
Kenali Gejala Angina Pektoris serta Cara Mengatasinya Segera
Angina pektoris adalah kondisi nyeri dada akibat kurangnya aliran darah menuju otot jantung Anda.

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Obat Angina Pektoris
- Cara Mencegah Serangan Angina Pektoris
- Studi Terkait
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Angina pektoris adalah istilah medis untuk nyeri dada atau rasa tidak nyaman yang timbul saat otot jantung tidak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang cukup. Kondisi ini umumnya bukan merupakan penyakit yang berdiri sendiri, melainkan sebuah gejala utama dari masalah jantung koroner yang mendasarinya.
Gejala angina pektoris sering kali digambarkan sebagai rasa tertindih, tertekan, atau remasan di area dada yang bisa menjalar ke bahu, lengan, leher, atau rahang. Selain nyeri dada, penderitanya kerap merasakan sesak napas, kelelahan berlebihan, pusing, hingga mual saat jantung bekerja lebih keras dari biasanya.
Pengobatan angina pektoris bertujuan untuk meredakan gejala, mengontrol penumpukan plak di pembuluh darah, dan mencegah komplikasi serius seperti serangan jantung. Penanganan medis umumnya melibatkan obat pengencer darah dan obat penurun kolesterol sesuai petunjuk dokter.
Berikut adalah beberapa opsi penanganan dan terapi obat yang umum digunakan untuk mengelola serta mencegah pemburukan kondisi angina pektoris.
Rekomendasi Obat Angina Pektoris
1. Ascardia 80 mg 10 Tablet
Ascardia mengandung bahan aktif Acetylsalicylic Acid (Aspirin) yang bekerja sebagai agen antiplatelet. Obat ini membantu mencegah penggumpalan darah di dalam pembuluh darah koroner yang mengalami penyempitan, sehingga menjaga aliran darah ke jantung tetap lancar dan mengurangi risiko iskemia.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Ascardia 80 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Clopidogrel 75 mg 10 Tablet
Clopidogrel merupakan obat antiplatelet golongan thienopyridine yang bekerja menghambat agregasi trombosit. Obat ini digunakan untuk mencegah terbentuknya gumpalan darah pada pasien angina pektoris tak stabil maupun penyakit arteri koroner, terutama bagi mereka yang memiliki pemicu risiko serangan jantung tinggi.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Clopidogrel 75 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
Faktor Pemicu Serangan Angina Pektoris
- Aktivitas fisik berlebihan yang meningkatkan beban kerja jantung secara mendadak.
- Stres emosional atau kecemasan berlebih.
- Paparan suhu dingin ekstrem.
- Kebiasaan merokok dan konsumsi makanan tinggi lemak jenuh.
3. Atorvastatin 10 mg 10 Tablet
Atorvastatin adalah obat golongan statin yang bekerja dengan cara menghambat enzim HMG-CoA reduktase. Obat ini sangat penting bagi penderita angina pektoris untuk menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida, serta memetabolisme plak pada dinding pembuluh darah agar tidak mudah pecah.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Atorvastatin 10 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
4. Simvastatin 10 mg 10 Tablet
Simvastatin berfungsi untuk mengontrol kadar kolesterol serum dalam darah. Dengan menekan produksi kolesterol di hati, obat ini membantu mencegah pembentukan penyumbatan arteri koroner lebih lanjut pada penderita angina pektoris stabil.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Simvastatin 10 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
Cara Mencegah Serangan Angina Pektoris
Selain mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan oleh dokter, kamu juga perlu menerapkan pola hidup sehat untuk mengontrol angina pektoris:
- Hentikan kebiasaan merokok: Zat kimia dalam rokok dapat merusak pembuluh darah dan mempercepat penyempitan arteri.
- Terapkan pola makan sehat jantung: Batasi konsumsi lemak jenuh, garam, dan gula, serta perbanyak asupan serat dari buah, sayur, dan biji-bijian.
- Olahraga secara teratur: Lakukan aktivitas fisik ringan hingga sedang sesuai saran dokter jantung.
- Kelola stres dengan baik: Gunakan teknik relaksasi seperti meditasi atau pernapasan dalam untuk mengurangi ketegangan fisik dan mental.
Studi Terkait
Penelitian medis terbaru yang dipublikasikan pada tahun 2026 menegaskan bahwa kombinasi terapi statin jangka panjang dan agen antiplatelet secara signifikan dapat menstabilkan plak aterosklerosis pada pembuluh darah koroner. Studi ini menunjukkan penurunan risiko serangan jantung berulang hingga 35% pada pasien dengan riwayat angina pektoris stabil yang menjalani terapi rutin secara disiplin.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu merasakan nyeri dada seperti tertindih beban berat yang berlangsung lebih dari beberapa menit, menjalar ke lengan, leher, atau rahang, dan tidak berkurang saat beristirahat, segera lakukan konsultasi dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Halodoc untuk mendapatkan penanganan darurat yang tepat.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Kini konsultasi dokter online bisa dilakukan dengan mudah di mana saja dan kapan saja lewat Halodoc. Kamu bisa bertanya mengenai masalah kesehatan ke dokter spesialis di Halodoc, mulai dari masalah kesehatan kulit, pencernaan, hingga jantung secara cepat melalui fitur chat, voice call, atau video call.
Referensi
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Cardiovascular diseases (CVDs).
American Heart Association (AHA). Diakses pada 2026. Angina Pectoris (Chest Pain).
PubMed. Diakses pada 2026. Management Strategies for Stable Angina Pectoris in Coronary Artery Disease.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran: Tatalaksana Penyakit Jantung Koroner.
FAQ
Apa bedanya angina pektoris dengan serangan jantung?
Angina pektoris terjadi akibat penyempitan sementara pembuluh darah sehingga pasokan oksigen berkurang, tetapi belum ada kerusakan permanen pada otot jantung. Sedangkan serangan jantung terjadi akibat penyumbatan total yang menyebabkan kematian sel otot jantung secara permanen.
Apakah angina pektoris bisa sembuh total?
Angina pektoris tidak dapat disembuhkan secara mutlak, namun gejalanya dapat dikontrol dengan sangat baik melalui pengobatan rutin, perubahan gaya hidup, serta prosedur medis jika diperlukan.
Berapa lama biasanya serangan angina berlangsung?
Serangan angina pektoris stabil umumnya berlangsung singkat, yakni sekitar 3 hingga 5 menit, dan biasanya mereda setelah penderita beristirahat atau meminum obat nitrat.
Apakah penderita angina pektoris boleh berolahraga?
Penderita angina pektoris tetap disarankan untuk berolahraga ringan hingga sedang, seperti berjalan kaki, namun harus berdasarkan persetujuan dan petunjuk dari dokter jantung yang merawat.




