
Ketahui Daftar Tes Cek Ginjal Apa Saja dan Prosedur Deteksi Dini
Pemeriksaan fungsi ginjal melalui tes GFR, ACR, Kreatinin, dan BUN adalah langkah proaktif yang sangat direkomendasikan.

DAFTAR ISI:
- Pentingnya Melakukan Cek Fungsi Ginjal
- Daftar Tes Cek Ginjal Apa Saja yang Diperlukan?
- Gejala yang Menandakan Perunya Cek Ginjal
- Penyebab Umum Penurunan Fungsi Ginjal
- Langkah Pencegahan untuk Kesehatan Ginjal
Ginjal merupakan organ vital yang berfungsi menyaring racun, mengatur keseimbangan cairan, dan memproduksi hormon untuk tekanan darah.
Penyakit Ginjal Kronis (PGK) sering dijuluki sebagai “silent killer” karena gejalanya baru muncul saat kerusakan sudah mencapai tahap lanjut.
Menurut Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes), deteksi dini melalui skrining rutin merupakan kunci utama dalam mencegah progresivitas gagal ginjal yang membutuhkan dialisis atau transplantasi.
Melalui pemeriksaan yang tepat, efisiensi filtrasi ginjal dapat dipantau secara akurat untuk menentukan langkah intervensi medis selanjutnya.
Daftar Tes Cek Ginjal Apa Saja yang Diperlukan?
Untuk menjawab pertanyaan mengenai cek ginjal apa saja, terdapat empat jenis pemeriksaan utama yang sering direkomendasikan oleh praktisi medis:
1. Albumin-Creatinine Ratio (ACR)
Tes urin ini digunakan untuk mencari keberadaan albumin, sejenis protein, dalam urin. Ginjal yang sehat tidak membiarkan albumin keluar ke urine.
Jika hasil tes menunjukkan kadar albumin yang tinggi, hal tersebut mengindikasikan adanya kerusakan pada filter ginjal.
2. Glomerular Filtration Rate (GFR)
GFR atau Glomerular Filtration Rate (GFR) yang digunakan dalam praktik klinis adalah estimasi (eGFR). Tujuannya untuk mengetahui seberapa baik ginjal menyaring darah setiap menitnya.
Nilai GFR dihitung berdasarkan kadar kreatinin darah, usia, jenis kelamin. Nilai di bawah 60 selama tiga bulan atau lebih menandakan adanya penyakit ginjal kronis.
3. Tes Kreatinin Serum
Kreatinin adalah produk limbah otot yang seharusnya dibuang melalui ginjal.
Jika kadar kreatinin dalam darah meningkat, ini menjadi sinyal kuat bahwa ginjal tidak berfungsi optimal dalam menyaring limbah metabolisme tersebut.
4. Blood Urea Nitrogen (BUN)
Pemeriksaan BUN mengukur jumlah nitrogen urea dalam darah yang berasal dari pemecahan protein.
Peningkatan kadar BUN dapat mengindikasikan penurunan fungsi ginjal, meskipun faktor lain seperti dehidrasi atau diet tinggi protein juga dapat memengaruhinya.
Berikut Ini Dokter Spesialis untuk Pengobatan Masalah Ginjal untuk kamu hubungi.
Gejala yang Menandakan Perlunya Cek Ginjal
Seseorang disarankan segera melakukan prosedur pemeriksaan jika mengalami beberapa tanda klinis berikut:
- Pembengkakan (edema) pada pergelangan kaki, kaki, atau area sekitar mata akibat retensi cairan.
- Perubahan frekuensi buang air kecil, terutama pada malam hari (nokturia).
- Urin tampak berbusa (menandakan adanya protein) atau berwarna gelap (hematuria).
- Kelelahan ekstrem dan kesulitan berkonsentrasi akibat penumpukan racun dalam darah.
- Tekanan darah tinggi yang sulit terkontrol dengan obat-obatan standar.
Penyebab Umum Penurunan Fungsi Ginjal
Memahami penyebab di balik kerusakan ginjal membantu dalam memprioritaskan siapa saja yang harus rutin melakukan cek ginjal.
