Ad Placeholder Image

Kenali Factor V Leiden Penyebab Risiko Pembekuan Darah

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 07 Juli 2026

Kenali Factor V Leiden dan Risiko Pengentalan Darah

Kenali Factor V Leiden Penyebab Risiko Pembekuan DarahKenali Factor V Leiden Penyebab Risiko Pembekuan Darah

DAFTAR ISI


Factor V Leiden atau Faktor V Leiden adalah kelainan genetik bawaan yang memengaruhi proses pembekuan darah dalam tubuh. Pada kondisi normal, tubuh memiliki protein bernama faktor V yang membantu darah membeku untuk menghentikan pendarahan saat terjadi luka. Namun, pada penderita mutasi genetik ini, protein pengurai tidak dapat memecah faktor V sebagaimana mestinya. Akibatnya, darah menjadi lebih mudah dan terlalu cepat membeku.

Banyak orang yang memiliki mutasi genetik ini tidak pernah menyadarinya karena tidak memunculkan gejala khusus. Namun, risiko utamanya adalah pembentukan gumpalan darah abnormal di dalam pembuluh darah vena (Deep Vein Thrombosis/DVT) yang sering terjadi di kaki. Jika gumpalan tersebut lepas dan mengalir ke paru-paru, kondisi ini bisa memicu emboli paru yang mengancam nyawa.

Jika kamu atau anggota keluarga memiliki riwayat gumpalan darah yang tidak biasa, sangat disarankan untuk melakukan konsultasi dokter guna mendapatkan penanganan medis dan diagnosis yang tepat. Mengelola gaya hidup dan menggunakan obat-obatan yang diresepkan oleh dokter sangat penting untuk mencegah komplikasi serius.

Rekomendasi Obat Terkait Faktor V Leiden

Pengobatan Faktor V Leiden biasanya berfokus pada pencegahan pembentukan gumpalan darah abnormal, terutama jika penderita memiliki faktor risiko tambahan. Berikut adalah beberapa rekomendasi obat yang sering digunakan atau diresepkan dokter untuk mengelola masalah terkait peredaran darah dan gejalanya:

1. Ascardia 80 mg 10 Tablet

Ascardia mengandung Acetylsalicylic acid (Aspirin) 80 mg. Obat ini bekerja sebagai agen antiplatelet yang mencegah trombosit (keping darah) saling menempel dan membentuk gumpalan. Dokter kerap meresepkan obat ini untuk menurunkan risiko trombosis atau gangguan penyumbatan pembuluh darah. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Ascardia 80 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Clopidogrel 75 mg 10 Tablet

Clopidogrel adalah obat antiplatelet yang berfungsi mencegah pelekatan keping darah agar tidak terjadi penggumpalan di dalam pembuluh darah. Obat ini umumnya diberikan kepada pasien yang memiliki risiko tinggi terkena penyumbatan darah yang bisa memicu stroke atau serangan jantung. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Clopidogrel 75 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu Penggumpalan Darah pada Penderita Faktor V Leiden
  1. Kehamilan dan masa nifas.
  2. Penggunaan pil KB hormonal atau terapi pengganti hormon.
  3. Imobilitas yang lama (seperti penerbangan jarak jauh atau bed rest usai operasi).
  4. Kelebihan berat badan atau obesitas.
  5. Kebiasaan merokok.

3. Thrombophob Gel 20 g

Thrombophob Gel mengandung Heparin sodium yang berfungsi sebagai antikoagulan topikal. Obat ini digunakan untuk mengatasi pembekuan darah di bawah permukaan kulit (phlebitis superfisial), memar, atau cedera olahraga. Heparin bekerja dengan cara melarutkan gumpalan darah kecil pada area lokal yang diolesi. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Thrombophob Gel 20 g di Toko Kesehatan Halodoc

4. Sanmol 500 mg 4 Tablet

Bagi penderita kelainan pembekuan darah yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah, penggunaan pereda nyeri golongan NSAID (seperti ibuprofen) sering kali harus dihindari karena meningkatkan risiko pendarahan. Sebagai alternatif yang lebih aman untuk meredakan nyeri ringan hingga demam, Sanmol yang mengandung Paracetamol 500 mg bisa menjadi pilihan utama.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sanmol 500 mg 4 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mencegah Pembekuan Darah

Selain pengobatan medis, gaya hidup memegang peranan krusial bagi seseorang yang memiliki Faktor V Leiden. Usahakan untuk rutin berolahraga untuk menjaga sirkulasi darah tetap lancar, terutama di area kaki. Saat bepergian jauh, biasakan untuk berdiri dan meregangkan kaki setiap satu atau dua jam. Jika direkomendasikan oleh dokter, gunakan kaus kaki kompresi untuk mencegah penumpukan darah di tungkai bawah. Jangan lupa untuk selalu mencukupi kebutuhan cairan tubuh agar darah tidak menjadi terlalu kental.

