• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Perkembangan Emosi Anak Usia 1-5 Tahun

Kenali Perkembangan Emosi Anak Usia 1-5 Tahun

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Perkembangan emosi balita atau anak usia 1-5 tahun,  tidak hanya tentang mengatur emosi yang dimilikinya, tetapi lebih dari itu. Hal ini bahkan sangat berpengaruh pada perkembangan balita dan perilaku anak hingga ia dewasa nanti. Itulah sebabnya, penting bagi orangtua untuk mengenali bagaimana perkembangan emosi anak usia 1-5 tahun.

Namun, tak hanya mengenali, orangtua juga perlu memahami dan mengerti tahap perkembangan emosi anak usia 1-5 tahun dan melatihnya. Dengan begitu, anak bisa tumbuh menjadi pribadi yang mengesankan. Untuk membantu kamu mengenali perkembangan emosi Si Kecil, simak pembahasan berikut, yuk!

Baca juga: Balita Terlalu Kurus, Awas Malabsorpsi Kronis

Perkembangan Emosi Anak Itu Apa Sih?

Menurut Children’s Therapy and Family Resource Centre, perkembangan emosi anak adalah salah satu tahap tumbuh kembangnya untuk berinteraksi dengan orang lain dan mengendalikan emosinya sendiri. Dalam perkembangan ini, anak belajar menjalin hubungan dengan teman dan lingkungannya.

Menjalin hubungan sosial dengan teman dan lingkungan juga merupakan sebuah proses untuk belajar belajar berkomunikasi, berbagi, dan berinteraksi. Misalnya, ketika anak bersosialisasi, ia akan belajar meminjam mainan dengan baik dan mengobrol dengan teman seusianya. Kemampuan sosial dan emosional anak yang baik, akan berpengaruh pada kecerdasannya ketika dewasa nanti. 

Baca juga: Mengenal 2 Jenis Tantrum pada Anak

Perkembangan Emosi Anak Usia 1-5 Tahun

Semakin bertambahnya usia Si Kecil, kemampuan emosionalnya pun akan semakin bertambah pula. Namun, setiap anak memiliki tahapan perkembangan emosi yang berbeda. Berikut perkembangan emosi anak dari usia 1-5 tahun yang bisa menjadi acuan:

  • Usia 1-3 Tahun

Pada rentang usia 1-3 tahun, perkembangan emosi anak biasanya cukup dinamis dan belum stabil, karena tantrum masih menjadi kebiasaannya. Jika melihat grafik perkembangan anak Denver II, terlihat bahwa perkembangan emosi dan sosial anak usia 24 bulan atau 2 tahun idealnya adalah sudah bisa menyikat gigi dengan bantuan orang lain, mencuci tangan dan mengeringkannya sendiri. 

Ketika usia anak 2 tahun 5 bulan atau 30 bulan, ia seharusnya sudah bisa menyebut nama teman, memakai dan melepaskan pakaian sendiri. Selain itu, usia 2 tahun adalah masa-masa ketika anak mulai belajar untuk mandiri, melakukan banyak hal sendiri yang berhubungan dengan perkembangan emosionalnya.

Rasa penasaran anak juga akan meningkat cukup tajam di usia 2 tahun. Sebagian besar anak mungkin akan menghabiskan waktunya untuk mencoba memahami sejauh mana kemampuan sosial dan lingkungan. Pendampingan orangtua sangat penting dalam fase ini. Jadi, meski anak sedang ingin mencoba banyak hal sendiri, tetap temani ia untuk memberinya bantuan agar perkembangan emosinya tetap terpantau.

  • Usia 3-4 Tahun

Di usia 3-4 tahun, anak perlahan mulai mengenali emosinya. Usia 3 tahun adalah masa ketika anak mulai mengerti dan mengendalikan emosi yang ada di dalam dirinya. Misalnya, ketika ia menemukan sesuatu yang lucu, ia sangat histeris akan hal itu. Begitu juga ketika ia menemukan hal yang membuatnya marah, teriakan dan tangisan akan menjadi pelampiasan emosinya.

Baca juga: Kenali Tanda Balita yang Terlambat Tumbuh

  • Usia 4-5 Tahun

Di rentang usia 4-5 tahun, anak sudah lebih mengenal dan mengendalikan emosinya sendiri. Bahkan, ia juga sudah mampu menenangkan teman sedang bersedih dan bisa merasakan yang dirasakan temannya. Namun, bukan berarti ia selalu bisa kooperatif. Sisi egoisnya terkadang juga bisa hadir ketika suasana hatinya kurang baik. 

Di usia ini juga selera humor anak mulai muncul dan ia mulai berusaha melucu dalam beberapa kesempatan. Misalnya dengan melakukan hal konyol untuk membuat orang lain tertawa. Di usia 4-5 tahun ini, anak sedang gemar menghibur dengan cara bicara yang berbeda-beda dan unik. Sebagai contoh, ia gemar membuat wajah unik atau bertingkah lucu yang bisa menarik perhatian orang lain.

Itulah perkembangan emosi anak usia 1-5 tahun yang perlu dikenali orangtua. Terus dampingi anak dalam tiap tumbuh kembangnya. Jika mengalami kesulitan dalam pengasuhan, kamu bisa download aplikasi Halodoc untuk meminta saran dari psikolog anak, kapan dan di mana saja.

Referensi:
Kamloop’s Children’s Therapy. Diakses pada 2020. Toddler developmental milestones.
WebMD. Diakses pada 2020. Preschooler emotional development.
Somatic Practice. Diakses pada 2020. Denver II developmental screening test.