Ad Placeholder Image

Kenali Berbagai Penyakit yang Menyerang Sistem Pencernaan

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 15 September 2026

Waspadai Gejala Penyakit yang Menyerang Sistem Pencernaan Sejak Dini agar Tubuh Tetap Sehat.

Kenali Berbagai Penyakit yang Menyerang Sistem PencernaanKenali Berbagai Penyakit yang Menyerang Sistem Pencernaan

DAFTAR ISI


Sistem pencernaan terdiri dari saluran cerna dan organ pendukung yang membantu tubuh mencerna makanan serta menyerap zat gizi. Gangguan pada bagian ini dapat menimbulkan keluhan seperti nyeri perut, mual, muntah, diare, sembelit, kembung, atau rasa panas di dada.

Beberapa penyakit yang menyerang sistem pencernaan antara lain gastritis, penyakit refluks gastroesofagus (GERD), diare akibat infeksi, konstipasi, sindrom iritasi usus, dan tukak lambung. Penyebabnya beragam, mulai dari infeksi, pola makan, stres, efek obat, hingga kondisi medis tertentu.

Penanganan perlu disesuaikan dengan penyebab dan tingkat keparahan gejala. Obat bebas dapat membantu meredakan keluhan ringan, tetapi sebaiknya digunakan sesuai aturan pada kemasan dan tidak menggantikan pemeriksaan dokter.

Berikut beberapa produk yang dapat dipertimbangkan untuk keluhan pencernaan tertentu. Jika gejala menetap, berulang, atau memburuk, konsultasikan kondisi terlebih dahulu.

Rekomendasi Penyakit yang Menyerang Sistem Pencernaan

1. Lansoprazole 30 mg 10 Kapsul

Mengandung lansoprazole, yaitu penghambat pompa proton yang menurunkan produksi asam lambung. Obat ini digunakan pada kondisi seperti GERD atau tukak lambung berdasarkan anjuran dokter. Dosis umum perlu mengikuti resep atau petunjuk tenaga kesehatan. Termasuk obat keras, sehingga tidak digunakan sembarangan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Lansoprazole 30 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

2. Oralit 200 4.1 g 1 Sachet

Oralit mengandung glukosa dan elektrolit untuk membantu mengganti cairan serta garam tubuh yang hilang akibat diare. Larutkan sesuai petunjuk pada kemasan dan konsumsi sedikit demi sedikit. Oralit bukan obat untuk menghentikan diare dan tidak menggantikan pemeriksaan bila terjadi dehidrasi. Umumnya termasuk obat bebas.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Oralit 200 4.1 g 1 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc

Waspadai faktor pemicu gangguan pencernaan
  1. Batasi makanan terlalu pedas, berlemak, atau asam jika memicu keluhan.
  2. Cuci tangan sebelum makan dan pastikan makanan serta air dikonsumsi dalam kondisi higienis.
  3. Hindari berbaring segera setelah makan dan makanlah dalam porsi secukupnya.

3. Buscopan Plus 4 Tablet

Mengandung hyoscine butylbromide dan paracetamol yang membantu meredakan kram atau nyeri perut tertentu. Gunakan sesuai aturan kemasan dan jangan melebihi dosis paracetamol harian. Hindari pemakaian tanpa saran dokter bila nyeri hebat, tidak diketahui penyebabnya, atau disertai demam. Perhatikan peringatan dan kontraindikasi pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Buscopan Plus 4 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Alami dan Pencegahan Gangguan Pencernaan

  • Minum cukup air dan konsumsi makanan berserat secara bertahap.
  • Jaga kebersihan tangan, makanan, dan peralatan makan.
  • Catat makanan yang memicu kembung, nyeri, atau diare.
  • Hindari merokok dan batasi alkohol.

Studi Terkait

Penelitian menunjukkan bahwa pola makan seimbang, kebersihan makanan, dan hidrasi berperan dalam menjaga kesehatan saluran cerna. Penggunaan obat sebaiknya disesuaikan dengan diagnosis agar manfaatnya optimal dan risikonya lebih rendah.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan keluhan kepada dokter Halodoc yang tersedia 24 jam bila nyeri perut hebat, muntah terus-menerus, BAB berdarah atau hitam, demam tinggi, sulit menelan, berat badan turun tanpa sebab, atau tanda dehidrasi muncul. Anak-anak, lansia, dan ibu hamil juga sebaiknya lebih cepat diperiksa.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA, Halodoc Intelligent Digital Assistant, untuk pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Pesanan melalui Pharmacy Delivery Halodoc disuplai oleh apotek resmi.
  • ✅ Jaminan asli: Produk tersegel, memiliki nomor batch dan tanggal kedaluwarsa, serta terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar dari apotek terdekat.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Referensi
PubMed. Diakses pada 2026. Gastroesophageal Reflux Disease.
BPOM RI. Diakses pada 2026. Informasi Obat dan Produk Kesehatan.
WebMD. Diakses pada 2026. Digestive Disorders.
WHO. Diakses pada 2026. Diarrhoeal Disease.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Pencegahan dan Penanganan Diare.

FAQ

Apa penyakit yang paling sering menyerang sistem pencernaan?

Beberapa di antaranya adalah GERD, gastritis, diare, konstipasi, dan sindrom iritasi usus. Diagnosis tetap memerlukan penilaian berdasarkan gejala dan pemeriksaan.

Kapan diare perlu diperiksakan?

Periksakan diri bila diare berlangsung lebih dari beberapa hari, disertai darah, demam tinggi, nyeri hebat, atau tanda dehidrasi. Bayi, lansia, dan orang dengan penyakit kronis perlu mendapat perhatian lebih cepat.

Apakah obat maag boleh diminum setiap hari?

Penggunaan rutin harus berdasarkan anjuran dokter, terutama obat penekan asam lambung. Keluhan yang sering kambuh perlu dievaluasi untuk mencari penyebabnya.

Bagaimana menjaga kesehatan sistem pencernaan?

Konsumsi makanan bergizi dan berserat, cukup minum, aktif bergerak, serta menjaga kebersihan makanan. Batasi pemicu seperti makanan berlemak, rokok, dan alkohol bila memperburuk gejala.