ampuh
Berikut adalah beberapa rekomendasi produk suplemen yang tersedia di Halodoc untuk membantu mengatasi keluhan kurang darah dan menjaga stamina tubuh agar tetap optimal.
1. Sangobion 10 Kapsul
Sangobion merupakan suplemen zat besi dan multivitamin yang dirancang khusus untuk membantu mengatasi anemia akibat kekurangan zat besi. Produk ini mengandung Ferrous Gluconate, Manganese Sulfate, Copper Sulfate, Vitamin C, Asam Folat, dan Vitamin B12.
Cara kerjanya adalah dengan menyediakan bahan baku utama yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk hemoglobin dalam sel darah merah. Vitamin C di dalamnya membantu meningkatkan penyerapan zat besi di saluran pencernaan, sementara B12 dan asam folat penting untuk pematangan sel darah.
Manfaat spesifik: Membantu mengatasi gejala anemia seperti pucat, lemas, pusing, dan mata berkunang-kunang.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1 kapsul sehari setelah makan atau sesuai anjuran dokter.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Sangobion 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc
2. Tonikum Bayer 100 ml
Tonikum Bayer adalah suplemen berbentuk sirup yang mengandung kombinasi zat besi, kalsium, mangan, zinc, Vitamin B1, B2, B3, B6, B12, dan Vitamin C. Bentuk cairnya membuat suplemen ini lebih mudah dikonsumsi bagi mereka yang kesulitan menelan kapsul.
Suplemen ini bekerja sebagai tonik yang memperbaiki metabolisme tubuh dan membantu pembentukan sel darah merah. Sangat cocok untuk masa pemulihan setelah sakit atau bagi wanita selama masa menstruasi dan kehamilan.
Manfaat spesifik: Menjaga kesehatan darah, meningkatkan nafsu makan, dan membantu memenuhi kebutuhan multivitamin harian.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1 sendok makan (15 ml) sehari sekali.
- Wanita hamil: 1 sendok makan sehari sekali.
- Anak 6-12 tahun: Setengah sendok makan sehari sekali.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Tonikum Bayer 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Mengatasi Gejala Pusing Akibat Darah Rendah
- Tingkatkan asupan cairan (minum air putih minimal 2 liter sehari).
- Hindari berdiri secara tiba-tiba dari posisi duduk atau berbaring.
- Konsumsi makanan dalam porsi kecil namun sering untuk menjaga kestabilan gula darah.
3. Ferospat 10 Tablet Effervescent
Ferospat merupakan suplemen zat besi dalam bentuk tablet larut air (effervescent). Mengandung Ferric Pyrophosphate yang merupakan sumber zat besi dengan bioavailabilitas tinggi dan minim efek samping pada lambung.
Zat besi ini bekerja langsung ke sumsum tulang untuk mempercepat produksi hemoglobin. Format effervescent memberikan sensasi segar dan biasanya lebih cepat diserap oleh tubuh dibandingkan format tablet konvensional.
Manfaat spesifik: Membantu memenuhi kebutuhan zat besi pada kondisi anemia, kehamilan, dan masa pertumbuhan.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1 tablet effervescent sehari, dilarutkan dalam satu gelas air.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Ferospat 10 Tablet Effervescent di Toko Kesehatan Halodoc
4. Etabion 10 Kapsul
Etabion adalah suplemen hematinik murah berkualitas yang mengandung Ferro Fumarate, Manganese Sulfate, Cupric Sulfate, Vitamin C, Asam Folat, dan Vitamin B12. Kombinasi ini sangat efektif untuk memicu pembentukan darah.
Cara kerjanya dengan mensuplai mineral mikro yang seringkali kurang dalam diet harian masyarakat Indonesia. Ferro Fumarate di dalamnya memiliki kandungan elemen zat besi yang cukup tinggi per miligramnya.
Manfaat spesifik: Mengobati anemia defisiensi zat besi dan memelihara kesehatan tubuh secara umum.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1 kapsul sehari setelah makan.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Etabion 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc
Benarkah Kubis Mempengaruhi Tekanan Darah?
