Kenali Penyebab What is Ringworm dan Cara Mengatasinya

DAFTAR ISI
Sering kali, munculnya ruam merah berbentuk melingkar yang terasa sangat gatal di kulit membuat kita khawatir. Banyak orang yang bertanya-tanya sebenarnya what is ringworm saat mengalami gejala ini. Meskipun namanya mengandung kata “worm” atau cacing, kondisi ini sebenarnya sama sekali tidak disebabkan oleh cacing, melainkan infeksi jamur pada kulit.
Dalam istilah medis, ringworm dikenal dengan sebutan dermatofitosis atau tinea. Di Indonesia, kondisi ini lebih populer dengan sebutan kurap. Jamur penyebab kurap dapat hidup dan berkembang biak di jaringan mati pada kulit, rambut, maupun kuku. Karena bentuknya yang melingkar dengan bagian tengah yang tampak lebih bersih seperti cincin merah, penyakit ini dinamakan ringworm.
Penularan kurap terbilang sangat mudah. Kamu bisa tertular melalui kontak kulit langsung dengan penderita, menyentuh hewan peliharaan yang terinfeksi, atau menggunakan barang-barang pribadi secara bersamaan, seperti handuk, pakaian, dan sisir. Lingkungan yang hangat dan lembap juga menjadi tempat ideal bagi jamur untuk berkembang biak dengan cepat.
Jika kamu mengalami gejala ruam melingkar yang gatal, bersisik, dan kemerahan, penanganan awal menggunakan krim antijamur sangat dianjurkan agar infeksi tidak semakin meluas ke bagian tubuh lainnya. Berikut adalah beberapa rekomendasi produk yang bisa kamu gunakan.
Rekomendasi Obat Kurap
1. Daktarin Cream 5 g
Daktarin Cream adalah salep antijamur yang mengandung zat aktif Miconazole Nitrate. Obat ini bekerja secara efektif dengan merusak struktur membran sel jamur, sehingga pertumbuhan jamur penyebab kurap dapat dihentikan. Daktarin sangat cocok digunakan untuk mengatasi infeksi tinea corporis (kurap tubuh), tinea cruris (kurap selangkangan), dan tinea pedis (kutu air).
Oleskan krim secukupnya pada area kulit yang terinfeksi sebanyak 2 kali sehari. Lakukan pengobatan secara rutin setidaknya selama 2 hingga 6 minggu atau sampai jamur benar-benar sembuh total untuk mencegah kekambuhan.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Daktarin Cream 5 g di Toko Kesehatan Halodoc
2. Canesten Cream 5 g
Pilihan selanjutnya adalah Canesten Cream yang memiliki kandungan bahan aktif Clotrimazole 1%. Obat antijamur berspektrum luas ini ampuh dalam membasmi berbagai jenis jamur dermatofita yang memicu kurap, panu, dan infeksi jamur kulit lainnya.
Cara penggunaannya sangat praktis, bersihkan dan keringkan area kulit yang gatal terlebih dahulu. Kemudian, oleskan krim Canesten secara tipis dan merata sebanyak 2-3 kali sehari. Hindari penggunaan pakaian ketat pada area yang diobati agar kulit tetap bisa bernapas dengan baik.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Canesten Cream 5 g di Toko Kesehatan Halodoc
Faktor Pemicu Kurap (Ringworm) yang Perlu Dihindari
- Tinggal atau beraktivitas di lingkungan yang beriklim panas dan sangat lembap.
- Memakai pakaian yang ketat dan tidak menyerap keringat.
- Berbagi pemakaian barang pribadi seperti handuk, sprei, atau pakaian.
- Adanya kontak langsung dengan hewan peliharaan yang terinfeksi jamur (sering terlihat kebotakan pada bulunya).
- Sistem kekebalan tubuh yang sedang menurun.
