Ketahui Persiapan Imunisasi untuk Orang Dewasa
“Bagi orang dewasa, imunisasi juga sangat penting untuk menjaga kesehatan. Pastikan kamu sudah mengetahui persiapan yang perlu dilakukan sebelum imunisasi.”

Halodoc, Jakarta – Meskipun imunisasi sering kali terkait dengan anak-anak, vaksinasi pada orang dewasa juga sangat penting. Imunisasi pada orang dewasa membantu mencegah penyakit menular yang dapat menyebabkan komplikasi serius atau bahkan kematian.
Namun, sebelum melakukan imunisasi, sebaiknya ketahui berbagai persiapan yang perlu kamu lakukan. Dengan begitu, imunisasi yang dilakukan akan efektif untuk mencegah berbagai penyakit dalam tubuh.
Persiapan Imunisasi bagi Orang Dewasa
Serupa dengan anak-anak, sebaiknya persiapkan diri sebelum menerima vaksin yang dijadwalkan. Berikut persiapan yang perlu kamu lakukan, yaitu:
1. Konsultasikan dengan dokter
Konsultasikan rencana imunisasi dengan dokter atau petugas kesehatan. Dokter akan menilai riwayat kesehatan dan memberikan rekomendasi vaksin yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan.
Supaya lebih mudah, kamu juga bisa berdiskusi dengan dokter menggunakan aplikasi Halodoc. Tanpa perlu repot, kamu bisa berbincang dengan dokter kapan dan di mana saja.
2. Ketahui jenis vaksin yang diperlukan
Cari tahu jenis vaksin yang direkomendasikan untuk orang dewasa. Beberapa vaksin seperti vaksin influenza, Td, Tdap, dan vaksin pneumonia menjadi jenis vaksin yang bisa orang dewasa terima.
Namun, ada juga vaksin lain yang mungkin hanya berlaku berdasarkan risiko dan riwayat kesehatan yang kamu miliki.
3. Periksa kembali status imunisasi
Periksa kembali status imunisasi yang pernah kamu lakukan. Hal ini berguna untuk memastikan bahwa kamu telah menerima vaksinasi jenis tertentu sebelumnya. Dengan begitu, kamu memerlukan pemberian kembali (booster) untuk mempertahankan kekebalan.
4. Informasikan kondisi kesehatan
Beritahu dokter mengenai kondisi kesehatan kamu, termasuk riwayat alergi, penyakit kronis, atau kondisi kesehatan lain yang bisa mempengaruhi keputusan imunisasi.
5. Ketahui efek samping dan manfaat
Pahami efek samping yang mungkin terjadi setelah vaksinasi dan manfaatnya dalam melindungi kamu dari penyakit serius. Hal ini akan membantu dalam membuat keputusan yang lebih baik tentang imunisasi.
6. Tetap menerapkan gaya hidup sehat
Menjaga gaya hidup sehat seperti pola makan yang seimbang, olahraga teratur, dan tidur yang cukup akan membantu meningkatkan respons imun tubuh terhadap vaksin.
7. Pastikan kondisi kesehatan optimal
Sebelum mendapatkan vaksin, pastikan kamu dalam kondisi kesehatan yang baik. Jika kamu mengalami demam atau sakit berat, sebaiknya tunda vaksinasi sampai kondisi tubuh membaik.
8. Pertimbangkan jadwal vaksinasi
Diskusikan dengan dokter tentang jadwal vaksinasi yang tepat untuk dirimu. Beberapa vaksin mungkin bisa secara bersamaan, sementara yang lain mungkin memerlukan jarak waktu tertentu.
Dengan melakukan persiapan dan berkonsultasi dengan dokter, kamu dapat memastikan bahwa imunisasi berjalan dengan baik dan efektif.
Kamu juga bisa cari tahu berbagai informasi menarik mengenai vaksin melalui beberapa artikel ini, yaitu:
- Ibu, Kenali Jenis dan Jadwal untuk Vaksin Anak.
- Catat, Ini Manfaat dan Jadwal Vaksin Hepatitis B Dewasa.
- 11 Hal yang Perlu Diketahui tentang Vaksin PCV pada Anak.
Jenis Vaksin untuk Orang Dewasa
Beberapa vaksin yang disarankan untuk orang dewasa meliputi:
- Vaksin Td (Tetanus dan Difteri): Vaksin ini membantu melindungi tubuh dari infeksi bakteri tetanus dan difteri.
- Vaksin Tdap (Tetanus, Difteri, dan Pertusis): Selain mencegah penyakit tetanus dan difteri, vaksin ini juga melindungi tubuh dari pertusis atau batuk rejan, yang dapat sangat berbahaya bagi bayi yang belum divaksinasi.
- Influenza: Dokter akan menyarankan vaksin flu tahunan untuk orang dewasa, terutama yang berisiko tinggi, seperti lansia, ibu hamil, dan individu dengan kondisi kesehatan tertentu.
- Pneumokokus: Vaksin ini membantu melindungi tubuh dari infeksi bakteri pneumokokus yang dapat menyebabkan pneumonia, meningitis, dan infeksi lainnya.
- Hepatitis A dan B: Vaksin ini melindungi tubuh dari infeksi virus hepatitis A dan B, yang dapat menyebabkan kerusakan hati.
- Varicella (cacar air) dan Herpes Zoster: Vaksin cacar air mencegah paparan infeksi cacar air, sementara vaksin herpes zoster melindungi dari zona atau cacar api.
Imunisasi pada orang dewasa membantu menjaga kesehatan pribadi, dan melindungi masyarakat secara keseluruhan dengan mengurangi penyebaran penyakit menular.