Pertanyaan apakah kubis menyebabkan darah rendah sebenarnya tidak memiliki dasar medis yang kuat jika dilihat dari sisi penurunan tekanan darah secara langsung. Justru, kubis adalah salah satu sayuran paling sehat yang kaya akan nutrisi penting.
1. Kandungan Kalium dan Natrium dalam Kubis
Kubis kaya akan kalium yang berfungsi membantu tubuh mengeluarkan kelebihan natrium melalui urine. Secara teori, asupan tinggi kalium justru membantu menurunkan tekanan darah bagi penderita hipertensi (darah tinggi), bukan menyebabkan hipotensi pada orang normal.
2. Perbedaan Darah Rendah (Hipotensi) dan Anemia
Seringkali orang mengira makan kubis membuat mereka lemas, lalu menyimpulkan tekanan darahnya turun. Padahal, lemas bisa disebabkan oleh anemia (kurang Hb). Kubis mentah mengandung senyawa goitrogenik yang jika dikonsumsi berlebihan bisa mengganggu tiroid, yang gejalanya mirip dengan kelelahan darah rendah.
3. Kubis Sebagai Sumber Vitamin K
Kubis adalah sumber Vitamin K yang sangat baik. Vitamin K justru berfungsi dalam proses pembekuan darah, sehingga sayuran ini lebih berkaitan dengan kualitas pembekuan darah daripada volume atau tekanan darah itu sendiri.
Studi Mengenai Nutrisi Kubis dan Kesehatan Kardiovaskular
The Journal of Hypertension menerbitkan studi di tahun 2015 yang menjelaskan bahwa konsumsi sayuran cruciferous (seperti kubis, brokoli, dan bunga kol) berhubungan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular.
Studi ini menekankan bahwa senyawa glukosinolat dalam kubis membantu melindungi pembuluh darah dari peradangan. Tidak ditemukan bukti bahwa konsumsi kubis dalam jumlah wajar menyebabkan penurunan tekanan darah yang berbahaya atau hipotensi akut pada individu sehat.
Jika kamu sering merasa pusing setelah mengonsumsi makanan tertentu atau merasa tubuh selalu lemas, ada baiknya kamu melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Gejala tersebut mungkin bukan karena apa yang kamu makan, melainkan adanya kondisi medis mendasari yang perlu ditangani. Untuk pencegahan, kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah untuk kebutuhan vitamin harianmu.
Kamu bisa mendapatkan obat-obatan dan suplemen di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc agar mendapatkan penanganan yang akurat.
Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu punya keluhan kesehatan seperti pusing atau lemas setelah makan, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!
HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Referensi:
Healthline. Diakses pada 2026. Is Cabbage Good for You? 9 Surprising Benefits of Cabbage.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Low blood pressure (hypotension) – Symptoms and causes.
PubMed Central (NCBI). Diakses pada 2026. Cruciferous Vegetable Consumption and Cardiovascular Health.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Anemia: Types, Symptoms, Causes, Diagnosis & Treatment.
FAQ
1. Apakah kubis menyebabkan darah rendah jika dimakan setiap hari?
Tidak secara langsung. Kubis adalah sayuran bergizi. Namun, konsumsi berlebihan dalam kondisi mentah dapat mempengaruhi fungsi tiroid pada orang tertentu, yang bisa menyebabkan gejala kelelahan.
2. Siapa yang harus membatasi konsumsi kubis?
Orang dengan gangguan tiroid (hipotiroidisme) atau mereka yang mengonsumsi obat pengencer darah seperti Warfarin sebaiknya berkonsultasi dengan dokter karena kandungan Vitamin K yang tinggi.
3. Apakah kubis bisa membantu mengatasi anemia?
Kubis mengandung zat besi dan Vitamin C, namun jumlahnya tidak sebesar sayuran seperti bayam. Kubis tetap baik dikonsumsi sebagai bagian dari diet seimbang untuk penderita anemia.
4. Apa penyebab utama darah rendah yang sering salah dikira karena makanan?
Penyebab paling umum adalah dehidrasi, kurangnya asupan garam (natrium) yang ekstrim, kehamilan, atau efek samping obat-obatan tertentu, bukan karena makan sayur kubis.