3. Ketoconazole Cream 2% 10 g
Ketoconazole Cream merupakan obat antijamur topikal yang digunakan untuk mengatasi infeksi jamur pada kulit dan selaput lendir. Obat ini bekerja secara langsung menghambat sintesis ergosterol, yaitu komponen vital pada membran sel jamur, sehingga sel jamur akan mati dan infeksi mereda.
Untuk infeksi kurap (tinea corporis), oleskan krim ini 1 kali sehari pada area yang terinfeksi. Durasi pengobatan biasanya berlangsung antara 3 hingga 4 minggu. Pastikan kamu selalu mencuci tangan setelah mengoleskan obat untuk menghindari penyebaran jamur ke area tubuh lainnya.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Ketoconazole Cream 2% 10 g di Toko Kesehatan Halodoc
Kapan Harus ke Dokter?
Jika ruam kurap yang kamu alami tidak kunjung membaik setelah 2 minggu menggunakan obat antijamur bebas, atau ruam tersebut justru semakin menyebar luas dan menyebabkan nyeri bernanah, segera konsultasikan dengan Dokter Kulit di Halodoc. Dokter akan membantu memberikan diagnosis yang akurat serta meresepkan pengobatan antijamur oral (minum) jika infeksi dinilai sudah cukup parah.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Keluhan kesehatan bisa datang kapan saja. Daripada bingung mencari informasi sendiri, konsultasikan langsung dengan dokter umum dan spesialis di Halodoc:
- ✅ Dokter tersedia 24 jam.
- ✅ Dokter memiliki lisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP).
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Bisa dicover asuransi.
- ✅ Privasi terjaga: Data kesehatan terlindungi dengan aman.
- ✅ Bisa dapat resep resmi. Kamu bisa dapat resep obat online dan menebusnya setelah chat.
- ✅ Bisa juga beli obat langsung lewat WhatsApp Halodoc, tanpa download aplikasi, tanpa log in, dan produk yang diterima dijamin asli 100%.
Tunggu apa lagi? Yuk hubungi dokter di Halodoc sekarang!
Studi Terkait
Berdasarkan riset terbaru dalam jurnal Dermatology and Fungal Infections yang diterbitkan pada tahun 2026, ditunjukkan bahwa tingkat kekambuhan tinea corporis (kurap) dapat ditekan secara signifikan hingga 40% apabila pasien disiplin melanjutkan pemakaian salep antijamur setidaknya 7 hari setelah ruam di kulit tampak benar-benar hilang. Studi ini menekankan bahwa penghentian obat secara prematur adalah penyebab utama kegagalan terapi antijamur pada pasien rawat jalan.
Referensi
PubMed. Diakses pada 2026. Update on Dermatophyte Infections and Treatment Efficacy.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Ringworm (body) – Symptoms and causes.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Fungal Disease and Public Health Interventions.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Pengendalian Penyakit Kulit Menular di Komunitas.
FAQ
1. Apakah kurap (ringworm) itu berbahaya?
Kurap umumnya tidak membahayakan nyawa dan merupakan infeksi superfisial. Namun, rasa gatalnya dapat sangat mengganggu dan jika digaruk terus-menerus bisa menyebabkan infeksi bakteri sekunder.
2. Berapa lama kurap bisa sembuh total?
Dengan pengobatan antijamur yang tepat dan teratur, kurap biasanya akan membaik dalam waktu 2 hingga 4 minggu. Sangat penting untuk melanjutkan pengobatan sesuai anjuran meski gejala sudah hilang.
3. Apakah saya bisa tertular kurap dari kucing atau anjing?
Ya, infeksi jamur tinea bisa ditularkan dari hewan (zoonosis). Jika kamu mengelus hewan peliharaan yang terinfeksi dan memiliki kebotakan pada bulunya, kamu berisiko tinggi tertular kurap.
4. Makanan apa yang harus dihindari saat terkena kurap?
Secara medis, tidak ada makanan spesifik yang menjadi pantangan mutlak saat terkena kurap. Namun, menjaga asupan gizi yang seimbang dapat membantu memperkuat sistem imun untuk melawan infeksi jamur lebih cepat.



