Advertisement

Kenali Fungsi Emolien pada Kulit dan Cara Kerjanya

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Erlian Dimas SpDVE   22 Agustus 2025

Emolien berfungsi untuk melembapkan dan melembutkan kulit.

Kenali Fungsi Emolien pada Kulit dan Cara KerjanyaKenali Fungsi Emolien pada Kulit dan Cara Kerjanya

DAFTAR ISI

  1. Bagaimana Emolien Bekerja pada Kulit?
  2. Manfaat Emolien untuk Kulit
  3. Jenis-Jenis Emolien
  4. Cara Memilih Emolien yang Tepat
  5. Cara Menggunakan Emolien
  6. Kapan Harus ke Dokter?
  7. FAQ

Emolien adalah zat yang berfungsi untuk melembapkan dan melembutkan kulit. Istilah ini berasal dari kata Latin “emolliere” yang berarti melembutkan.

Emolien bekerja dengan mengisi celah antara sel-sel kulit (korneosit) dengan lapisan lemak, sehingga menciptakan permukaan kulit yang lebih halus dan mengurangi hilangnya air dari kulit (transepidermal water loss atau TEWL).

Emolien berbeda dengan humektan. Humektan menarik air dari udara atau lapisan kulit yang lebih dalam ke lapisan atas kulit. Sementara itu, emolien bekerja dengan membentuk lapisan pelindung di permukaan kulit.

Bagaimana Emolien Bekerja pada Kulit?

Emolien bekerja melalui beberapa mekanisme utama:

  • Mengisi Celah Antar Sel Kulit: Emolien mengisi ruang kosong di antara sel-sel kulit yang kering dan pecah-pecah. Hal ini membuat kulit terasa lebih halus dan lembut.
  • Membentuk Lapisan Pelindung: Emolien menciptakan lapisan minyak di permukaan kulit yang membantu mencegah penguapan air.
  • Memperbaiki Fungsi Barrier Kulit: Penggunaan emolien secara teratur dapat membantu memperbaiki dan memperkuat lapisan pelindung alami kulit.

Manfaat Emolien untuk Kulit

Penggunaan emolien secara teratur dapat memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan kulit:

  • Melembapkan Kulit Kering: Ini adalah manfaat utama emolien. Emolien membantu menghidrasi kulit dan mencegah kekeringan.
  • Meredakan Gatal dan Iritasi: Emolien dapat membantu mengurangi rasa gatal dan iritasi pada kulit yang disebabkan oleh kondisi seperti eksim atau dermatitis.
  • Memperbaiki Tekstur Kulit: Dengan mengisi celah antar sel kulit, emolien membuat kulit terasa lebih halus dan lembut.
  • Melindungi Kulit dari Faktor Lingkungan: Lapisan pelindung yang dibentuk oleh emolien dapat membantu melindungi kulit dari efek buruk lingkungan seperti angin dan polusi.
  • Membantu Mengelola Kondisi Kulit Tertentu: Emolien sering digunakan sebagai bagian dari rencana perawatan untuk kondisi kulit seperti eksim, psoriasis, dan xerosis (kulit sangat kering).

Kamu bisa cari tahu juga mengenai Ciri-Ciri Kulit Kering dan Cara Mengatasinya yang Aman.

Jenis-Jenis Emolien

Ada berbagai jenis emolien yang tersedia, termasuk:

  • Minyak Mineral: Emolien yang efektif dan terjangkau, tetapi beberapa orang mungkin merasa terlalu berat.
  • Petrolatum: Sangat efektif dalam mencegah kehilangan air dari kulit dan cocok untuk kulit sangat kering.
  • Dimethicone: Silikon yang membantu menghaluskan kulit dan memberikan efek perlindungan.
  • Ceramides: Lipid alami yang membantu memperbaiki dan memperkuat lapisan pelindung kulit.
  • Shea Butter: Emolien alami yang kaya akan vitamin dan asam lemak, memberikan efek melembapkan dan menenangkan.
  • Minyak Nabati (Minyak Kelapa, Minyak Zaitun): Pilihan alami yang dapat memberikan manfaat tambahan, tetapi beberapa orang mungkin alergi terhadapnya.

Cara Memilih Emolien yang Tepat

Memilih emolien yang tepat tergantung pada jenis kulit dan kebutuhan spesifik:

  • Untuk Kulit Kering: Pilih emolien yang kaya dan mengandung bahan-bahan seperti petrolatum, minyak mineral, atau shea butter.
  • Untuk Kulit Sensitif: Pilih emolien yang bebas pewangi, pewarna, dan bahan-bahan iritan lainnya.
  • Untuk Kulit Berminyak: Pilih emolien yang ringan dan tidak menyumbat pori-pori (non-komedogenik), seperti dimethicone.
  • Untuk Kondisi Kulit Tertentu: Konsultasikan dengan dokter kulit untuk rekomendasi emolien yang paling sesuai untuk kondisi kamu.

Yuk, cari tahu Tahapan Basic Skincare dan Rekomendasi Produknya.

Cara Menggunakan Emolien

Berikut adalah beberapa tips tentang cara menggunakan emolien dengan benar:

  • Oleskan Setelah Mandi: Oleskan emolien segera setelah mandi atau mencuci tangan, saat kulit masih lembap. Ini membantu mengunci kelembapan.
  • Gunakan Secara Teratur: Gunakan emolien setidaknya dua kali sehari, atau lebih sering jika diperlukan.
  • Oleskan dengan Lembut: Oleskan emolien dengan gerakan lembut dan merata.
  • Jangan Gosok Terlalu Keras: Menggosok kulit terlalu keras dapat menyebabkan iritasi.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan dengan dokter jika:

  • Kondisi kulit tidak membaik setelah menggunakan emolien secara teratur.
  • Mengalami reaksi alergi setelah menggunakan emolien.
  • Kulit mengalami infeksi.

Dokter dapat membantu menentukan penyebab masalah kulit dan merekomendasikan perawatan yang tepat.

Konsultasi dengan dokter spesialis kulit kini lebih mudah dan praktis melalui Halodoc. 

Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan obat atau produk kesehatan lainnya yang kamu butuhkan di Toko Kesehatan Halodoc.

Produknya 100% asli original dan tepercaya. Tak perlu keluar rumah, produk diantar dalam waktu 1 jam.

Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. Emollients.
Healthline. Diakses pada 2025. What’s the Best Way to Use an Emollient?
NHS. Diakses pada 2025. Emollients.

FAQ

1. Apakah emolien bisa memperbaiki skin barrier yang rusak?

Ya, emolien bekerja dengan mengisi celah antar sel kulit, membantu memperbaiki dan memperkuat lapisan pelindung kulit (skin barrier).

2. Apakah emolien bisa digunakan bersamaan dengan obat topikal kortikosteroid?

Bisa, penggunaan emolien sebelum atau sesudah kortikosteroid membantu meningkatkan penyerapan obat dan mengurangi iritasi.

3. Apakah emolien bisa mengurangi gatal tanpa obat antihistamin?

Ya, karena emolien menjaga kelembapan kulit, ia dapat meredakan rasa gatal akibat kulit kering tanpa perlu antihistamin tambahan.

4. Apakah waktu aplikasi emolien memengaruhi efektivitasnya?

Iya, penggunaan emolien segera setelah mandi paling efektif karena kulit masih lembap dan pori-pori lebih terbuka.

5. Apakah semua emolien cocok untuk kulit berminyak?

Tidak, emolien berbasis gel atau losion ringan lebih cocok untuk kulit berminyak agar tidak menyumbat pori-pori.