• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Gejala Awal Munculnya Myasthenia Gravis

Kenali Gejala Awal Munculnya Myasthenia Gravis

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Penyakit autoimun myasthenia gravis adalah kondisi ketika sistem kekebalan tubuh malah menyerang tubuh sendiri, sehingga menimbulkan gangguan pada saraf dan otot. Gejala awal munculnya myasthenia gravis ditandai dengan rasa cepat lelah ketika melakukan aktivitas fisik. Namun, biasanya gejala akan membaik setelah beristirahat.

Jika tidak diobati, seiring berjalannya waktu, otot-otot pengidap myasthenia gravis yang sering digunakan akan semakin melemah dan tidak akan membaik, meski telah beristirahat. Gejala awal myasthenia gravis juga dapat ditandai dengan gangguan penglihatan, seperti penglihatan kabur atau ganda. Hal ini terjadi akibat melemahnya otot-otot mata. Selain itu, salah satu atau kedua kelopak mata juga bisa turun.

Baca juga: Wanita Mesti Waspada Myasthenia Gravis

Gejala Lain Myasthenia Gravis yang Juga Perlu Diwaspadai

Selain merasa cepat lelah dan melemahnya otot otot mata, myasthenia gravis juga bisa memengaruhi otot wajah dan tenggorokan. Gejala yang dapat ditimbulkan adalah:

  • Bicara jadi cadel.
  • Sulit menunjukkan ekspresi wajah.
  • Suara serak.
  • Sulit mengunyah dan menelan makanan atau minuman, sehingga mudah tersedak.
  • Napas pendek, terutama ketika berbaring atau setelah berolahraga.

Gejala melemahnya otot akibat myasthenia gravis juga dapat menyerang bagian tubuh lain, seperti otot lengan, tungkai, dan leher. Gejala yang dapat muncul adalah:

  • Nyeri otot setelah beraktivitas.
  • Sulit mengangkat kepala setelah berbaring.
  • Sulit bergerak, seperti bangun dari posisi duduk ke berdiri, mengangkat benda, naik-turun tangga, menyikat gigi, atau mencuci rambut.
  • Gangguan dalam berjalan.

Itulah beberapa gejala umum myasthenia gravis. Namun, gejala yang dialami pengidapnya bisa berbeda-beda. Myasthenia gravis adalah penyakit kronis atau berkepanjangan yang dapat memburuk seiring berjalannya waktu, jika tidak diobati. Jadi, segera bicarakan dengan dokter di aplikasi Halodoc, atau buat janji dengan dokter di rumah sakit, jika mengalami gejala awal myasthenia gravis.

Baca juga: Semua Bisa Kena Myasthenia Gravis, Hindari Faktor Risikonya

Apa Penyebab Myasthenia Gravis?

Seperti disebutkan di awal, myasthenia gravis terjadi ketika sistem kekebalan tubuh mengalami gangguan, lalu menghasilkan antibodi yang dapat menyerang jaringan sehat dalam tubuh. Pada kondisi ini, antibodi yang terbentuk menyerang jaringan yang menghubungkan sel saraf dan otot, sehingga otot-otot pengidapnya melemah dan menjadi cepat lelah.

Soal hal yang dapat ini memicu hal ini, belum diketahui secara pasti. Namun, kelainan pada kelenjar timus diyakini menjadi faktor yang dapat meningkatkan risiko munculnya penyakit myasthenia gravis. Kelenjar timus adalah kelenjar penghasil antibodi yang terletak di bagian dada. Pada beberapa kasus, pengidap myasthenia gravis mengalami pembesaran kelenjar timus ini akibat tumor atau pembengkakan kelenjar. 

Baca juga: 3 Pantangan Makanan untuk Pengidap Myasthenia Gravis

Bisakah Myasthenia Gravis Dicegah?

Hingga saat ini, belum ada metode khusus yang dapat dilakukan untuk mencegah myasthenia gravis. Namun, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah memburuknya gejala myasthenia gravis, yaitu:

  • Mencegah terjadinya infeksi, dengan cara mencuci tangan sebelum makan dan setelah buang air, serta menggunakan masker ketika sedang berdekatan dengan orang yang sedang sakit.
  • Hindari melakukan aktivitas yang berat atau berlebihan.
  • Menjaga suhu tubuh agar tidak terlalu dingin maupun panas.
  • Mengelola stres, misalnya dengan melakukan meditasi atau yoga.

Selain itu, jalani juga pola hidup sehat lainnya, seperti makan makanan bergizi, istirahat yang cukup, dan olahraga teratur.  Dengan begitu, risiko myasthenia gravis dan penyakit berbahaya lainnya mungkin bisa diantisipasi.

Referensi:
National Institute of Neurological Disorders and Stroke. Diakses pada 2020. Myasthenia Gravis Fact Sheet.
National Health Services UK. Diakses pada 2020. Health A-Z. Myasthenia Gravis.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Diseases. Myasthenia Gravis.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Diseases and Conditions. Myasthenia Gravis.
American Academy of Ophthalmology. Diakses pada 2020. What Is Myasthenia Gravis?