• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Dampak Pengangguran Bagi Kesehatan Mental

Kenali Dampak Pengangguran Bagi Kesehatan Mental

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Kenali Dampak Pengangguran Bagi Kesehatan Mental

Halodoc, Jakarta – Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh Centers for Disease Control and Prevention menyebutkan menjadi pengangguran dapat berdampak pada kesehatan mental, salah satunya adalah depresi. Tidak memiliki pekerjaan alias menganggur dapat menyebabkan depresi karena kehilangan kontak sosial sosial dan penghasilan. Efek berbahayanya, terutama dalam jangka panjang, adalah bisa sampai pada kematian karena bunuh diri, terutama bagi mereka yang tidak mendapatkan dukungan sosial.

Baca juga: Ini 7 Jenis Depresi yang Perlu Diketahui

Bekerja Mengurangi Tekanan Psikologis

Menjadi pengangguran secara konsisten terbukti berdampak negatif pada kesehatan, terutama kesehatan mental. Kondisi ini terkait dengan depresi, kecemasan, dan harga diri. Menjadi pengangguran dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang karena tidak kuat secara finansial, stres, memicu perilaku tidak sehat, serta konsekuensi-konsekuensi lainnya. 

Pengangguran juga dapat membentuk koping yang tidak sehat, sehingga dapat semakin meningkatkan stres. Semakin lama seseorang menganggur, maka semakin berisiko pula kesehatan mentalnya. 

Bekerja sebenarnya bukan hanya soal mendapatkan penghasilan, melainkan juga bentuk aktualisasi diri dan bentuk kemandirian. Itulah sebabnya menjadi pengangguran sangat berdampak pada kesehatan seseorang, terutama mentalnya. 

Bagi orang-orang yang sudah memiliki masalah kesehatan mental sebelumnya, bekerja dapat menjadi langkah penting untuk pemulihan, meningkatkan harga diri dan kepercayaan diri, serta mengurangi tekanan psikologis. Sebaliknya, menjadi pengangguran meningkatkan risiko berkembangnya masalah kesehatan mental, dan dikaitkan dengan depresi, bunuh diri serta peningkatan penggunaan layanan kesehatan dan perawatan di rumah sakit. Oleh karena itu, pekerjaan sangat penting untuk menjaga kesehatan mental yang baik dan mendorong pemulihan dari masalah kesehatan mental.

Sehat Mental Meski sedang Menganggur

Menyadari hal tersebut, sangat penting untuk menjaga kesehatan mental saat sedang belum bekerja. Untuk membantu melewati masa sulit tersebut, ada baiknya kamu melakukan beberapa tips berikut: 

Baca juga: Pengangguran Bisa Picu Depresi Hingga Bunuh Diri

1. Jangan Mengisolasi Diri 

Biasanya, kehilangan pekerjaan membuat seseorang merasa malu, sehingga mengisolasi diri dari lingkungan sosial. Mungkin sulit untuk membicarakan perasaanmu karena kehilangan pekerjaan. Ada rasa tertekan, cemas, tetapi terbuka kepada teman ataupun orang yang dipercaya dapat menguatkan kondisimu.

2. Buat Rutinitas 

Tetap di tempat tidur, tidak makan, dan menghindari tanggung jawab rutin hanya akan meningkatkan rasa tertekan dan akan memisahkan gaya hidup sebelum dan sesudah bekerja dengan jelas. Sebaliknya, bangunlah pada waktu yang sama setiap hari, dedikasikan diri untuk makan lebih sehat, dan luangkan waktu untuk berolahraga setiap hari. Merasa nyaman dengan diri sendiri dan berfokus pada peningkatan kesehatan fisik dan mental dapat membantu kamu untuk mengontrol emosi. 

Baca juga: Enggak Liburan, Pekerja Wanita Lebih Rentan Terkena Stres

3. Selalu Semangat Mencari Pekerjaan 

Pencarian kerja membuat stres dan dapat dengan mudah mengambil alih semangat hidupmu. Penting untuk menyisihkan sejumlah waktu yang didedikasikan khusus untuk mencari pekerjaan setiap hari, tetapi ingatlah bahwa kamu masih berhak mendapatkan kesempatan untuk beristirahat, bersantai, dan bersenang-senang. Tidak memiliki pekerjaan bukan berarti kamu tidak layak sebagai individu.

4. Luangkan Waktu untuk Kebugaran Fisik

Berolahraga dapat meredakan gejala stres, kecemasan, dan depresi serta dapat membantu memotivasi untuk bersosialisasi dengan orang lain di gym atau di kelas aerobik.

5. Menjadi Sukarelawan

Jika kamu merasa mandek atau terisolasi, pertimbangkan untuk menyisihkan durasi jam tertentu setiap minggu untuk menjadi sukarelawan. Apakah kamu memiliki hobi yang ditekuni? Lihat apakah kamu bisa terlibat dengan hal ini. Bisa jadi pertemuan-pertemuan sukarelawan ini dapat mengarah pada peningkatan jumlah hubungan profesional. Pun, pengalaman sebagai sukarelawan dapat menjadi tambahan positif untuk resume, dan bahkan mungkin bisa menghasilkan peluang kerja.

Jika kamu butuh bantuan profesional untuk mengatasi kesehatan mental, bisa ditanyakan langsung di Halodoc. Kamu bisa menanyakan apa saja dan dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2020. Unemployment and Depression Among Emerging Adults in 12 States, Behavioral Risk Factor Surveillance System, 2010.
National Institutes of Health. Diakses pada 2020. Influence of Unemployment on Mental Health of the Working Age Population.
The Health Foundation. Diakses pada 2020. How is work good for our health?
Mental Health Foundation. Diakses pada 2020. Employment is vital for maintaining good mental health.
Mindwise.org. Diakses pada 2020. How to Take Care of Your Mental Health When You are Unemployed.