Diabetes melitus dan hipertensi merupakan dua penyebab utama kerusakan mikrovaskular pada unit penyaring ginjal (nefron).
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menekankan bahwa prevalensi penyakit ginjal meningkat secara global seiring dengan kenaikan angka obesitas dan gaya hidup sedenter.
Faktor risiko lainnya meliputi riwayat keluarga dengan penyakit ginjal, penggunaan obat pereda nyeri (NSAID) dalam jangka panjang tanpa pengawasan medis, serta infeksi saluran kemih yang berulang.
Langkah Pencegahan untuk Kesehatan Ginjal
Setelah mengetahui cek ginjal apa saja, langkah selanjutnya adalah melakukan tindakan preventif guna menjaga integritas nefron:
- Kontrol Tekanan Darah: Mempertahankan tekanan darah di bawah 130/80 mmHg sangat penting bagi kesehatan ginjal.
- Hidrasi Adekuat: Mengonsumsi air putih yang cukup membantu ginjal membersihkan natrium dan racun dari tubuh.
- Diet Rendah Garam: Mengurangi asupan natrium dapat mencegah hipertensi dan beban kerja ginjal yang berlebihan.
- Berhenti Merokok: Merokok memperlambat aliran darah ke ginjal dan meningkatkan risiko kanker ginjal.
Ini 5 Dokter Spesialis Urologi yang Bisa Bantu Atasi Batu Ginjal untuk kamu hubungi.
Tes Pemantauan Fungsi Ginjal Bisa di Rumah Pakai Halodoc
Fungsi dari ginjal yang sangat penting untuk tubuh membuat kamu perlu memperhatikan kesehatan dari organ tersebut. Nah, untuk memantau kondisi ginjal, kamu dapat melakukan tes pemantauan fungsi ginjal.
Tes ini bertujuan untuk memeriksa kesehatan dan fungsi ginjal sehingga apabila ditemukan gangguan atau permasalahan pada ginjal bisa segera ditangani dengan cepat.
Kini, untuk melakukan tes tersebut, kamu tak perlu repot pergi ke klinik atau rumah sakit.
Sebab, kamu bisa melakukan Tes Pemantauan Fungsi Ginjal dengan mudah di rumah melalui layanan Halodoc Homecare.
Nah, ada beberapa keunggulan dari layanan tes lab ini, antara lain:
- Tak perlu repot keluar rumah.
- Hemat waktu dan biaya
- Tenaga kesehatan responnya cepat.
- Protokol kesehatan ketat. Ini Daftar Phlebotomist yang Tangani Layanan Tes Lab Halodoc.
- Sampel diambil secara aman dan steril.
- Sampel darah/urine akan dibawa langsung ke laboratorium setelah diambil (tidak ada transit).
- Peralatan yang digunakan berkualitas, aman, tersegel, dan sesuai standarisasi.
- Harga tes lab ini mulai dari Rp 439.000,- dan semua layanan tes lab terdiri dari pemeriksaan laboratorium dan konsultasi dokter.
- Hasil tes akan keluar dalam waktu 1 hari.
- Untuk konsultasi hasil tes, kamu akan mendapat gratis voucher untuk chat dokter senilai 25rb di Halodoc.
Booking Tes Pemantauan Fungsi Ginjal Lebih Mudah di Rumah Lewat Halodoc.
Kamu bisa order melalui aplikasi atau hubungi langsung nomor WhatsApp 0888-0999-9226.
Cara pesan layanan Halodoc Homecare dari website:
- Buka halaman https://www.halodoc.com/homecare/packages
- Pilih jenis layanan yang kamu ingin pesan, atau
- Cari jenis layanan yang kamu ingin pesan dalam kotak pencarian yang tersedia, misalnya: vaksin DBD
Klik tombol “Tanya Admin” berlogo WhatsApp untuk terhubung dengan admin resmi Halodoc Homecare yang siap melayani pesananmu.
Mudah sekali bukan? Pesan layanan Halodoc Homecare sekarang juga!


