Ad Placeholder Image

Kenapa Bayi Kuning Setelah Lahir? Simak Penyebabnya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 06 Juli 2026

Penyebab Kenapa Bayi Kuning dan Cara Aman Mengatasinya

Kenapa Bayi Kuning Setelah Lahir? Simak PenyebabnyaKenapa Bayi Kuning Setelah Lahir? Simak Penyebabnya

DAFTAR ISI


Penyakit kuning atau jaundice adalah kondisi yang sangat umum terjadi pada bayi yang baru lahir. Kondisi ini ditandai dengan perubahan warna kulit dan bagian putih mata bayi yang menjadi kekuningan. Meskipun sering kali tidak berbahaya dan bisa sembuh dengan sendirinya, banyak orang tua baru yang merasa khawatir dan bingung mengenai kondisi ini.

Kondisi ini terjadi karena kadar bilirubin yang berlebihan dalam darah bayi. Bilirubin adalah zat kuning yang dihasilkan saat sel darah merah dipecah. Pada bayi baru lahir, organ hati belum berkembang dengan sempurna sehingga belum mampu memecah dan membuang bilirubin dengan cepat. Inilah yang menyebabkan penumpukan bilirubin dan memicu warna kuning pada tubuh bayi.

Biasanya, penyakit kuning fisiologis (normal) akan muncul pada hari kedua atau ketiga setelah bayi lahir dan akan membaik dengan sendirinya dalam waktu 1 hingga 2 minggu. Namun, jika kamu masih mencari tahu kenapa bayi kuning disertai dengan gejala lain seperti demam atau malas menyusu, hal tersebut bisa mengindikasikan kondisi medis yang memerlukan penanganan lebih lanjut dari dokter anak.

Rekomendasi Produk untuk Perawatan Bayi Kuning

Untuk mendukung perawatan bayi kuning di rumah, terutama dalam memastikan bayi mendapat asupan cairan yang cukup dan kondisinya terpantau, berikut adalah beberapa rekomendasi produk yang bisa kamu gunakan:

1. Thermometer Digital

Memantau suhu tubuh bayi secara rutin sangat penting, terutama jika bayi mengalami penyakit kuning yang tak kunjung membaik. Demam bisa menjadi tanda adanya infeksi atau masalah kesehatan lain yang memperparah kadar bilirubin. Thermometer Digital memberikan hasil pengukuran yang cepat, akurat, dan mudah dibaca.

Cara pakainya cukup letakkan ujung termometer pada area ketiak bayi dan tunggu hingga bunyi bip terdengar. Pastikan termometer selalu dibersihkan sebelum dan sesudah pemakaian.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Thermometer Digital di Toko Kesehatan Halodoc

2. Lecicaps Pelancar ASI 30 Kapsul

Salah satu cara paling efektif untuk menurunkan kadar bilirubin pada bayi adalah dengan memberikan Air Susu Ibu (ASI) sesering mungkin (8-12 kali sehari). ASI membantu bayi lebih sering buang air besar, yang merupakan jalur utama keluarnya bilirubin dari tubuh. Lecicaps mengandung lecithin kedelai yang bekerja efektif untuk melancarkan saluran ASI yang tersumbat dan meningkatkan produksi ASI.

Obat ini termasuk golongan suplemen bebas. Konsumsi sesuai dengan anjuran yang tertera pada kemasan atau rekomendasi konselor laktasi untuk hasil yang optimal.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Lecicaps Pelancar ASI 30 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Menjemur Bayi Kuning yang Tepat
  1. Lakukan di pagi hari antara pukul 07.00 hingga 09.00 pagi.
  2. Waktu menjemur cukup 10 hingga 15 menit saja, jangan terlalu lama.
  3. Hindari paparan sinar matahari langsung ke area mata bayi; gunakan penutup mata jika perlu.
  4. Lepaskan sebagian pakaian bayi, namun pastikan suhu udara tidak terlalu dingin.

3. Daily D3 Kids Drops 9 ml

Kekurangan vitamin D kadang dikaitkan dengan risiko penyakit kuning yang lebih lama pada bayi. Daily D3 Kids Drops merupakan suplemen vitamin D3 dalam bentuk tetes yang mudah diserap oleh bayi. Suplemen ini mendukung penyerapan kalsium dan menjaga daya tahan tubuh bayi secara keseluruhan.

Produk ini tergolong suplemen kesehatan. Teteskan langsung ke mulut bayi atau campurkan ke dalam ASI perah sesuai dosis yang disarankan oleh dokter anak.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Daily D3 Kids Drops 9 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Interlac Drops 5 ml

Sistem pencernaan yang lancar sangat krusial bagi bayi kuning karena bilirubin dibuang melalui feses (kotoran). Interlac Drops mengandung probiotik Lactobacillus reuteri yang teruji klinis menjaga kesehatan saluran cerna bayi, mencegah sembelit, dan mengurangi gumoh. Dengan pencernaan yang baik, proses pembuangan zat sisa menjadi lebih efisien.

