• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Jenis Herpes yang Bisa Menyerang Mulut dan Bibir

Kenali Jenis Herpes yang Bisa Menyerang Mulut dan Bibir

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Herpes merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus herpes simpleks atau yang juga dikenal sebagai HSV. Penyakit ini dapat muncul di berbagai bagian tubuh, tetapi paling sering pada alat kelamin atau mulut. Jenis herpes yang menyerang mulut dan bibir adalah HSV-1. Yuk, ketahui lebih jauh tentang HSV-1 di sini.

Virus herpes simpleks atau HSV dikategorikan menjadi dua jenis, yaitu herpes tipe 1 (HSV-1) yang menyebabkan herpes oral dan herpes tipe 2 (HSV-2) yang menyebabkan herpes genital. Sebenarnya HSV 1 juga dapat menyebabkan herpes genital, tetapi sebagian besar kasus herpes genital diakibatkan oleh herpes tipe 2. Sedangkan herpes tipe 2 paling sering mengakibatkan luka di sekitar mulut dan bibir.

Baca juga: Herpes Genital, Infeksi Menular Seksual yang Perlu Diwaspadai

Apa yang Menyebabkan Herpes Tipe 1?

Virus herpes simpleks adalah virus menular yang dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak langsung. Anak-anak seringkali tertular HSV-1 dari kontak awal dengan orang dewasa yang terinfeksi. Mereka kemudian dapat membawa virus tersebut dalam tubuhnya selama sisa hidupnya.

HSV-1 dapat ditularkan melalui interaksi umum dengan orang yang sudah terinfeksi, seperti makan dari peralatan yang sama, berbagi lip balm, atau berciuman. Virus tersebut, bahkan dapat ditularkan oleh seseorang yang terinfeksi HSV-1, tetapi tidak mengalami gejala. HSV-1 juga dapat menyebabkan herpes genital bila menyebar dari mulut ke alat kelamin pada saat melakukan hubungan seksual melalui oral.

Baca juga: Hati-hati, Herpes Bisa Menular Lewat Udara!

Gejala Herpes Tipe-1

Gejala virus herpes simpleks biasanya berupa blister, yaitu lesi kulit seperti lepuhan yang bisa pecah dan mengering dalam beberapa hari. Blister yang pecah tersebut juga bisa mengakibatkan luka yang terasa nyeri. Bila terjadi di mulut, pengidap bisa sulit untuk makan.

Pengidap herpes juga mungkin dapat mengalami gejala yang mirip gejala flu, seperti:

  • Demam;

  • Pembengkakan kelenjar getah bening;

  • Sakit kepala;

  • Kelelahan; dan

  • Kurang nafsu makan.

Cara Mengobati Herpes Oral

Sayangnya, sampai saat ini belum ada obat untuk mengatasi virus herpes simpleks. Pengobatan hanya bertujuan untuk menghilangkan lepuhan dan mencegah penyebaran herpes. Meskipun lepuhan akibat herpes juga dapat hilang dengan sendirinya, tetapi dokter mungkin akan meresepkan satu atau lebih dari obat-obatan berikut:

  • Asiklovir;

  • Famciclovir; dan

  • Valacyclovir.

Obat-obatan tersebut dapat membantu pengidap untuk mengurangi risiko menularkannya lagi ke orang lain. Obat-obatan juga dapat mengurangi komplikasi akibat herpes. 

Obat-obatan herpes dapat berbentuk oral yang diminum atau dapat diaplikasikan sebagai krim. Untuk kondisi yang parah, obat-obatan juga dapat diberikan melalui suntikan.

Baca juga: 4 Bahaya Herpes Simpleks yang Masih Jarang Orang Tahu

Cara Mencegah Penyebaran Virus HSV-1

Mengingat obat untuk herpes belum ditemukan, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar terhindar dari virus atau untuk mencegah penularan virus HSV kepada orang lain.

Bila kamu mengalami herpes tipe 1, lakukanlah tindakan berikut ini untuk mencegah penyebaran virus:

  • Cobalah untuk menghindari kontak fisik langsung dengan orang lain.

  • Jangan berbagi barang apa pun yang dapat menyebarkan virus, seperti handuk, peralatan makan, pakaian, dan makeup.

  • Jangan melakukan seks oral, berciuman, atau jenis aktivitas seksual lainnya selama terinfeksi.

  • Cuci tangan secara menyeluruh dan oleskan obat dengan menggunakan cotton bud untuk mengurangi kontak dengan luka.

Nah, itulah penjelasan mengenai HSV-1 yang bisa menyerang mulut dan bibir. Bila kamu mengalami gejala-gejala herpes oral, cobalah untuk menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc. Melalui Video/Voice Call dan Chat, kamu bisa minta saran kesehatan dan rekomendasi obat dari dokter terpercaya kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Herpes Simplex.
WebMD. Diakses pada 2020. Herpes Simplex Virus: HSV-1 & HSV-2.