Ad Placeholder Image

Kenali Bahaya Poliomielitis Serta Cara Mencegah Penyakitnya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 22 September 2026

Mengenal Bahaya Penyakit Poliomielitis Serta Cara Pencegahan Efektif Melalui Imunisasi Lengkap

Kenali Bahaya Poliomielitis Serta Cara Mencegah PenyakitnyaKenali Bahaya Poliomielitis Serta Cara Mencegah Penyakitnya

DAFTAR ISI


Poliomielitis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus polio. Penyakit ini terutama menyerang anak-anak, tetapi orang dewasa yang belum mendapatkan imunisasi juga dapat terinfeksi.

Sebagian besar infeksi tidak menimbulkan gejala, tetapi beberapa kasus dapat menyebabkan kelumpuhan permanen dan gangguan pernapasan. Kenali penyebab, tanda, serta cara pencegahannya melalui penjelasan berikut.

Mengenal Poliomielitis

Virus polio menular melalui jalur fekal-oral, misalnya ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi tinja penderita. Penularan juga dapat terjadi melalui percikan cairan tubuh, terutama jika kebersihan tangan dan sanitasi kurang terjaga.

Gejala awal dapat berupa demam, lelah, sakit kepala, muntah, nyeri tenggorokan, dan nyeri perut. Pada sebagian kecil penderita, virus menyerang sistem saraf dan menyebabkan leher kaku, nyeri pada anggota tubuh, kelemahan otot, hingga kelumpuhan.

Belum ada obat khusus yang dapat membasmi virus polio. Penanganan biasanya berfokus pada perawatan suportif, pemantauan pernapasan, pengendalian nyeri, serta rehabilitasi bila terjadi kelemahan atau kelumpuhan.

Jika muncul kelemahan anggota tubuh secara mendadak, sulit bernapas, atau sulit menelan, segera konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter umum di Halodoc untuk mendapatkan arahan medis.

Cara Mencegah Poliomielitis

Imunisasi merupakan cara paling efektif untuk melindungi anak dari polio. Pastikan anak memperoleh imunisasi polio sesuai jadwal nasional, termasuk imunisasi tambahan jika terdapat program khusus dari pemerintah.

  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah menggunakan toilet serta sebelum makan.
  • Gunakan air minum yang aman dan pastikan makanan dimasak hingga matang.
  • Jaga kebersihan toilet, lingkungan rumah, dan tempat bermain anak.
  • Segera periksakan anak jika mengalami kelemahan tubuh atau kelumpuhan mendadak.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera cari pertolongan medis jika terjadi kelumpuhan atau kelemahan otot yang muncul tiba-tiba, terutama setelah demam atau keluhan saluran cerna. Kesulitan bernapas, sulit menelan, kejang, dan penurunan kesadaran juga memerlukan penanganan segera.

Untuk evaluasi awal dan arahan pemeriksaan, konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Jangan memberikan antibiotik atau obat antivirus tanpa anjuran dokter karena obat tersebut tidak menggantikan imunisasi dan tidak mengobati virus polio.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Chat dokter membantu mendapatkan arahan awal mengenai gejala, kebutuhan pemeriksaan, dan tindakan yang tepat tanpa menunda pertolongan. Untuk dugaan polio atau kelumpuhan mendadak, konsultasi tidak boleh menggantikan pemeriksaan langsung di fasilitas kesehatan.

Referensi

World Health Organization. Poliomyelitis. Diakses pada 2026.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Informasi Imunisasi Polio. Diakses pada 2026.
PubMed. Polio: epidemiology, prevention, and eradication. Diakses pada 2026.
WebMD. Polio (Poliomyelitis). Diakses pada 2026.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Informasi keamanan obat dan produk kesehatan. Diakses pada 2026.

FAQ

Apakah polio bisa sembuh?

Infeksi polio tanpa kelumpuhan dapat membaik dengan perawatan suportif. Namun, kelumpuhan akibat kerusakan saraf dapat bersifat permanen sehingga pencegahan melalui imunisasi sangat penting.

Apakah polio menular?

Ya, polio dapat menular antarmanusia, terutama melalui jalur fekal-oral. Kebersihan tangan, sanitasi, dan imunisasi membantu memutus penularan.

Apakah antibiotik dapat mengobati polio?

Tidak. Antibiotik bekerja melawan bakteri, sedangkan polio disebabkan oleh virus, sehingga penggunaannya harus berdasarkan diagnosis dan anjuran dokter untuk kondisi lain.

Kapan anak perlu mendapatkan imunisasi polio?

Imunisasi polio diberikan sesuai jadwal imunisasi nasional, mulai dari usia bayi dan dilanjutkan dengan dosis berikutnya. Tanyakan jadwal yang sesuai kepada dokter atau petugas kesehatan, terutama jika ada imunisasi yang terlewat.