• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui 8 Tips Mengatasi Insomnia saat Puasa

Ketahui 8 Tips Mengatasi Insomnia saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Work from home dan banyaknya aktivitas di rumah selama pandemi membuat semua orang lebih santai. Apalagi, bulan Ramadan mengubah kebiasaan makan dan tidur seseorang. Akibatnya, tidak sedikit orang yang suka begadang selama bulan Ramadan. Jika dilakukan terlalu sering, begadang bisa membuat seseorang mengalami insomnia.

Insomnia atau kesulitan tidur di malam hari dapat memengaruhi kesehatan. Seseorang dapat merasa lemas, kelelahan sampai mengantuk parah selama puasa. Jika kamu mengalami insomnia selama bulan Ramadan, kamu bisa coba tips berikut ini. 

Baca juga: Wanita Rentan Kena Insomnia, Ini Alasannya

Cara Mengatasi Insomnia saat Puasa

Melansir dari WebMD, berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi insomnia, yaitu:

  1. Bangun Pada Waktu yang Sama Setiap Hari

Bangun pada waktu yang sama setiap hari secara konsisten mungkin sulit pada awalnya, terlebih jika dilakukan di hari libur. Kamu perlu mencoba cara yang satu ini untuk melatih tubuh agar bangun pada waktu yang sama. Untuk memulainya, cobalah tidur lebih awal dan pasang alarm di jam yang sama setiap hari. 

  1. Hindari Stimulan

Stimulan seperti kafein yang terkandung dalam kopi bisa memberikan efek selama beberapa jam bahkan mungkin hingga 24 jam, sehingga dapat mempengaruhi kualitas tidur secara signifikan. Kafein tidak hanya menyebabkan kesulitan tidur, tetapi bisa membuat kamu sering terbangun di malam hari. 

Selain kafein, alkohol juga memiliki efek sedatif selama beberapa jam pertama setelah dikonsumsi. Jika kamu sedang mengonsumsi obat yang bertindak sebagai stimulan, seperti dekongestan atau inhaler asma, tanyakan kepada dokter terkait dosisnya agar tidak mengganggu kualitas tidur. Kamu bisa menanyakan hal ini dengan dokter Halodoc lewat aplikasi. Hubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call.

Baca juga: Kurang Tidur Sebabkan Kematian, Kenali Penyebabnya

  1. Batasi Tidur Siang

Tidur siang memang disunnahkan selama puasa. Tidur siang memang ampuh melupakan rasa lapar selama berpuasa. Bahkan sebagian orang sengaja tidur agak sore dan bangun mendekati waktu berbuka. Tapi, kalau kamu ingin mengatasi insomnia, sebaiknya jangan tidur siang terlalu lama. Pasalnya, tidur siang yang terlalu lama memengaruhi kualitas tidur malam hari.

  1. Rutin Berolahraga

Olahraga teratur dapat meningkatkan kualitas dan durasi tidur. Namun, berolahraga segera sebelum tidur dapat memiliki efek stimulan pada tubuh, sehingga harus dihindari. Cobalah untuk berolahraga setidaknya tiga jam sebelum tidur.

  1. Jangan Melakukan Aktivitas di Tempat Tidur

Hampir setiap orang membuka gawai terlebih dahulu sebelum tidur, entah untuk membuka sosial media, mendengarkan lagu atau hanya sekedar memasang alar. Namun, kebiasaan ini bisa menjadi penyebab utama insomnia pada sebagian besar orang. Jadi, kalau kamu tidak mau mengalami insomnia, sebaiknya jangan melakukan aktivitas apa pun setelah berbaring di tempat tidur. 

  1. Jangan Makan atau Minum Tepat Sebelum Tidur

Makan larut malam atau mengemil sebelum tidur dapat mengaktifkan sistem pencernaan dan membuat kamu tetap terjaga. Apalagi jika kamu mengidap gastroesophageal reflux (GERD), makan dan minum tepat sebelum tidur dapat membuat gejala lebih buruk. Selain itu, banyak minum air sebelum tidur dapat membanjiri kandung kemih, sehingga kamu perlu pergi ke kamar mandi yang mengganggu tidur.

  1. Buat Lingkungan Tidur yang Nyaman

Suhu, pencahayaan, dan kebisingan harus dikontrol untuk membuat kamar tidur lebih kondusif. Tempat tidur kamu tentunya harus terasa nyaman agar tidur semakin nyenyak. 

  1. Kurangi Stres

Ada sejumlah terapi relaksasi dan metode untuk mengurangi stres yang bisa coba untuk menenangkan pikiran dan tubuh sebelum tidur. Contohnya termasuk relaksasi otot progresif, teknik pernapasan dalam, pencitraan, meditasi, dan biofeedback.

Baca juga: Waspada Vivid Dream Rentan Terjadi Selama Pandemi Corona

Jika insomnia yang kamu alami tidak kunjung membaik, sebaiknya bicarakan dengan dokter Halodoc. Jika kamu ingin bertemu dokter secara langsung, kamu bisa membuat janjinya terlebih dahulu lewat aplikasi. Lewat Halodoc, kamu bisa tahu estimasi waktu bertemu dokter, sehingga enggak perlu mengantre lama-lama.

Referensi :
WebMD. Diakses pada 2020. 10 Tips to Beat Insomnia.
National Health Service. Diakses pada 2020. 10 tips to beat insomnia.