“Sendok rumah tangga nyatanya tidak disarankan untuk memberikan obat-obatan. Mengingat sendok datang dalam berbagai bentuk dan ukuran, penggunaan sendok dapur berisiko membuat kamu mengonsumsi obat lebih banyak dari dosis yang disarankan.”

DAFTAR ISI
- Takaran Sloki dalam Mililiter
- Tips Mengukur Takaran Cairan
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Istilah sloki umumnya digunakan untuk menyebut gelas kecil, tetapi ukurannya tidak selalu sama di setiap tempat. Karena itu, jumlah sendok dalam satu sloki dapat berbeda bergantung pada kapasitas gelas yang digunakan.
Jika pertanyaan ini berkaitan dengan obat cair, sebaiknya jangan memakai sloki atau sendok makan rumah tangga sebagai alat ukur. Takaran yang kurang atau berlebihan dapat membuat dosis obat tidak sesuai anjuran.
Takaran Sloki dalam Mililiter
Secara umum, satu sloki sering diperkirakan sekitar 30 mililiter (ml), tetapi ukuran ini bukan standar baku. Jika menggunakan perkiraan tersebut, 1 sloki setara dengan sekitar 6 sendok teh atau 2 sendok makan, karena 1 sendok teh biasanya setara 5 ml dan 1 sendok makan sekitar 15 ml.
Namun, ukuran sendok rumah tangga dapat bervariasi sehingga hasil pengukurannya tidak akurat. Untuk obat cair, gunakan sendok takar, gelas takar, atau alat suntik oral yang disertakan dalam kemasan agar dosis lebih tepat.
Perhatikan petunjuk pada etiket obat, seperti “5 ml setiap 8 jam” atau “10 ml dua kali sehari”. Bila petunjuk dosis tidak jelas, beli obat online di Halodoc melalui apotek resmi dan tanyakan cara penggunaan yang tepat sebelum mengonsumsinya.
Tips Mengukur Takaran Cairan
- Periksa kapasitas alat ukur, terutama bila terdapat tanda 2,5 ml, 5 ml, atau 10 ml.
- Kocok obat suspensi sesuai petunjuk sebelum mengukur dosisnya.
- Jangan mengganti sendok takar dengan sendok teh atau sendok makan biasa.
- Pastikan posisi alat ukur sejajar dengan pandangan mata agar cairan tidak berlebih.
- Jangan mengubah dosis, frekuensi, atau lama penggunaan tanpa arahan dokter atau apoteker.
Kapan harus ke dokter? Konsultasikan penggunaan obat kepada dokter jika dosis tidak tercantum jelas, obat diberikan untuk bayi atau anak, terdapat riwayat alergi obat, atau muncul keluhan setelah mengonsumsi obat. Segera cari pertolongan medis jika terjadi sesak napas, pembengkakan pada wajah, pingsan, kejang, atau muntah terus-menerus.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Jika masih ragu menentukan dosis atau cara menggunakan obat cair, konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Dokter dapat membantu menilai kondisi dan memberikan arahan penggunaan obat sesuai kebutuhan.
Referensi
PubMed. Diakses pada 2026. Medication dosing and measurement
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Diakses pada 2026. Informasi obat dan produk teregistrasi
WebMD. Diakses pada 2026. Drugs and medication information
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Medication Without Harm
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Informasi kesehatan dan penggunaan obat
FAQ
1. 1 sloki berapa sendok teh?
Jika 1 sloki diperkirakan berukuran 30 ml, jumlahnya sekitar 6 sendok teh. Ukuran sloki dan sendok dapat berbeda, sehingga gunakan alat ukur berstandar untuk obat.
2. Apakah sloki bisa digunakan untuk mengukur obat?
Sebaiknya tidak, karena kapasitas sloki tidak seragam dan sulit dipastikan. Gunakan sendok takar, gelas ukur, atau alat suntik oral sesuai petunjuk pada kemasan.
3. Apa yang harus dilakukan jika salah mengukur dosis obat?
Jangan langsung menggandakan atau mengurangi dosis berikutnya tanpa arahan tenaga kesehatan. Hubungi dokter atau apoteker, terutama jika dosis yang tertelan jauh lebih banyak atau muncul keluhan.
4. Apakah sendok makan sama dengan 15 ml?
Dalam pengukuran obat, 1 sendok makan umumnya diperkirakan 15 ml. Sendok makan rumah tangga dapat memiliki kapasitas berbeda, jadi lebih aman memakai alat ukur obat.