Studi Terkait

Penelitian terus berkembang untuk menemukan manajemen terbaik bagi penderita gangguan genetik ini. Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Thrombosis and Haemostasis pada tahun 2026 menyoroti efektivitas pendekatan pengobatan Direct Oral Anticoagulants (DOAC) yang disesuaikan secara genetik. Studi ini menunjukkan bahwa skrining genetik dini pada populasi berisiko tinggi secara signifikan menurunkan angka kejadian DVT hingga 40% jika dikombinasikan dengan edukasi gaya hidup preventif.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami gejala seperti kaki bengkak tiba-tiba, nyeri hebat di betis, kemerahan di area kaki, atau sesak napas yang tidak dapat dijelaskan, kondisi ini mungkin menandakan adanya gumpalan darah yang berbahaya. Segera hentikan aktivitas dan cari pertolongan medis darurat atau konsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Halodoc.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Keluhan kesehatan bisa datang kapan saja. Daripada bingung mencari informasi sendiri, konsultasikan langsung dengan dokter umum dan spesialis di Halodoc:

  • ✅ Dokter tersedia 24 jam.
  • ✅ Dokter memiliki lisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP).
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Bisa dicover asuransi.
  • ✅ Privasi terjaga: Data kesehatan terlindungi dengan aman.
  • ✅ Bisa dapat resep resmi. Kamu bisa dapat resep obat online dan menebusnya setelah chat.
  • ✅ Bisa juga beli obat langsung lewat WhatsApp Halodoc, tanpa download aplikasi, tanpa log in, dan produk yang diterima dijamin asli 100%.

Tunggu apa lagi? Yuk hubungi dokter di Halodoc sekarang!

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kesehatan peredaran darah tidak boleh disepelekan. Jika kamu butuh beli obat rutin, suplemen, atau produk perawatan lainnya, cukup buka aplikasi Halodoc. Semua pesananmu akan diantar langsung ke depan pintu dengan cepat dan aman.

Referensi

Journal of Thrombosis and Haemostasis. Diakses pada 2026. Advancements in Targeted Anticoagulant Therapy for Genetic Thrombophilia.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Factor V Leiden – Symptoms and Causes.
WebMD. Diakses pada 2026. What Is Factor V Leiden?
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Genetic Blood Disorders and Prevention.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Waspadai Risiko Trombosis Vena Dalam (DVT).

FAQ

1. Apakah Faktor V Leiden bisa disembuhkan?
Kelainan ini adalah mutasi genetik bawaan, sehingga tidak dapat disembuhkan secara permanen. Namun, risiko penggumpalan darah bisa dikelola dan dicegah melalui pengobatan dan perubahan gaya hidup.

2. Apakah penderita Faktor V Leiden boleh hamil?
Boleh, tetapi kehamilan pada penderita kondisi ini masuk dalam kategori risiko tinggi. Ibu hamil perlu dipantau secara ketat oleh dokter spesialis kandungan dan spesialis penyakit dalam, dan mungkin memerlukan obat pengencer darah selama masa kehamilan.

3. Apa pantangan bagi penderita kelainan genetik ini?
Penderita sangat disarankan untuk tidak merokok karena nikotin mempersempit pembuluh darah. Selain itu, penderita wanita sebaiknya menghindari penggunaan pil KB yang mengandung estrogen tinggi karena dapat melipatgandakan risiko pembekuan darah.

4. Apakah kelainan ini menurun ke anak?
Ya, Faktor V Leiden diturunkan secara genetik. Jika satu orang tua memiliki gen mutasi tersebut, anaknya berpeluang mewarisinya (heterozigot). Jika kedua orang tua memilikinya, risiko anak mengalami gejala yang lebih parah (homozigot) akan meningkat tajam.