• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Tanda Anemia pada Anjing Peliharaan

Kenali Tanda Anemia pada Anjing Peliharaan

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Kenali Tanda Anemia pada Anjing Peliharaan

Halodoc, Jakarta - Memutuskan untuk memelihara anjing di rumah merupakan tanggung jawab penuh yang wajib dijalankan dengan baik. Bukan hanya memberikan kondisi lingkungan yang nyaman dan aman, pemilik anjing juga perlu mengetahui beberapa gangguan kesehatan yang cukup rentan dialami oleh anjing.

Baca juga: Cara Mengetahui Anjing Peliharaan Sedang Sakit

Salah satu penyakit yang cukup umum dialami anjing peliharaan adalah anemia. Penyakit anemia dapat memengaruhi kondisi darah pada anjing. Anemia sendiri dapat terjadi akibat adanya suatu kondisi lain yang menjadi penyebab. Mulai dari trauma, cedera, hingga kondisi lain yang mengkhawatirkan. Untuk itu, sangat penting bagi pemilik anjing mengetahui tanda anemia pada anjing peliharaan agar kondisi ini dapat ditangani dengan tepat.

Inilah Tanda Anemia pada Anjing Peliharaan yang Perlu Diwaspadai

Anemia merupakan kondisi saat jumlah darah merah atau hemoglobin pada tubuh anjing berkurang. Sel darah merah merupakan komponen darah yang diproduksi pada sumsum tulang anjing. Di dalam sel darah merah, terdapat hemoglobin yang merupakan protein dan bertugas untuk mengangkut oksigen menuju seluruh tubuh anjing sehingga dapat berfungsi dengan baik. Saat anjing mengalami kekurangan sel darah merah atau hemoglobin dalam tubuh, kondisi ini menyebabkan anjing terkena anemia.

Untuk itu, sebaiknya kenali tanda anemia pada anjing peliharaan agar kamu dapat melakukan penanganan yang tepat. Berikut ini tanda anemia pada anjing peliharaan:

1. Perubahan Perilaku Menjadi Pasif 

Anemia menyebabkan penurunan oksigen yang dikirim ke berbagai jaringan tubuh anjing. Kondisi ini menyebabkan anjing akan terlihat lebih pasif dan mengurangi kegiatan. Hal ini karena anjing kerap merasa lebih cepat lelah, lesu, hingga tidak cukup energi.

2. Gangguan Pernapasan

Kekurangan sel darah merah dan oksigen juga membuat anjing kerap mengalami gangguan pernapasan. Kondisi ini dapat menyebabkan anjing mengalami kesulitan bernapas. Denyut jantung anjing juga dapat meningkat akibat tubuh anjing mencoba memompa darah lebih cepat untuk memenuhi kebutuhan oksigen.

3. Gusi Pucat

Tanda anemia yang paling mudah ditemui pada anjing adalah gusi yang menjadi pucat. Normalnya, anjing memiliki gusi yang berwarna merah muda. Namun, saat mengalami anemia, gusi anjing bisa berubah menjadi pucat atau bahkan putih.

4. Muncul Memar pada Kulit Anjing

Jangan abaikan munculnya memar pada kulit anjing, kondisi ini juga menjadi salah satu tanda anemia. Hal ini disebabkan kehilangan atau kerusakan sel darah merah yang cukup banyak dalam tubuh anjing.

5. Perdarahan

Anjing yang mengalami anemia juga sangat rentan terkena perdarahan. Perdarahan yang terjadi dapat berupa munculnya darah pada urine atau feses. Selain itu, feses juga akan berwarna kehitaman atau gelap. Selain melalui urine atau feses, anjing yang mengalami kondisi anemia juga rentan muntah darah atau mimisan. 

6. Penurunan Berat Badan

Anjing dengan kondisi anemia juga akan mengalami kehilangan nafsu makan. Kondisi ini akan disertai dengan penurunan berat badan anjing.

Itulah beberapa tanda yang perlu diperhatikan terkait anemia pada anjing peliharaan. Jika anjing kesayangan kamu mengalami beberapa gejala di atas, tidak ada salahnya untuk bertanya langsung pada dokter hewan melalui Halodoc

Tidak perlu repot, kamu bisa download Halodoc melalui App Store atau Google Play. Dengan begitu, kamu bisa menghubungi dokter hewan kapan dan di mana saja!

Baca juga: Waspada, Ini 6 Penyakit yang Bisa Menyerang Anjing

Atasi Anemia pada Anjing Peliharaan

Anemia bukanlah suatu penyakit. Anemia sendiri merupakan gejala atau tanda akibat tubuh anjing kekurangan darah, mengalami kerusakan sel darah merah, hingga penurunan produksi sel darah merah dari adanya kondisi tertentu. 

Ada beberapa kondisi yang dapat memicu anjing mengalami anemia. Mulai dari kecelakaan atau cedera yang menyebabkan hilangnya darah, gangguan sistem imun yang menyerang sel darah merah, infeksi parasit, terpapar bahan-bahan kimia beracun, gangguan ginjal, gangguan tulang sumsum, perdarahan pada pencernaan, hingga ketidakseimbangan nutrisi dan hormonal anjing.

Untuk itu, penanganan yang tepat perlu dilakukan agar kondisi ini tidak semakin memburuk. Penanganan juga akan disesuaikan dengan tingkat keparahan dan gejala yang dialami oleh anjing. Anemia yang terbilang ringan bisa diatasi dengan dukungan nutrisi dan beberapa penggunaan jenis obat-obatan yang bisa mengontrol perdarahan, mengembalikan volume darah, hingga perawatan yang tepat.

Sementara itu, anemia yang cukup parah bisa diatasi dengan melakukan transfusi darah pada anjing. Anemia perlu diatasi dengan tepat karena dapat membahayakan kondisi kesehatan anjing jika diabaikan dan terjadi dalam jangka panjang.

Baca juga: 5 Penyakit yang Sering Dialami Anjing Ras

Anemia pada anjing peliharaan bukanlah kondisi yang dapat dicegah. Untuk itu, memperhatikan aktivitas anjing dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan pada dokter hewan menjadi cara tepat untuk menghindari penyakit anemia.

Referensi:
The Spruce Pets. Diakses pada 2021. Anemia in Dog by Adrienne.
The Spruce Pets. Diakses pada 2021. Anemia in Dog by Tabitha.
VCA Hospitals. Diakses pada 2021. Anemia in Dogs.
American Kennel Club. Diakses pada 2021. Anemia in Dogs.