Ad Placeholder Image

Kenali Berbagai Types of Fracture dan Cara Penanganannya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 14 Agustus 2026

Mengenali Berbagai Jenis Types of Fracture Beserta Gejala dan Penanganan Tepatnya

Kenali Berbagai Types of Fracture dan Cara PenanganannyaKenali Berbagai Types of Fracture dan Cara Penanganannya

DAFTAR ISI


Tulang manusia adalah struktur kuat yang menopang seluruh tubuh. Namun, benturan keras akibat kecelakaan, cedera olahraga, atau kondisi medis seperti osteoporosis dapat menyebabkan patah tulang atau yang dikenal dengan istilah medis fracture.

Kondisi patah tulang tidak selalu sama pada setiap orang. Terdapat beragam types of fracture yang dibedakan berdasarkan gaya benturan, arah patahan, serta apakah patahan tersebut merusak jaringan kulit di sekitarnya. Memahami jenis fraktur sangat penting agar penanganan medis yang diberikan tepat dan proses pemulihan berjalan optimal.

Penanganan patah tulang termasuk dalam tindakan prosedur medis yang memerlukan intervensi ortopedi, bukan sekadar pemberian obat bebas. Jika kamu mengalami benturan keras dan mencurigai adanya fraktur, segera lakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Jenis-Jenis Fraktur (Types of Fracture)

Berikut adalah beberapa jenis patah tulang yang umum terjadi secara medis:

  • Fraktur Tertutup (Closed Fracture): Tulang patah tetapi kulit di luar area cedera tetap utuh tanpa luka terbuka.
  • Fraktur Terbuka (Open/Compound Fracture): Ujung tulang yang patah menembus kulit, menimbulkan luka terbuka yang berisiko tinggi terkena infeksi bakteri.
  • Fraktur Transversal (Transverse Fracture): Garis patahan memotong lurus secara horizontal melintasi sumbu panjang tulang.
  • Fraktur Obliq (Oblique Fracture): Patahan membentuk garis miring atau diagonal pada struktur tulang.
  • Fraktur Spiral (Spiral Fracture): Tulang patah akibat daya puntir keras, menghasilkan garis patahan yang melingkari tulang.
  • Fraktur Kominutif (Comminuted Fracture): Tulang hancur atau pecah menjadi tiga bagian atau lebih.
  • Fraktur Greenstick: Tulang membengkok dan retak sebagian tanpa terpisah penuh, umumnya terjadi pada anak-anak karena tulangnya masih lentur.
  • Stress Fracture: Retakan halus pada tulang yang disebabkan oleh tekanan atau gerakan berulang dalam jangka panjang.

Penyebab dan Gejala Utama Fraktur

Fraktur umumnya disebabkan oleh trauma fisik seperti kecelakaan lalu lintas, terjatuh, atau cedera olahraga. Selain trauma langsung, penurunan kepadatan tulang akibat osteoporosis atau tumor juga dapat melemahkan tulang hingga mudah patah.

Gejala utama yang menandakan seseorang mengalami fraktur antara lain:

  • Nyeri hebat yang memburuk saat area yang cedera digerakkan.
  • Pembengkakan, memar, dan kemerahan di sekitar lokasi patah tulang.
  • Deformitas atau bentuk anggota tubuh yang tampak bengkok tidak normal.
  • Ketidakmampuan menahan beban atau menggerakkan bagian tubuh yang cedera.
  • Sensasi atau bunyi gemeretak (krepitasi) saat cedera terjadi.

Cara Penanganan Fraktur

Penanganan patah tulang bertujuan untuk mengembalikan posisi tulang ke bentuk semula dan memobilisasinya hingga menyatu kembali. Metode penanganannya meliputi:

  • Pemasangan Gips atau Bidai: Menjaga posisi tulang agar tidak bergeser selama proses penyembuhan.
  • Reduksi Tertutup: Prosedur mengembalikan posisi tulang yang bergeser tanpa tindakan pembedahan.
  • Operasi (ORIF – Open Reduction Internal Fixation): Pembedahan menggunakan plat, pin, atau sekrup untuk menyatukan fragmen tulang yang hancur atau tidak stabil.
  • Terapi Obat Resep: Pemberian antibiotik dan pereda nyeri sesuai resep dokter ortopedi. Jika membutuhkan obat-obatan medis tambahan, kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah.

Studi Terkait

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Orthopaedic Research (2026) menunjukkan bahwa kombinasi fiksasi stabil yang tepat serta penanganan rehabilitasi medis dini secara signifikan mempercepat proses pembentukan kalus (tulang baru) dan meminimalkan risiko komplikasi atrofi otot pada pasien patah tulang ekstremitas.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu atau orang di sekitarmu mengalami kecelakaan dengan gejala nyeri hebat, pembengkakan ekstrem, atau perubahan bentuk tulang, segera konsultasikan kondisi medis tersebut dengan Dokter Spesialis Bedah Ortopedi di Halodoc untuk mendapatkan penanganan darurat yang tepat.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Melalui Halodoc, kamu dapat terhubung dengan dokter spesialis berpengalaman secara cepat dan praktis. Dokter siap memberikan petunjuk pertolongan pertama, rujukan pemeriksaan penunjang, hingga arahan perawatan medis secara terpercaya kapan saja dan di mana saja.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Referensi

Journal of Orthopaedic Research. Diakses pada 2026. Modern Approaches to Bone Fracture Healing and Fixation Techniques.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Guidelines for Musculoskeletal Trauma Management.
PubMed Central. Diakses pada 2026. Classification Systems and Outcomes in Complex Bone Fractures.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pertolongan Pertama dan Penanganan Fraktur Tulang.

FAQ

Berapa lama waktu yang dibutuhkan hingga patah tulang sembuh?

Proses penyembuhan patah tulang umumnya memerlukan waktu sekitar 6 hingga 12 minggu, tergantung pada usia pasien, jenis fraktur, serta lokasi tulang yang mengalami cedera. Pemulihan fungsi gerak secara penuh bisa memerlukan waktu lebih lama melalui fisioterapi.

Apa perbedaan utama antara fraktur terbuka dan tertutup?

Fraktur tertutup terjadi ketika tulang patah tetapi kulit di sekitarnya tetap utuh. Sedangkan pada fraktur terbuka, fragmen tulang menembus kulit hingga menciptakan luka terbuka yang rentan terhadap infeksi.

Apakah patah tulang bisa sembuh sendiri tanpa bantuan medis?

Tulang memiliki kemampuan regenerasi alami, tetapi tanpa penyelarasan dan immobilisasi medis yang benar, tulang dapat menyambung dalam posisi bengkok (malunion) atau gagal menyatu (nonunion).

Kapan gips penopang patah tulang boleh dilepas?

Gips hanya boleh dilepas oleh dokter berdasarkan evaluasi foto rontgen yang menunjukkan bahwa jaringan tulang baru (kalus) telah terbentuk dengan kuat. Melepas gips secara mandiri sangat berbahaya bagi struktur tulang yang belum stabil.