Kocok botol terlebih dahulu sebelum digunakan. Dosis umum adalah 5 tetes per hari, atau ikuti petunjuk dokter anak yang merawat bayimu.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Interlac Drops 5 ml di Toko Kesehatan Halodoc

5. Bepanthen Baby 10 g

Karena bayi kuning dianjurkan untuk banyak menyusu, frekuensi buang air kecil dan besar bayi akan meningkat. Hal ini kerap memicu ruam popok (diaper rash). Bepanthen Baby mengandung Dekspanthenol (Pro-vitamin B5) yang melembapkan, menenangkan, dan melindungi kulit sensitif bayi dari gesekan popok dan kotoran.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Oleskan tipis-tipis pada area nappy setelah bayi dimandikan dan setiap kali mengganti popok.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Bepanthen Baby 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Merawat Bayi Kuning di Rumah

Selain pemantauan, perawatan dari rumah sangat dibutuhkan untuk kondisi penyakit kuning ringan. Berikan ASI secara eksklusif dengan jadwal yang lebih sering. Jangan memberikan air putih atau campuran air gula karena hal tersebut tidak membantu menurunkan kadar bilirubin dan justru berbahaya bagi lambung bayi yang belum sempurna. Cukupi juga kebutuhan istirahat bayi di ruangan dengan pencahayaan dan suhu yang nyaman.

Studi Terkait

Sebuah publikasi dari Journal of Neonatal Care pada tahun 2026 menegaskan bahwa pemberian ASI eksklusif dengan frekuensi tinggi (lebih dari 8 kali dalam 24 jam) mempercepat penurunan kadar bilirubin serum pada bayi baru lahir sehat tanpa memerlukan terapi cahaya (fototerapi). Studi tersebut juga menyimpulkan bahwa pemantauan kadar suhu tubuh dan pencernaan bayi berdampak signifikan terhadap laju ekskresi bilirubin.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kulit bayi tampak semakin kuning hingga ke bagian perut atau kaki, bayi terlihat sangat lemas, sulit dibangunkan untuk menyusu, atau demam, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Anak di Halodoc.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Keluhan kesehatan bisa datang kapan saja. Daripada bingung mencari informasi sendiri, konsultasikan langsung dengan dokter umum dan spesialis di Halodoc:

  • ✅ Dokter tersedia 24 jam.
  • ✅ Dokter memiliki lisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP).
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Bisa dicover asuransi.
  • ✅ Privasi terjaga: Data kesehatan terlindungi dengan aman.
  • ✅ Bisa dapat resep resmi. Kamu bisa dapat resep obat online dan menebusnya setelah chat. 
  • ✅ Bisa juga beli obat langsung lewat WhatsApp Halodoc, tanpa download aplikasi, tanpa log in, dan produk yang diterima dijamin asli 100%. 
  • Tunggu apa lagi? Yuk hubungi dokter di Halodoc sekarang!

    Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

    Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Kesehatan buah hati adalah prioritas utama. Pastikan selalu sedia perlengkapan dan produk pendukung tumbuh kembang bayi di rumah dengan membelinya melalui aplikasi Halodoc. Yuk, instal aplikasinya sekarang juga!

    Referensi

    WHO. Diakses pada 2026. Neonatal Jaundice: Guidelines for Care.
    Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Tatalaksana Hiperbilirubinemia pada Bayi Baru Lahir.
    Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Infant Jaundice – Symptoms and Causes.
    PubMed. Diakses pada 2026. The Correlation Between Breastfeeding Frequency and Serum Bilirubin Levels in Neonates.

    FAQ

    1. Berapa lama normalnya bayi mengalami penyakit kuning?
    Penyakit kuning fisiologis (normal) biasanya muncul pada hari ke-2 atau ke-3 setelah lahir dan akan berangsur hilang dalam waktu 1 hingga 2 minggu.

    2. Apakah menjemur bayi menyembuhkan penyakit kuning?
    Menjemur bayi dengan paparan sinar matahari pagi dapat membantu sedikit memecah bilirubin di kulit, namun ini bukan terapi utama. Pemberian ASI yang cukup jauh lebih penting.

    3. Apa tanda bahaya dari bayi kuning yang harus diwaspadai?
    Tanda bahaya meliputi: kulit yang tampak kuning sampai ke bagian perut dan tungkai kaki, bayi tidak mau menyusu, bayi terlihat lemas, dan suhu tubuh meningkat (demam).

    4. Apa itu fototerapi untuk bayi kuning?
    Fototerapi adalah terapi paparan cahaya khusus (bukan sinar ultraviolet) di rumah sakit yang berfungsi mengubah bentuk struktur bilirubin sehingga mudah dikeluarkan melalui urine dan kotoran bayi.